You are on page 1of 29

Translasi

Oleh Kelompok 4 :
Rinaldi Rizal P 1056
Yasir Sidiq 1070
NurheningY.E. 1069

Program Pascasarjana Fakultas Biologi
Universitas Gadjah Mada
2012

Pengertian Translasi
 RNA Splicing
 Komponen Translasi
 Proses Translasi
 Kode Genetik
 Hipotesis Wobble

al (2010: 355). translasi adalah sintesis polipeptida yang terjadi di bawah arahan mRNA. Pengertian Translasi Translasi adalah proses penerjemahan urutan nukleotida yang ada pada molekul mRNA menjadi rangkaian asam- asam amino yang menyusun suatu polipeptida atau protein (Yuwono. Dalam pengertian lain adalah proses sintesis polipeptida spesifik berdasarkan sandi genetika pada mRNA . 2005: 209) Menurut Campbell et.

. Bagian tengah intron yang mengandung adenine juga dibutuhkan dalam pemutusan intron dari pre-Mrna yang disebut branch site.  RNA Splicing Bagian 5’ dari intron disebut GU sedangkan 3’ intron disebut AG.

U5. dan U6 lepas maka lariat akan terdegradasi .  RNA Splicing RNA splicing terdiri dari tiga tahap utama perlekatan U1 snRNPs pada GU dan U2 snRNPs pada 1 branch site U4. U6. 3 Lariat lepas dibawa oleh U2. dan U5 snRNPs menempel pada daerah intron menjadi komplek spliceosome yang utuh. U5. Pada tahap ini U1 dan U4 snRNPs lepas sedangkan U6 dan U5 snRNPs berubah posisi AG terputus sedangkan exon terhubung menjadi satu. GU putus 2 kemudian menempel pada adenine dan membentuk lariat. dan U6. Setelah U2.

 RNA Splicing .

.

Dua yang berperan dalam tahap rRNA sub unit ini akan menjadi komplek fungsional saat terminasi untuk terjadi translasi melepaskan tRNA dari rRNA tRNA tersusun atas molekul RNA .terdiri dari sub unit kompleks protein besar dan sub unit kecil. .  Komponen Translasi Release Factor rRNA membentuk komplek (RF) adalah ribosom. terdiri atas 80 nukleutida yang berfungsi membawa asam amino dan Release Factor tRNA mengandung urutan basa anticodon.

 Komponen Translasi Campbell et al .

dinamakan demikian karena pada bagian ini selalu Solomon mengandung timidin psudouridin‐sitosin .  Komponen Translasi tRNA membentuk struktur tiga dimensi mirip semanggi Dengan formasi tersebut membentuk 5 lengan. Lengan aseptor (acceptor arm) dibentuk oleh tujuh pasangan basa di antara basa‐basa ujung 5’ dan 3’ molekul tRNA. 2. Lengan TΨC (TΨC arm). 4. yaitu : 1. Loop V ( V loop) mengandung 3‐5 nukleotida tRNAs kelas 1 atau 13–21 nukleotida tRNAs kelas 2 5. dinamakan demikian karena struktur ini selalu mengandung nukleotida termodifikasi dihidrouridin 3. Lengan D (D arm). Lengan antikodon (anticodon arm) mengandung triplet nukleotida yang disebut antikodon yang membentuk pasangan basa dengan mRNA selama translasi..

pembentukan asam amino intermediet yang diaktivasi ATP Kedua. transfer asam amino intermediet ke ujung 2′ atau 3′ tRNA .  Komponen Translasi tRNA mengikat asam amino dikatalisis oleh enzim aminoasil‐tRNA sintetase Pertama.

gif Sumber : http://upload.wikimedia.phschool.com/science/biology_place/biocoach/images/transcription/eunotcol.org/wikipedia/commons/2/2e/MRNA_structure.  Komponen Translasi Sumber : http://www.png .

dan dua subunit dari ribosom Large ribosomal P site subunit 3 U A C5 5 A U G3 Initiator tRNA GTP GDP E A mRNA 5 3 5 3 Start codon mRNA binding site Small Translation initiation complex ribosomal subunit 1 A small ribosomal subunit binds to a molecule of 2 The arrival of a large ribosomal subunit completes mRNA. tRNA membawa asam amino pertama dari polipeptida.17 . The initiator tRNA is base-pairs with the start codon. with the anticodon UAC. the A site is available to the tRNA carries the amino acid methionine (Met). In a prokaryotic cell. the mRNA binding site the initiation complex. bearing the next amino acid. GTP provides codon. Proteins called initiation on this subunit recognizes a specific nucleotide factors (not shown) are required to bring all the sequence on the mRNA just upstream of the start translation components together. Figure 17.  Proses Translasi  Tahap inisiasi  Menyatukan mRNA. the energy for the assembly. An initiator tRNA. This tRNA in the P site. AUG.

Ribosome ready for P A 5 site site next aminoacyl tRNA 2 GTP 2 GDP E E P A P A 2 Peptide bond formation. The anticodon TRANSCRIPTION DNA Amino end of an incoming aminoacyl tRNA mRNA of polypeptide base-pairs with the complementary Ribosome TRANSLATION Polypeptide mRNA codon in the A site. tRNA in the A site. An GDP rRNA molecule of the large 3 Translocation. This step P A bringing the next codon to be attaches the polypeptide to the Figure 17.18 translated into the A site. .  Proses Translasi  In the elongation stage of translation  Asam amino ditambahkan satu per satu untuk asam amino sebelumnya 1 Codon recognition. The empty tRNA of a peptide bond between the in the P site is moved to the E site. The ribosome GTP subunit catalyzes the formation translocates the tRNA in the A site to the P site. polypeptide in the P site. The mRNA the carboxyl end of the growing moves along with its bound tRNAs. E new amino acid in the A site and where it is released. Hydrolysis E of GTP increases the accuracy and mRNA 3 efficiency of this step.

19 . UAA. acid of the polypeptide chain. the A site of the the bond between the tRNA in and the other components of ribosome accepts a protein called the P site and the last amino the assembly dissociate. a release factor instead of tRNA. The polypeptide is thus freed from the ribosome. Figure 17. or UGA) 1 When a ribosome reaches a stop 2 The release factor hydrolyzes 3 The two ribosomal subunits codon on mRNA.  Proses Translasi  The final stage of translation is termination  Ketika ribosom mencapai kodon stop di mRNA Release factor Free polypeptide 5 3 3 3 5 5 Stop codon (UAG.

 Proses Translasi  Sejumlah ribosom dapat menerjemahkan sebuah molekul mRNA secara bersamaan Completed Growing polypeptide  Membentuk polyribosome polypeptides Incoming ribosomal subunits Start of End of mRNA mRNA (5 end) (3 end) (a) An mRNA molecule is generally translated simultaneously by several ribosomes in clusters called polyribosomes. Ribosomes mRNA 0.20a. b cell (TEM). .1 µm (b) This micrograph shows a large polyribosome in a prokaryotic Figure 17.

 Proses Translasi .

Agar dihasilkan polipetida yang spesifik . atau disebut juga dengan kodon Kode genetik dapat diterjemahkan ke dalam asam amino atau berfungsi sebagai sinyal penghenti atau penginisiasi translasi Kodon harus dibaca oleh antikodon yang benar- benar cocok.  Kode Genetik Kode genetika adalah urutan basa yang dikode sebagai asam amino.

Mulai dari makhluk hidup yang sederhana seperti bakteri sampai hewan dan tumbuhan yang tergolong organisme kompleks Second mRNA base U C A G UUU UCU UAU UGU U Phe Tyr Cys UAC U UUC UCC Ser UGC C UUA UCA UAA Stop UGA Stop A UUG Leu UCG UAG Stop UGG Trp G Third mRNA base (3 end) First mRNA base (5 end) CUU CCU CAU CGU U His CUC CCC CAC CGC C C Leu Pro Arg CUA CCA CAA CGA A Gln CUG CCG CAG CGG G AUU ACU AAU AGU U Asn A AUC lle ACC AAC AGC Ser C Thr AUA ACA AAA AGA A Met or Lys Arg AUG start ACG AAG AGG G GUU GCU GAU GGU U G GUC GCC GAC Asp GGC C Val Ala Gly GUA GCA GAA GGA A Figure 17.5 GUG GCG GAG Glu GGG G .  Kode Genetik Kode genetik bersifat universal.

 Kode Genetik  Mutations  Are changes in the genetic material of a cell  Point mutations  Are changes in just one base pair of a gene .

 Kode Genetik  Point mutations within a gene can be divided into two general categories  Base-pair insertions or deletions  Base-pair substitutions .

 Kode Genetik  A base-pair substitution  Is the replacement of one nucleotide and its partner with another pair of nucleotides  Can cause missense or nonsense Wild type mRNA A U G A A G U U U G G C U A A 5 3 Protein Met Lys Phe Gly Stop Amino end Carboxyl end Base-pair substitution No effect on amino acid sequence U instead of C A U G A A G U U U G G U U A A Met Lys Phe Gly Stop Missense A instead of G A U G A A G U U U A G U U A A Met Lys Phe Ser Stop Nonsense U instead of A A U G U A G U U U G G C U A A Met Stop .

 Kode Genetik  Insertions and deletions  Are additions or losses of nucleotide pairs in a gene  May produce frameshift mutations Wild type A U G A A G U U U G G C U A A mRNA 5 3 Protein Met Lys Phe Gly Stop Amino end Carboxyl end Base-pair insertion or deletion Frameshift causing immediate nonsense Extra U A U G U A A G U U U G G C U A Met Stop Frameshift causing extensive missense U Missing A U G A A G U U G G C U A A Met Lys Leu Ala Insertion or deletion of 3 nucleotides: no frameshift but extra or missing amino acid A A G Missing A U G U U U G G C U A A Met Phe Gly Stop .

Crick juga mengemukakan bahwa kedua basa pertama dari kodon triplet harus berpasangan dengan basa lain yang sesuai. Pada posisi basa ketiga dari kodon. sedangkan basa ketiga tidak harus dengan basa pasangannya. Bruce. basa I dapat berpasangan dengan C atau U. Dari hipotesis ini muncullah pasangan basa wobble dimana basa G berpasangan dengan basa U Crick menyatakan bahwa terdapat struktur basa yang unik pada tRNA yaitu inosine (I) yang strukturnya mirip Guanosine (G). dalam keadaan tertentu I dapat juga berpasangan dengan A . (Sumber : Alberts. 2008: 639)  Hipotesis Wobble & miRNA Francis Crick mengemukakan suatu hipotesis yang disebut hipotesis wobble yang menunjukkan bahwa diperlukan tRNA sejumlah kodon yang ada pada saat proses translasi.

2008: 639) . 2008: 639)  Hipotesis Wobble & miRNA (Sumber : Alberts. Bruce. (Sumber : Alberts. Bruce.

Bruce. Melekatnya miR pada mRNA target akan menghambat translasi mRNA. baik dengan memacu degradasi maupun dengan memblok translasi mRNA. Terdiri dari rantai pendek antara 21-25 nukleotida RNA. 2008: 639)  Hipotesis Wobble & miRNA MicroRNA adalah bagian kecil dari non-coding RNA. microRNA (miR) secara normal berada dalam tubuh dan mengenali mRNA target. (Sumber : Alberts. .

 Hipotesis Wobble & miRNA .

2008: 639)  Hipotesis Wobble & miRNA . Bruce. (Sumber : Alberts.

Translasi SEKIAN & TERIMA KASIH Program Pascasarjana Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada 2012 .