You are on page 1of 16

Filum Arthropoda

kelompok 4

Dewi Amalina
Dwi Anggreini Putri
Hana Veronica
Arthropoda
Kata Arthropoda berasal dari bahasa yunani yaitu
arthros : sendi dan podos: kaki. ciri tama hewan yang
termasuk dalam filum ini adalah kaki yang tersusun atas
ruas-ruas. jumlah spesies anggota filum ini adalah yang
terbanyak dibandingkan dengan filum lainnya yaitu lebih
dari 800.000 spesies. contoh anggota filum ini antara lain
kepiting, udang, serangga, laba-laba, kalajengking,
kelabang, dan kaki seribu, serta spesies lain yang dikenal
hanya dengan fosil.
Anatomi dan Morfologi
Sistem Pencernaan : terdiri atas 3 daerah. usus depan
dan usus belakang merupakan daerah ektodermal dan
dilapisi oleh khitin. usus tengah berasal dari mesoderm
tidak dilapisi oleh khitin.
sistem saraf: arthopoda memiliki sebuah otak dan
rangkaian saraf ventral yang pendek. otak terdiri atas
beberapa pasang ganglion yang berfusi bersama. otak
dibedakan atas beberapa bagian yang dikenal sebagai
otak depan, otak tengah, dan otak belakang. tali saraf
ventral biasanya terdiri atas sejumlah masa jaringan saraf
dan masing-masing terdiri atas beberapa pasang
Sistem Peredaran Darah Arthropoda: Peredaran darah
Arthropoda adalah terbuka dan darahnya berwarna biru,
karena mengandung hemosianin.
rongga tubuh: ra tubuh antropoda bukan coelom , tetapi
terisi dengan darah sehingga dikenal sebagai hemocoel.
coelom hanya ada pada masa embrio yaitu berupa
rongga yang terletak di dalam segmen mesodermal.
eksoskeleton: arthropoda memiliki eksoskeleton berupa
lapisan kutikula yang meldungi tubuh . kutikula
arthropoda tersusun atas khitin dan protein yang di
sekresi oleh sel-sel epidermis (atau hipodermis).
kutikula arthropoda bertanggung jawab untuk warna
spektakuler yang berfungsi untuk kamuflase, warna
pengenalan, dan peringatan
pergantian kulit (molting): eksoskleleton merupakan
lapisan pelindung tubuh yang keras dan kaku. arthropoda
secara periodik mengganti kutikula saat mereka tumbuh.
proses pergantian kutikula lama disebut molting atau
ekdisis. serangga mengalami beberapa kali molting
sampai mereka berkembang menjadi dewasa. sedangkan
arthropoda lain, misalnya pada laba-laba mengalami
molting berkali-kali dengan jumlah tidak tertentu,aik pada
saat muda maupun dewasa.
otot: susunan otot yang menunjang pergerakan
arthropoda berbeda dengan yang dimiliki annelida. pada
arthropoda memiliki perbedaan lokomosi/ termasuk
sebuah skeleton eksternal, untuk itu otot silinder terbagi
menjadi berkas-berkas otot lurik yang terletak pada
permukaan dalam sistem kerangka.
otot terletak pada permukaan dalam eksosekeleton akibat
adanya sel-sel epidermis yang khusus. peregangan dan
pengkerutan antara keping-keping tubuh diakibatkan oleh
kontraksi otot dimana otot dan kutikula bekerja bersama
seperti suatu sistem pengangkat.
Ciri-Ciri Arthropoda

tubuh memiliki kerangka luar dan dibedakan atas kepala,


dada, serta perut yang terpisah atau bergabung menjadi
satu.
ekskresi menggunakan tubulus malpighi atau kelenjar
koksal.
berkelamin terpisah, fertilisasi terjadi secara interna, dan
bersifat ovipar. perkembangan individu baru terjadi
secara langsung atau melalui stadium larva
saluran pencernaan sudah lengkap terdiri atas mulut,
usus, dan anus.
Bentuk tubuh simteris bilateral
Sifat hidup arthropoda adalah parasit, hetertropik, dan
hidup dengan bebas
Memiliki alat pernapasan yang berupa trakea, insang,
dan paru-paru (berbuku)
Bereproduksi secara aseksual dan seksual
Arthropoda hidup di air tawar, darat, laut, dan udara
habitat

habitat hewan anggota filum arthropoda di air dan darat.


di air dapat mencapai kedalaman lebih dari 6000 meter,
sedangkan didarat dapat mencapai ketinggian lebih dari
7000 meter. sifat hidup arthropoda bervariasi, ada yang
hidup bebas, tetapi ada juga yang bersifat parasit pada
organisme lain.
Arthropoda dibagi menjadi empat sub-filum, yaitu :
subfilum trilobata
subfilum cherlicerata
subfilum onychophora
subfilum mandibulata
subfilum trilobata (sudah punah)

anggota subfilum trilobata merupakan arthropoda laut


yang primitif dan sangat melimpah pada masa paleozoic,
terdiri atas 4000 spesies. tubuh berukuran 10-675 mm,
terbagi oleh dua alur yang memanjang menjadi 3 cuping.
tubuh dilindungi oleh cangkang bersegmen yang keras.
kepala terdiri atas 4 segmen tubuh yang berfusi memiliki
sepasang antenula, 4 pasang apendik biramus dan
sepasang mata majemuk.
subfilum cherlicerata

anggota sub filum ini berbeda dari mandibulata dalam


bentuk tubuh dan apendiknya. umumnya hewan
terestrial, hidup bebas, berukuran kecil, dan umumnya
banyak ditemukan pada lingkungan kering daripada
ditempat lain.
anggota sub-filum ini terdiri atas 5 kelas yaitu kelas
pycnogonoidea, kelas merostomata, kelas arachnoidea,
kelas tardigrada, dan kelas pentastomoidea.
subfilum onychophora
kata onychophora berasal dari bahasa yunani yang terdiri
atas kata onyx: cakar dan phora: membawa.
beberapa ahli zoologi menganggap bahwa onychophora
merupakan bentuk pertengahan antara annelida dan
arthropoda. pendapat ini berdasarkan karakter morfologi
yang dimiliki onychophora.
subfilum onychophora terdiri atas satu kelas yaitu kelas
onychophora.
subfilum mandibulata

karakter spesial yang dimiliki anggota subfilum


mandibulata adalah dimilikinya mandbu dan antena.
subfilum ini terdiri atas 6 kelas yaitu kelas chilopoda ,
kelas diplopoda, kelas crustacea, kelas insecta, kelas
pauropoda dan kelas symphyta.
Mendeskripsikan karakteristik morfologi, anatomi, fisiologi,
habitat, perikehidupan dan peranan/manfaat anggota Filum
Arthropoda