You are on page 1of 17

ALKALOID

OLEH:
KELOMPOK 6
SUTANTRI ABENG INTAN MESSILA
(1601019)
PENGERTIAN ALKALOID
Peran Alkaloid dalam tumbuhan
(Padmawinata, 1995)
Penggolongan Alkaloid
E.
Penamaan Alkaloid
1. Berdasarkan nama genus tumbuhan penghasil.
Contoh: hydrastine, atropine.
2. Berdasarkan nama spesies tumbuhan penghasil.
Contoh: cocaine, belladodine.
3. Berdasarkan nama umum tumbuhan penghasil.
Contoh: ergotamine.
4. Berdasarkan aktifitas fisiologi yang ditimbulkan.
Contoh :emetine, morphine.
5. Berdasarkan nama penemunya.
Contoh: pelletierine.
Penamaan Alkaloid diberi awalan atau akhiran ine
untuk memebedakan alkaloid utama dengan alkaloid
lain dalam satu tumbuhan.
Kegunaan Alkaloid dalam bidang
Farmasi
Sifat Fisika Kimia Alkaloid
1. Sifat Fisika
Umumnya mempunyai 1 atom N meskipun ada
beberapa yang memiliki 5 atom N. Atom N ini dapat
berupa amin primer, sekunder maupun tersier yang
semuanya bersifat basa (tingkat kebasaannya tergantung
dari struktur molekul dan gugus fungsionalnya).
Kebanyakan alkaloid yang telah diisolasi berupa padatan
kristal tidak larut dengan tiik lebur yang tertentu atau
mempunyai kisaran dekomposisi. Sedikit alkaloid yang
berbentuk amorf dan beberapa seperti : nikotin dan kiniin
berupa cairan.
Kebanyakan alkaloid tidak
berwarna, tetapi beberapa senyawa yang
kompleks, species aromatik berwarna
(contoh berberin berwarna kuning dan
betanin berwarna merah). Pada umunya,
basa bebas alkaloid hanya larut dalam
pelarut organik, meskipun beberapa
pseudoalkaloid dan protoalkaloid larut
dalam air. Garam alkaloid dan akaloid
quartener sangat larut dalam air.
2. Sifat Kimia
Kebanyakan alkaloid bersifat basa.
Sifat tersebut tergantung pada adanya
pasangan elektron pada nitrogen. Kebasaan
alkaloid menyebabkan senyawa tersebut
sangat mudah mengalami dekomposisi,
terutama oleh panas dengan adanya
oksigen.
Sumber Alkaloid
Sebagian besar sumber alkaloid adalah pada
tanaman berbunga, angiospermae (Familia
Leguminoceae, Papavraceae, Ranunculaceae,
Rubiaceae, Solanaceae, erberidaceae) dan juga
pada tumbuhan monokotil (Familia Solanaceae dan
Liliaceae). Selain itu, sejumlah besar alkaloid juga
ditemukan terdapat pada hewan, serangga,
organisme laut, mikroorganisme dan tanaman
rendah. Contoh isolasi muskopiridin dari sebangsa
rusa, kastoramin dari sejenis musang Kanada.
Contoh-Contoh Tanaman
Alkaloid
1. Lobelia (Lobelia inflate), sebagai stimulant, spasmodic
asma, bronchitis kronik. Alkaloid : piridin-piperidina.
2. Pomegranate (Punica granatum L.), sebagai antioxidant,
anti malaria, dan anti microbial tannin fraction, allagitanin
dan phenolic. Alkaloid : trepenoid.
3. Pepper/merica (Piper nigrum), mengobati gonorrhea dan
bronchitis kronik.
4. Peyote (Lophophora williamsii), untuk obat sakit gigi, nyeri
saat melahirkan, demam, nyeri payudara, penyakit kulit,
rematik, diabetes, pilek, dan kebutaan.
5. Daun Boldo (Peumusboldus), sebagai antihepatoksik.
6. Velvet bean (Mucuna pruriens), digunakan sebagai olahan
kecap.