You are on page 1of 17

TEKNIK PEMERIKSAAN URETROGRAFI DENGAN KLINIS STRIKTUR URETRA DI

INSTALASI RADIOLOGI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

DYAN NIDA RAHMA FAUZIYAH
NIM. P1337430115002

PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK RADIODIAGNOSTIK DAN
RADIOTERAPI SEMARANG
JURUSAN TEKNIK RADIODIAGNOSTIK DAN RADIOTERAPI
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG
2018

LATAR BELAKANG SISTEM URINARI TEORI TEKNIK URETRA PEMERIKSAAN URETROGRAFI STRIKTUR URETRA RUMAH SAKIT .

. Pemeriksaan Uretrografi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta di awali dengan menggunakan foto polos AP kemudian dilakukan pemasukan media kontras urografin dengan perbandingan 1:1 sebanyak 20 cc dan dilanjutkan foto post kontras dengan proyeksi AP saja. LATAR BELAKANG Pemeriksaan uretrografi menurut Bontrager (2018). menggunakan foto post kontras proyeksi AP dan proyeksi oblik yang bertujuan untuk memperlihatkan uretra secara keseluruhan serta untuk melihat besarnya penyempitan pada dinding uretra.

Bagaimana prosedur pemeriksaan uretrografi dengan klinis striktur uretra di Instalasi Radiologi RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta ? 2. Mengapa teknik pemeriksaan uretrografi dengan klinis striktur uretra di Instalasi Radiologi RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta pada foto post kontras hanya menggunakan proyeksi AP saja ? . RUMUSAN MASALAH 1.

. Mengetahui alasan foto post kontras pemeriksaan uretrografi dengan klinis striktur uretra hanya menggunakan proyeksi AP saja. 2. TUJUAN PENULISAN 1. Mengetahui prosedur pemeriksaan uretrografi dengan klinis striktur uretra di Instalasi Radiologi RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Right Kidney 2. Aorta 5. Left Ureter 7. Right Suprarenal Gland 3. Inferior Vena Cava 4. TINJAUAN PUSTAKA ANATOMI SISTEM URINARIA Keterangan Gambar : 1. Urinary Baldder . Left Kidney 6.

ANATOMI URETRA PRIA Keterangan Gambar : 1. Bulbourethral Glands 4. External Sphincter . Pelvic Diaphragma 10. Ureteral Opening 8. Urethra 3. Prostate Gland 5. Bladder Wall 7. Internal Sphincter 9. Ureter 6. Eksternal Uretral Oriffice 2.

Keterangan Gambar : 1.Rectum 7.Diafraghma Urogenital 8.Pars Bulbosa 3.Simphisis Lokasi Striktur .Prostat 6.Kandung Kemih 5. PATOLOGI STRIKTUR URETRA Striktur uretra adalah penyempitan akibat dari adanya pembentukan jaringan fibrotik (jaringan parut) pada uretra atau daerah uretra (Purnomo. 2011).Meatus Uretra 4.Pars Membranasea 2.

Spuit 20 cc 8. Alat Processing 4. 2010). uretritis maupun striktur uretra (Patel. Pesawat sinar-X 2. TUJUAN PEMERIKSAAN Pemeriksaan uretrografi pada pria bertujuan untuk mengevaluasi anatomi dan patofisiologi organ uretra. Kaset dan film 3. Persiapan Alat 1. Grid 5. B. Kontras pada pemeriksan ini diperlukan untuk mengevaluasi adanya trauma. Bengkok 6. PROSEDUR PEMERIKSAAN URETROGRAFI A. Kassa . Baju paisen 7.

namun diusahakan untuk melakukan miksi untuk mengosongkan vesika urinaria.Persiapan Pasien : Tidak ada persiapan khusus yang dibutuhkan. Foto Polos AP 2. Foto Post Kontras AP 3. Foto Post Kontras Oblik (RPO/LPO) . Teknik Pemeriksaan : 1.

FOTO POLOS PROYEKSI AP • Arah Sinar : Vertikal tegak lurus terhadap kaset • Pusat Sinar : Titik bidik pada MSP tubuh 5 cm superior simphisis pubis. • FFD : 100 cm • Eksposi : Saat ekspirasi dan tahan nafas .

• FFD : 100 cm • Eksposi : Saat ekspirasi dan tahan nafas .FOTO POST KONTRAS PROYEKSI AP • Arah Sinar : Vertikal tegak lurus terhadap kaset • Pusat Sinar : Titik bidik pada MSP tubuh 5 cm superior simphisis pubis.

• FFD : 100 cm • Eksposi : Saat ekspirasi dan tahan nafas .FOTO POST KONTRAS PROYEKSI OBLIK (RPO) • Arah Sinar : Vertikal tegak lurus terhadap kaset • Pusat Sinar : Titik bidik pada 2 cm arah lateral kanan dari pertengahan garis yang menghubungkan kedua SIAS dengan MSP menuju tengah kaset.

Bagaimana persiapan pasien sebelum pemeriksaan uretrograf pada pria dengan klinis striktur uretra di Instalasi Radiologi Radiologi RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta ? 2. Bagaimana persiapan alat dan bahan untuk pemeriksaan uretrograf pada pria dengan klinis striktur uretra di Instalasi Radiologi Radiologi RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta ? 3. Apa kelebihan dan kekurangan dari proyeksi AP tersebut ? 6. Mengapa hanya menggunakan proyeksi AP saja saat pengambilan foto post kontras ? 5. volume dan teknik pemasukannya yang digunakan dalam pemeriksaan uretrograf pada pria dengan klinis striktur uretra di Instalasi Radiologi Radiologi RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta ? 4. Bagaimana perawatan pada pasien pasca pemeriksaan uretrograf di Instalasi Radiologi RS KU Muhammadiyah Yogyakarta ? . Apakah dengan proyeksi AP saja sudah memberikan informasi diagnostik yang cukup? 7. PERTANYAAN PENELITIAN 1. Apa jenis media kontras. Bagaimana peranan proyeksi AP pada foto post kontras pada pemeriksaan uretrografi ini ? 8.

METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Waktu dan Lokasi Penelitian Subjek Penelitian Metode Pengumpulan Data Instrumen Penelitian .

dan dokumentasi. Tahap Reduksi memfokuskan pada hal-hal yang penting. sehingga data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang jelas Data diarahkan agar hasil reduksi terorganisir. Kesimpulan sehingga dapat ditarik sebuah kesimpulan. Tahap Penyajian tersusun dalam pola hubungan dan membuat koding data terbuka untuk mempermudah dalam bentuk kuotasi Data yang telah direduksi dan disajikan. membuat Data kategorisasi. memilih hal-hal yang pokok. dibandingkan dengan teori yang ada. wawancara. . selanjutnya Tahap Penarikan dianalisis. Data Data hasil wawancara dalam bentuk transkip wawancara Merangkum. PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA Penulis mengumpulkan data untuk penelitian dengan Pengumpulan observasi partisipan.

TERIMA KASIH .