You are on page 1of 13

Kombinasi Banyak Menu

Sejumlah menu dapat dikombinasikan secara linear maupun disajikan


secara serempak. Yang biasa digunakan adalah dengan menyusun menu-
menu tersebut menggunakan struktur pohon. Dan bisa juga disusun secara
jaring tak berputar maupun jaring berputar.

 Menu Linear,
 Menu Serempak,
 Menu Berstruktur Pohon,
 Peta Situs,
 Jaringan Menu Berputar dan,
 Jaringan Menu Tak Berputar.
Menu Linear dan Menu Serempak
Menu Linear adalah menu yang akan membimbing user dalam proses
pengambilan keputusan yang kompleks yang secara berurutan.

Contoh : Waktu kita menginstall aplikasi , atau kita mau membeli tiket
secara online dan pemesanan makanan online.
Menu Serempak adalah menu yang memuat berbagai pilihan dan pengguna
dapat memilih sembarang menu yang ada secara bebas tanpa ada urutan
pemakaian.

Contoh : web amazon , lazada dimana tersedia menu untuk kita bebas
memilih dan mencari barang yang kita minat.
Contoh gambar Menu Linear dan Menu Serempak
Contoh Menu Linear :

Contoh Menu Serempak :


Menu Berstruktur Pohon
Menu ini bertujuan untuk mengelompokkan pilihan yang semakin
banyak dan beragam jadi pengelompokan dibuat secara alamiah
dan mudah dimengerti oleh pengguna.

Contoh : System(C:) kita didalam setiap kali kita menginstall


program akan otomatis dibuatkan folder dan folder tersebut hanya
menyimpan data yang sesuai dengan nama foldernya jadi tidak
tercampur dengan data yang lain.
Peta Situs
Dibuat untuk memudahkan pengunjung untuk mengetahui lebih dalam
situs yang mereka kunjungi seperti peta / ringkasan situs mereka.

Contoh :
Jaringan Menu Tak Berputar dan
Berputar
Menu Tak Berputar adalah menu-menu yang alur prosesnya tidak dapat
kembali ke awal dan harus melalui langkah-langkah (step by step).

Contoh : menghapus data kita cuman bisa memilih yes/no dan itu hanya
satu jalur dan kalo kita pilih no kita harus ulang memilih datanya

Menu Berputar adalah menu-menu yang alur prosesnya dapat langsung


menuju ke level yang paling atas maupun langsung menuju ke level bawah.

Contoh : waktu membaca komik di situs kita bisa langsung meloncat ke


halaman pertama dan terakhir atau terserah kita
Cara Mengorganisir Pilihan
kita akan pelajari cara pengorganisasian pilihan untuk memudahkan
pengguna dalam menggunakan aplikasi yang kita bangun. beberapa
hal yang harus diperhatikan dalam pengorganisasian pilihan antara
lain adalah pengelompokan dan pengurutan pilihan yang tersedia.
selian itu, pemilihan judul atau label menu dan tata letak yang sesuai
akan banyak membantu pengguna untuk menggunakan aplikasi.

 Pengelompokan Berbasis Tugas Pada Struktur Pohon.


 Urutan Penyajian Pilihan.
 Tata Letak Menu.
Pengelompokan Berbasis Tugas Pada Struktur Pohon

Pengelompokan pilihan dalam struktur pohon yang menjadikannya mudah


dipahami oleh pengguna dan cocok dengan struktur tugas seringkali sulit
dicapai. Persoalan dalam pengelompokan pilihan timbul karena adanya
kategori yang tumpang tindih.
Cara pemecahannya :

1. Satukan pilihan yang secara logis serupa.


2. Kelompok berdasar nilai tertentu.
3. Pastikan bahwa pilihan-pilihan tersebut tidak saling tumpang tindih
pilihan dalam tingkat rendah harus secara alamiah terhubung ke sebuah
menu pada tingkat yang lebih tinggi.
4. Gunakan istilah yang sederhana dan pastikan bahwa antara satu pilihan
dengan pilihan lain harus berbeda.
Urutan Penyajian Pilihan
Setelah perancang menetapkan pilihan yang ada, perancang masih dihadapkan pada
pemilihan urutan penyajian dari pilihan itu. Jika pilihan yang tersedia mempunya urutan
yang alamiah maka keputusannya mudah ditentukan. Urutan penyajian pilihan dapat
menggunakan berbagai dasar, contohnya :

1. Waktu ,
2. Urutan numerik(secara urut naik atau urut turun),
3. Sifat fisik.

Dalam kebanyakan kasus, pilihan yang ada tidak mempunyai urutan berdasarkan tugas, dan
perancang harus menentukan urutannya berdasarkan berbagai kemungkinan urutan,
contohnya :

1. Pilihan paling penting diletakkan sebagai pilihan pertama.


2. Pilihan paling sering digunakan diletakkan sebagai pilihan pertama.
3. Kelompok dari sejumlah pilihan yang saling terkait.
4. Urutan secara alfabetis.
Tata Letak Menu
Riset berbasis eksperimen yang membahas tentang tata letak menu
masih sangat sedikit. Kita akan membahas sejumlah penilaian
subyektif tentang tata letak menu yang memerlukan validasi empiris.

 Judul Menu,
 Pemilihan Ungkapan,
 Tata Letak Grafis.
Judul Menu
Penamaan judul menu harus unik, menarik, dan mudah diingat akan
membuat perbedaan yang nyata terhadap tanggapan pengguna.

Judul menu tunggal harus singkat dan menjelaskan suatu situasi yang
memadai. Pada menu linear, judulnya harus secara akurat
menunjukkan langkah-langkah yang perlu dilakukan secara
berurutan.

Judul menu struktur pohon perlu dilakukan dengan lebih berhati-hati


karena harus secara tegas mencerminkan semua pilihan yang terdapat
pada menu yang bersangkutan.
Pemilihan Ungkapan
Meskipun antarmuka menggunakan kata, ungkapan, atau kalimat
dalam bahasa indonesia, hal ini tidak menjamin ungkapan yang
digunakan akan mudah dipahami. Masing-masing kata yang
digunakan belum tentu dimengerti oleh setiap pengguna, dan
seringkali dua pilihan yang keduanya memenuhi keinginan pengguna
jadi boleh pakai penepatan di bawah ini supaya mengecilkan kata
yang membingungkan pengguna:

 Gunakan terminologi yang sudah dikenal dan konsisten.


 Pastikan bahwa setiap pilihan berbeda satu dengan yang lain.
 Gunakan ungkapan yang singkat tetapi jelas dan konsisten.
 Gunakan kata kunci sebagai awal ungkapan.
Tata Letak Grafik
Karena adanya keterbasan dalam hal lebar dan panjang layar tampilan.
Format yang konsisten akan membantu pengguna menemukan informasi
yang dicarinya, membantu pengguna untuk memfokuskan perhatian pada
materi yang relevan. Perancang menu harus mempunyai pedoman untuk
menjaga konsistensi paling tidak untuk komponen menu berikut ini :
1. Penulisan Judul.
2. Penempatan pilihan.
3. Petunjuk.
4. Pesan kesalahan.
5. Laporan status.
Penggunaan jenis dan ukuran huruf, serta penggunaan huruf tebal, huruf
miring, dan huruf tegak dapat digunakan untuk membedakan menunya.