You are on page 1of 7

STRABISMUS PADA

MYOPIA
MACAM STRABISMUS
Berdasarkan sifatnya :
- Manifest : Heterotropia
- Laten : Heterophoria

Berdasarkan arah deviasinya :


- Keluar : Exotropia (S. Divergen)
- Kedalam : Esotropia (S.Konvergen)
- Ke bwh : Hypotropia
- Ke atas : Hypertropia
Pemeriksaan Strabismus : Anamnesa
3. Tipe Terjadinya
Apakah perlahan-lahan, tiba-tiba atau ada hub dg
penyakit sistemik

4. Tipe deviasinya
Pd keadaan apa penderita juling ? Waktu melihat
dekat? Bila lelah? Apakah besar deviasinya tetap

5. Fiksasi
Apakah mata yg berdeviasi tetap satu mata ? Atau
bergantian (alternating)?
Pemeriksaan Strabismus : Anamnesa
6. Sifat kelahiran
Untuk menentukan birth injury yg dapat
menyebabkan paralise n.VI Strabismus
konvergen

7. Keadaan umum penderita


Penyakit yg dapat mengakibatkan strabismus :
leukimia, meningitis, hematom rongga otak.
Myasthenia gravis
Sering kita jumpai adanya strabismus pd keadaan
umum penderita kurang baik, yg kemudian hilang
kembali bila sehat.
Esotropia
Merupakan type yang sering dari strabismus
Lebih dari 50% dari strabismus pada anaka-
anak
Penyebabnya bisa karena kelainan dari
inervasi, anatomi, mekanik, refraksi, dan
akomodasi
Exotropia
Bentuk yang sering dari exotropia adalah
intermitten exotropia
Exotropia ini kadang-kadang muncul
kadang-kadang tidak
Bisa terjadi kongenital