You are on page 1of 14

TEORI

PEPLAU

Awal tahun 1950 mulai mengajar kelas pertamanya pada psikiatri keperawatan di fakultas ilmu pendidikan.Di Bennington college vermant ia mendapat gelar bachelor degree jurusan psikologi interpersonal pada tahun 1943. Peplau mendapatkan gelar master dan doctor dari universitas kolumbia jurusan ilmu pengajaran. Beliau kemudian bekerja sebagai staff nurse di Pennsylvania dan New York city.Peplau memulai karir keperawatan pada tahun 1931 sebagai lulusan dari sekolah perawat Pottstown. PA school. . US air force.DR Peplau menjadi pengajar di fakultas keperawatan university Rutgers dari 1954 – 1974.Dia juga mendapatkan sertifikat psikoanalisis di wiliam Alanson white institute new York. US general surgeon.Peplau juga bekerja sebagai konsultan pada WHO. Setelah pensiun dari Universitas Rutgers ia bekerja sebagai professor kunjungan di universitas Leuven Belgium tahun 1975 dan 1976.

Peplau mengembangkan teorinya sebagai bentuk keprihatinannya terhadap praktik keperawatan “Custodial Care”. Dimana dalam memberikan asuhan keperawatan ditekankan pada perawatan yang bersifat terapeutik. .Pada awalnya. sehingga sebagai perawat jiwa. melalui tulisannya ia kemudian mempublikasikan teorinya mengenai hubungan interpersonal dalam keperawatan.

TEORI PEPLAU Model konsep dan teori keperawatan Peplau menjelaskan tentang kemampuan dalam memahami diri sendiri dan orang lain yang menggunakan dasar hubungan antar manusia yang mencakup 4 komponen sentral yaitu: klien. perawat. masalah kecemasan dan proses interpersonal. .

fisiologis. Klien Klien adalah sistem yang berkembang terdiri dari karakteristik biokimia. interpersonal dan kebutuhan serta selalu berupaya memenuhi kebutuhannya dan mengintegrasikan belajar pengalaman .1.

Perawat merupakan individu yang dipercaya klien untuk berperan sebagai orang tua. hubungan P-K merupakan hubungan yang memerlukan kerja sama yang harmonis atas dasar kemitraan sehngga perlu dibina rasa saling percaya. Perawat mampu memberikan informasi yang akurat. dan bimbingan pada klien/keluarga terutama dalam mengatasi masalah kesehatan.  Pendidik (teacher) merupakan kombinasi dari semua peran yang lain. Perawat harus berupaya memberikan pendidikan . tokoh masyarakat atau rohaniawan guna untuk membantu memenuhi kebutuhannya.  Kepemimpinan (Leadership) mengembangkan hubungan yang demokratis sehingga merangsang individu untuk berperan. Perawat harus mampu memimpin klien/keluarga untuk memecahkan masalah kesehatan melalui proses kerja sama dan partisipasi. pelatihan. jelas dan rasional kepada klien dalam suasana bersahabat dan akrab. Perawat harus dapat memberikan bimbingan terhadap masalah klien sehingga pemecahan masalah akan mudah dilakukan.  Konselor (consellor) meningkatkan pengalaman individu menuju keadaan sehat yaitu kehidupan yang kreatif. Perawat menghadapi klien seperti tamu yang dikenalkan pada situasi baru. instruktif dan produktif. .. saling mengasihi dan menghargai antara perawat dan klien.Perawat Peran Prawat:  Mitra kerja. Sebagai mitra kerja.  Pengasuh pengganti (surrogate) membantu individu belajar tentang keunikan tiap manusia sehingga dapat mengatasi konflik interpersonal.  Nara sumber (resources person) memberikan jawaban yang spesifik terhadap pertanyaan tentang masalah yang lebih luas dan selanjutnya mengarah pada area permasalahan yang memerlukan bantuan.

Sumber kesulitan Ansietas terjadi apabila komunikasi dengan orang lain mengancam keamanan psikologik (sakit jiwa) dan biologi individu. Oleh karena itu perawat pada saat ini harus mengkaji tingkat ansietas klien. Dalam keadaan sakit biasannya tingkat ansietas meningkat. . Dalam model peplau ansietas merupakan konsep yang berperan penting karena berkaitan langsung dengan kondisi sakit. Berkurangnya ansietas menunjukkan bahwa kondisi klien semakin membaik.

Tiap individu merupakan makhluk yang unik. konstruktif dan produktif. Proses interpersonal merupakan materina force dan alat edukatif yang baik bagi perawat maupun klien.  Kesehatan didefinisikan sebagai perkembangan kepribadian dan proses kemanusiaan yang berkesinambungan kearah kehidupan yang kreatif.  Masyarakat/lingkungan budaya dan adat istiadat merupakan faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menghadapi kehidupan.Hubungan interpersonal Hubungan interpersonal yang merupakan faktor utama model keperawatan menurut Peplau mempunyai asumsi terhadap 4 konsep utama yaitu:  Manusia atau individu dipandang sebagai suatu organisme yang berjuang dengan caranya sendiri untuk mengurangi ketegangan yang disebabkan oleh kebutuhan.  Keperawatan dipandang sebagai proses interpersonal yang bermakna. mempunyai persepsi yang dipelajari dan ide yang telah terbentuk dan penting untuk proses interpersonal. Pengetahuan diri dalam konteks interaksi interpersonal merupakan hal yang penting untuk memahami klien dan mencapai resolusi masalah .

Tahap-Tahap Hubungan Interpersonal .

. Pada tahap ini perawat dan klien melakukan kontrak awal untuk membangun kepercayaan dan terjadi proses pengumpulan data. lebih difokuskan untuk membantu pasien menyadari ketersediaan bantuan dan rasa percaya terhadap kemampuan perawat untuk berperan serta secara efektif dalam pemberian askep pada klien.Orientasi Tahap orientasi.

b. Individu yang tak berdaya dan sangat tergantung pada perawat. Individu mandiri terpisah dari perwat. Respon pasien pada fase identifikasi dapat berupa : a. d.Identifikasi Terjadi ketika perawat memfasilitasi ekspresi perilku pasien dan memberikan asuhan keperawatan. Pada tahap identifikasi ini peran perawat apakah sudah melakukan atau bertindak sebagai fasilitator yang memfasilitasi ekspresi perasaan klien serta melaksanakan asuhan keperawatan . Partisipasi mandiri dalam hubungannya dengan perawat. c.

Fase ini merupakan inti hubungan dalam proses interpersonal. .Eksplorasi Fase eksplorasi. Dalam fase ini perawat membantu klien dalam memberikan gambaran kondisi klien dan seluruh aspek yang terlibat didalamnya. memungkinkan suatu situasi dimana pasien dapat merasakan nilai hubungan sesuai pandangan/persepsi terhadap situasi.

Resolusi ini memungkinkan penguatan kemampuan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri dan menyalurkan energi kearah realisasi potensi. Secara bertahap pasien melepaskan diri dari perawat. . dimana perawat berusaha untuk secara perlahan kepada klien untuk membebaskan diri dari ketergantungan kepada tenaga kesehatan dan menggunakan kemampuan yang dimilikinya agar mampu menjalankan secara sendiri.Resolusi Fase resolusi. Pada model Peplau ini dapat dilihat adanya tindakan keperawatan yang diarahkan kepada hubungan interpersonal atau psikoterapi.

. Dengan berkembangnya hubungan antara perawat dan klien bersama-sama mendefinisikan masalah dan kemungkinan penyelesaian masalahnya. Dari hubungan ini klien mendapatkan keuntungan dengan memanfaatkan pelayanan yang tersedia untuk memenuhi kebutuhannya dan perawat membantu klien dalam hal menurunkan kecemasan yang berhubungan dengan masalah kesehatannya. Artinya seorang perawat berusaha mendorong kemandirian pasien. pertama perawat mendiskusikan masalah dan menjelaskan jenis pelayanan yang tersedia.Aplikasi yang dapat kita lihat secara nyata yaitu pada saat klien mencari bantuan.