You are on page 1of 13

Senam Diabetes ( Latihan Jasmani )

Pengelolaan DM
Farmakologis
Non Farmakologis : pengendalian berat
badan, diet, olahraga
• Latihan jasmani peningkatan pemakaian
glukosa oleh otot yang aktif dan ↑reseptor
insulin & menjadi lebih aktif  ↓kadar
glukosa darah
• Otot –otot awalnya memecah glikogen
sebagai sumber energi  asam lemak bebas
dan glukosa  cadangan glikogen hepar 
asam lemak bebas dan lipolisis jaringan lemak
• Ringan : pemakaian asam lemak bebas dan
glukosa tidak tergantung insulin
• Sedang : insulin ↓dan adrenalin ↑
• Berat : non adrenalin ↑dan menghambat
sekresi insulin dan ↑glucagon
Manfaat Senam Diabetes
• ↑kepekaan insulin pada otot-otot dan hati  ↓ dosis
OHO atau insulin yang dibutuhkan &memperbaiki
profil lipid (↑HDL ↓TG )
• Pada DM tipe 2 (kurangnya respon reseptor insulin
terhadap insulin sehingga insulin tidak dapat dapat
masuk ke dalam sel-sel tubuh kecuali otak)
• mengatur kadar glukosa darah & ↓BB
• Otot yang terkontraksi atau aktif tidak memerlukan
insulin untuk memasukkan glukosa ke dalam sel karena
pada otot yang aktif sensitivitas reseptor insulin
meningkat.
Keadaan Yang Perlu Diwaspadai
Akibat Senam
• gula darah ↑ & ketosis
• hipoglikemi pada penderita yang mendapat
suntikan insulin atau OHO
• Mikrovaskular : perdarahan retina, ↑proteinuria,
dan perdarahan jaringan lunak
• CVS : dekompensasi jantung dan aritmia
disebabkan oleh PJK, tekanan darah ↑ dalam
latihan, hipotensi orthostatik setelah latihan
• Trauma, ulkus pada kaki, osteoporosis, dan
osteoarthritis
Tahapan dalam latihan senam
diabetes
1) Pemanasan biasanya 5-10 menit.
2) Latihan inti (Conditioning)
Pada tahap ini heart rate diusahakan mencapai target
heart rate (THR)
3) Pendinginan (Cooling Down)
mencegah terjadinya penimbunan asam laktat yang
dapat menimbulkan rasa nyeri pada otot sesudah
berolah raga atau pusing karena darah masih
terkumpul pada otot yang aktif (±5-10 menit)
4) Peregangan (Streching)
melemaskan dan melenturkan otot-otot yang masih
tegang dan lebih elastis.
Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika
Melakukan Senam Diabetes
• Kemungkinan hipoglikemia >> bila insulin
disuntikkan pada lengan atau kaki karena efek
pemompaan otot pada waktu berkontraksi.
• Dianjurkan didaerah abdomen
• Dilakukan setelah makan ketika kadar glukosa
darah pada puncaknya.
Kerangka Konsep
METODOLOGI PENELITIAN

• Subjek penelitian : para penderita diabetes mellitus


• Tempat Penelitian : balai kelurahan prajurit kulon, mojokerto.
• Waktu Penelitian : tanggal 14 Januari 2018, hari Minggu, pukul
07.00- selesai.

• Metode Penelitian
mengambil sampel atau subjek penelitian melalui rekam medis
dan dengan bantuan kader-kader sejumlah 30 orang.
Kemudian dilakukan intervensi yaitu penyuluhan dan senam
diabetes mellitus.
• Populasi penelitian : penderita diabetes mellitus di kelurahan
prajurit kulon, Mojokerto
• Sampel penelitian : mengambil 3 orang penderita diabetes di
setiap RW. 10 RW = 30 orang
• Metode pengumpulan data penelitian
metode angket. u/ mengumpulkan data
pemahaman masyarakat mengenai pentingnya
olahraga senam bagi penderita diabetes
• Teknik Pengolahan Data
Analisis data adalah memperkirakan atau dengan
menentukan besarnya pengaruh secara
kuantitatif dari suatu (beberapa) kejadian
terhadap suatu (beberapa) kejadian lainnya, serta
memperkirakan atau meramalkan kejadian
lainnya. Kejadian dapat dinyatakan sebagai
perubahan nilai variable. Proses analisis data
dimulai dengan menelaah seluruh data yang
diperoleh melalui hasil kuesioner.
Hasil Penelitian
Gambaran Umum Tempat Penelitian
• UPT Puskesmas Blooto memiliki luas wilayah
4.486 km2 yang terbagi dalam 4 kelurahan di
Kecamatan Prajurit Kulon yaitu ;
• Kelurahan Blooto : 1.121 Km2
• Kelurahan Prajuritkulon : 1.103 Km2
• Kelurahan Surodinawan : 1.113 Km2
• Kelurahan Kranggan : 1.149 Km2
Data Geografis

• UPT Puskesmas Blooto merupakan salah satu


Puskesmas dengan Rawat Inap dan Persalinan yang
berlokasi di Jl. Cinde No. 3 Kelurahan Prajurit Kulon
Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto dengan batas
wilayah:
• Sebelah Utara : Kelurahan Pulorejo Kecamatan
Prajurit Kulon
• Sebelah Timur : Kelurahan Meri Kecamatan
Magersari
• Sebelah Selatan : Kecamatan Brangkal
• Sebelah Barat : Desa Karang Kedawang Kecamatan
Sooko
Data Demografik

• Data mengenai kependudukan sangat penting dan


memilki arti strategis dalam pembangunan, khususnya
di bidang kesehatan yakni untuk menentukan langkah
pemecahan ataupun metode-metode pendekatan
dalam mencapai target suatu program atau sasaran
pembangunan selain juga untuk mengenal karakteristik
penduduk dalam suatu wilayah tertentu yang dapat
membantu menyelesaikan permasalahan kesehatan
pada wilayah tersebut.
• Jumlah penduduk Kecamatan Prajurit Kulon tahun
2017 menurut data sebanyak 64.957 jiwa yang tersebar
pada 8 Kelurahan dengan jumlah laki-laki sebesar
32.224 jiwa dan perempuan sebesar 32.733 jiwa.
Sumber Daya Kesehatan

• Dokter umum : 5 orang • Bendahara Pengeluaran Pembantu


• Dokter gigi : 2 orang : 1 orang
• Apoteker : 1 orang • Bendahara Penerimaan Pembantu
• SKM : 1 orang : 1 orang
• Bidan : 16 orang • Staf Pengelola Dokumen :
1 orang
• Perawat : 20 orang • Staf Pembantu Tata Usaha :
• Perawat gigi : 1 orang 1 orang
• Nutrisionis : 2 orang • Petugas Kasir : 1 orang
• Sanitarian : 1 orang • Tenaga Administrasi : 10
• PromKes : 1 orang orang
• Analis Kes. : 2 orang • Juru masak : 2 orang
• Asisten Apt : 3 orang • Security : 11 orang
• T. Elektromedis : 1 • Cleaning Service : 9
orang orang
• Pranata Komp. : 1
orang