You are on page 1of 17

Pengukuran Tekanan pada Aliran Fluida

Disusun Oleh :
Kelompok 2
Alifah Rizky Hefyani 061540411905
Nurul Hidayati 061540411585
Dosen Pengampu : Ir. Sahrul Effendy. A.,M.T
JURUSAN TEKNIK KIMIA
PROGRAM STUDI TEKNIK ENERGI
POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA

PENGUKURAN TEKANAN ALIRAN FLUIDA .

yang memberikan sedikit hambatan terhadap perubahan bentuk ketika ditekan. yaitu fluida statis dan fluida dinamis . PENGUKURAN TEKANAN PADA ALIRAN FLUIDA FLUIDA zat yang dapat mengalir baik berupa cairan maupun berupa gas. Fluida dapat digolongkan dalam dua macam.

PENGUKURAN TEKANAN PADA ALIRAN FLUIDA “Tekanan adalah besar gaya yang bekerja pada suatu benda tiap satuan luas” 𝑭 Persamaan : 𝑷 = 𝑨 Dengan 𝑃 = besar tekanan (N/m2) F = Gaya yang bekerja (N) A = Luas penampang (m2 ) .

PENGUKURAN TEKANAN PADA ALIRAN FLUIDA MACAM-MACAM TEKANAN: • TEKANAN ATMOSFER • TEKANAN RELATIF • TEKANAN MUTLAK • TEKANAN HIDROSTATIK .

. PENGUKURAN TEKANAN PADA ALIRAN FLUIDA TEKANAN ATMOSFER Tekanan atmosfer adalah tekanan pada titik manapun di atmosfer bumi. 𝒉 LOG10 P = 5 - 𝟏𝟓𝟓𝟎𝟎 .

. Tekanan ini bisa lebih besar atau lebih kecil dari tekanan atmosfir. Tekanan relatif dari zat cair yang berhubungan dengan udara luar (atmosfir) bertekanan “nol” sehingga tekanan relatif adalah positif bila lebih besar dari tekanan atmosfir dan negatif apabila lebih kecil. PENGUKURAN TEKANAN PADA ALIRAN FLUIDA TEKANAN RELATIF Tekanan relatif atau tekanan terukur adalah tekanan yang diukur berdasarkan tekanan atmosfer.

. PENGUKURAN TEKANAN PADA ALIRAN FLUIDA TEKANAN MUTLAK Tekanan mutlak merupakan jumlah tekanan atmosfer dengan tekanan relatif.

PENGUKURAN TEKANAN PADA ALIRAN FLUIDA TEKANAN HIDROSTATIK Tekanan hidrostatis disebabkan oleh fluida tak bergerak. Tekanan hidrostatis yang dialami oleh suatu titik di dalam fluida diakibatkan oleh gaya berat fluida yang berada di atas titik tersebut .

tekanan b. viskositas . PENGUKURAN TEKANAN PADA ALIRAN FLUIDA a. densitas d. temperatur c.

pgas = p – p0 = ρ gh . Salah satu alat yang sederhana adalah manometer pipa U. Ujung yang satu mendapat tekanan sebesar p (dari gas yang hendak diukur tekanannya) dan ujung lainnya berhubungan dengan tekanan atmosfir (p0). suatu alat ukur sederhana dapat digunakan untuk menentukan perbedaan ini.MANOMETER Karena kebanyakan fluid meter dapat menyebabkan perbedaan tekanan sepanjang bagian pengukuran. Besarnya tekanan udara dalam tabung dapat dinyatakan dengan persamaan berikut ini.

Besarnya tekanan yang diterima oleh pegas akan diteruskan ke ujung lain dari silinder yang dihubungkan dengan skala. Bentuknya berupa silinder panjang yang di dalamnya terdapat pegas. Skala ini telah dikalibrasi sehingga dapat menunjukkan nilai selisih tekanan udara luar (atmosfer) dengan tekanan udara dalam ban. Saat ujungnya ditekankan pada pentil ban. . tekanan udara dari dalam ban akan masuk ke dalam silinder dan menekan pegas.PENGUKUR TEKANAN BAN Alat ini digunakan untuk mengukur tekanan udara di dalam ban.

.TABUNG PITOT Tabung pitot digunakan untuk mengukur kecepatan lokal pada suatu titik tertentu dalam arus aliran dan bukan kecepatan rata-rata pada pipa. terjadilah tekanan dan kemudian menjadi tetap pada disebut titik stagnasi. Perbedaan pada tekanan stagnasi ini dan tekanan statis yang diukur dengan tabung statif menggambarkan kenaikan tekanan dengan deselarasi fluida. Fluida mengalir kedalam bukaan.

Penyempitan dari d1 ke d2 dan ekspansi balik dari d2 ke d1berlangsung secara perlahan-lahan.VENTURY METER Sebuah ventury meter selalu diletakkan pada perpipaan. dan pada titik 2 kecepatan adalah V2 dan diameter d2. Asumsi aliran turbulen dan persamaan neraca energi mekanik antara titik 1 dan 2 untuk fluida incompressible . friksi diabaikan dan pipa diasumsikan horizontal. Kecepatan rata-rata pada titik 1 adalah V1 dan diameter d1. Friction loss yang kecil selama kontraksi dan ekspansi dapat diabaikan. Sebuah manometer atau peralatan lain dihubungkan terhadap 2 kran tekanan dan mengukur beda tekanan antara titik 1 dan titik 2. Untuk menurunkan persamaan pada ventury meter.

sehingga laju alir berubah drastis maka pembacaan perbedaan tekanan menjadi tidak akurat. Ventury dapat diganti dengan suatu orifice meter walaupun menimbulkan head loss yang lebih besar. . Lubang pengukur tekanan pada titik 1 dan titik 2 akan mengukur P1 – P2. Juga diameter throat yang tetap. Arus fluida melewati plat orifice membentuk suatu vena kontrakta atau arus pancar bebas. Suatu plat yang memiliki lubang dengan diameter d0 diletakkan diantara dua plat pipa dengan diameter d1. Ventury memerlukan ruangan yang luas dan juga mahal.ORIFICE Pada instalasi-instalasi diproses plant penggunaan ventury meter memiliki beberapa kerugian.

akan menyebabkan penurunan senilai –d. rasio –dp/dv merupakan modulus elastisitas (E) untuk volume cairan apapun. − 𝑑𝑝 𝐸= 𝑑𝑉Τ𝑉 Dimana E dilambangkan sebagai unit tekanan Sekarang. PENGUKURAN TEKANAN PADA ALIRAN FLUIDA Sebuah cairan mampu-mampat ke dalam sebuah silinder memiliki volume 1 liter (l) pada 1 MN/𝑚2 dan pada volum 995 c𝑚3 pada 2 MN/𝑚2 . dan ditunjukkan pada modulus elastisitas. daya mampatnya menjadi penting. Berapakah nilai modulus elastisitas? Penyelesaian : Untuk semua fungsinya sebuah cairan kadang dianggap tak dapat termampatkan. tapi pada situasi yang melibatkan perubahan tekanan yang tiba-tiba besar.substitusikan nilai pada persamaan yang digunakan 𝑀𝑁 − ∆𝑝 −(2 − 1 𝑚2 ) 𝐸= = = 200 MPa ∆𝑉/𝑉 995 − 1000 1000 . Jika tekanan dari sebuah unit volume cairan di tingkatkan oleh dp.

Questions? .