You are on page 1of 8

Teori Permintaan Uang

Baumol
Oleh : Dodi Firmansyah
Teori Permintaan Uang Baumol
Baumol menggunakan pendekatan teori penentuan persediaan barang yang
bisa dipakai dalam dunia usaha.
Menganalisa tingkah laku individu, dan menganggap bahwa pendapatan
mereka diterima sekali (satu bulan).
Penyederhanaan penghasilan dibelanjakan secara merata sepanjang bulan.
Permasalahan
• Penentuan besarnya uang kas yang harus dipegang setiap saat dimana
ongkos / biayanya paling rendah.
𝑏𝑇 𝑟𝑐
Boumol Merumuskan TC = +
𝑐 2
Dimana :
T/c = Volume transaksi selama satu bulan
bT/c = Biaya perantara
c/2 = Rata-rata jumlah uang kas yang dipegang setiap saat
T = Nilai riil pendapatan selama satu periode
r = Tingkat bunga
b = Biaya perantara (besarnya tetap tidak bergantung pada transaksi)
c = Nilai riil surat berharga yang ditukarkan dengan uang kas setiap saat (uang
kas yang setiap saat yang diambil dari tabungan)
Jumlah uang kas (c) yang optimal tu
turunan pertama dari persamaan TC

𝑏𝑇 𝑟 2 𝑏𝑇
─ + =0 c=
𝑐2 2 𝑟
Kelebihan dan Kekurangan Permintaan Uang Untuk
Transaksi Menurut Baumol
Kelebihan :
1. kenyamanan orang-orang memegang uang agar tidak perlu lagi ke bank
setiap kali mereka ingin membeli apapun.
2. Tidak adanya biaya transaksi yang dikeluarkan karena disini mereka lebih
memilih memegang kekayaan ini dengan tunai, tanpa harus ke bank.
3. Tidak adanya resiko kerugian yang diakibatkan oleh perubahan tingkat
bunga di masa akan datang.
Tidak mempertimbangkan kemungkinan adanya persediaan kas untuk keamanan dan sebagainya.

Kelebihan dan Kekurangan Permintaan Uang Untuk
Transaksi Menurut Baumol

Kekurangan :
1. Tidak mempertimbangkan kemungkinan adanya persediaan kas untuk
keamanan dan sebagainya.
2. Model tersebut mengasumsikan penggunaan kas yang konstan setiap
periodenya namun dalam prakteknya pengeluaran kas tidaklah seluruhnya
bisa dikendalikan oleh perusahaan.
Pengaruhnya Bagi Masyarakat
Model Baumol memberikan sumbangan penting bagi manager keuangan
dalam mengelola kas perusahaan. Model Baumol juga sangat berpengaruh bagi
masyarakat, dimana mereka bisa memilih bagaimana menjaga asset mengelola
asset yang mereka miliki.