You are on page 1of 14

Universitas

Islam Nusantara
Program Pascasarjana

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN
BERBASIS KEUNGGULAN DAERAH
(Study Analitik Pada SMA Negeri di Provinsi DKI Jakarta)

Endang Wahyu Sinar Matahari
NIS. 4103810409034

2 .  UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. akan tetapi sekolah mampu mengurus kepentingannya secara mandiri.  Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.  Dijelaskan juga bahwa pendidikan yang memiliki otonomi tersebut harus dikelola dan disesuaikan dengan kebutuhan dan perilaku masyarakat setempat yang antara lain diwujudkan melalui Pendidikan Berbasis Keunggulan Daerah.  PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.Latar Belakang Masalah  UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2006 tentang Sistem Pendidikan. PENJELASAN :  Kebijakan-kebijakan tersebut mengarahkan agar sekolah tidak lagi menjadi objek dari sebuah kebijakan atasannya (pusat).  Perda Prov.

Faktor Pendukung Faktor Fokus Dampak  Kebijakan Sekolah  Perencanaan  Mutu Pendidikan  Kepala Sekolah  Pelaksanaan  Hasil Belajar  Guru  Penghambat  Sarana dan Prasarana  Upaya  Siswa  Lingkungan  Biaya 3 .  Pemerintah hanya berperan sebagai fasilitator dan menjadi mitra kerja masyarakat.Perumusan Masalah  Prinsip dasar dari implementasi otonomi daerah adalah tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk membangun dirinya sendiri.

dengan mengambil 3 (tiga) sampel yaitu :  SMA Negeri 116 Ragunan Kota Administrasi Jakarta Selatan  SMA Negeri 13 Kota Administrasi Jakarta Utara  SMA Negeri 69 Kabupaten Kepulauan Seribu .Pembatasan Masalah Implementasi kebijakan pendidikan berbasis keunggulan daerah yang merupakan fokus yang menarik untuk diteliti dan dikaji mewlalui penelitian “Study Analitik Pada SMA Negeri di Provinsi DKI Jakarta”.

 Hambatan dalam implementasi kebijakan Pendidikan Berbasis Keunggulan Daerah di SMA Negeri Provinsi DKI Jakarta. Tujuan Penelitian Tujuan Umum Tujuan Khusus  Implementasi kebijakan Pendidikan Berbasis  Untuk mengetahui kebijakan Pendidikan Berbasis Keunggulan Daerah dalam peningkatan mutu Keunggulan Daerah di SMA Negeri Provinsi DKI pendidikan di SMA Negeri Provinsi DKI Jakarta. Daerah di SMA Negeri Provinsi DKI Jakarta. Jakarta  Berfokus terhadap kesiapan sekolah dalam  Pengembangan Pendidikan Berbasis Keunggulan meningkatkan keunggulan daerah yang menjadi Daerah di SMA Negeri Provinsi DKI Jakarta. ciri bagi sekolah disertai dengan manajemen mutu  Pelaksanaan Pendidikan Berbasis Keunggulan dan meningkatkan program unggulan sekolah. 5 .  Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaan program implementasi kebijakan Pendidikan Berbasis Keunggulan Daerah di SMA Negeri Provinsi DKI Jakarta.  Hasil dalam implementasi kebijakan Pendidikan Berbasis Keunggulan Daerah di SMA Negeri Provinsi DKI Jakarta.

 Bagi Manajer ( Ka. . Sekolah ) dapat memperoleh informasi dari hasil penelitian ini sebagai alat EDS ( Evaluasi Diri Sekolah ). membuat petunjuk teknis tentang peningkatan peran dan fungsinya dalam menunjang program dan peningkatan mutu pendidikan di masing-masing satuan pendidikan. MANFAAT PENELITIAN TEORITIS PRAKTIS  Menemukan beberapa dalil-dalil yang  Bagi Pemda DKI Jakarta dalam berkenaan dengan implementasi menentukan kebijakan peningkatan pendidikan berbasis keunggulan daerah mutu pendidikan disetiap satuan dalam meningkatkan mutu pendidikan di pendidikan di SMA DKI Jakarta dalam hal SMA provinsi DKI Jakarta.

Metodologi Penelitian  Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi analitik kualitatif. Wawancara Dokumentasi Observasi 7 . Studi dokumentasi  Sumber data dalam penelitian adalah informan yang pada awalnya dipilih secara purposive. Observasi 2.  Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah : 1.  Sumber data dikategorikan dalam 2 (dua) kelompok. Wawancara 3. yaitu data primer dan sekunder.

 Pendidikan Sukmadinata mengemukakan 4 teori pendidikan yaitu teori pendidikan klasik. et al ( 1999: 5 ) memberikan rumus tentang mutu yaitu mutu adalah penampilan dibagi dengan harapan. pendidikan pribadi.  Manajemen mutu Teori ” Quality Manajement System “ ( QMS ) dalam bidang pendidikan yang merupakan bagian TQM.LANDASAN TEORI Kebijakan Van Mater dan Van Hornj ( 1974 : 462 ) Enam fariabel yang membentuk hubungan antara kebijakan dan pelaksaaan ( Performmence ). . teknologi dan Pendidikan Intraksional  Teori Mutu Bestterfield.

tetapi sekolah belum mampu melakuan pendidikan yakni mewujudkan institusi sekolah yang penilaian ketuntasan belajar (mastery learning) secara bermutu. baik atau A dari Badan Akreditasi Sekolah Nasional. Hal ini dibuktikan dilaporkan kepada orang tua siswa. mid. PELAKSANAAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN  Kunci keberhasilannya beranjak dari hasil PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN DAERAH pengembangan informasi serta analisis lingkungan DI SMA NEGERI PROVINSI DKI JAKARTA : internal dan eksternal yang dilakukan secara kritis dalam merancang strategi. Perubahan Pelaksanaan Pembinaan RSBI dari Direktorat Pembinan tersebut bisa menjadi ancaman (threat) bagi sekolah SMA Depdiknas menunjukkan bahwa sekolah yang diteliti bahkan bisa menjadi peluang atau kesempatan telah memenuhi standar RSBI yang ditetapkan dari (opportunity) misalnya adanya inovasi teknologi baru. wawancara dan mengalami revisi (strategy revision) bila terjadi studi dokumentasi dan dikomparasi dengan Panduan adanya perubahan iklim lingkungan. 9 . berjenjang dan bertahap (harian. pijakan. Langkah kongkrit sekolah mendapat dukungan kuat dari orangtua dan masyarakat serta pemerintah.Hasil Penelitian KEBIJAKAN PENDIDIKAN BERBASIS PENGEMBANGAN PROGRAM KEBIJAKAN KEUNGGULAN DAERAH DI SMA NEGERI PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA : DI SMA NEGERI PROVINSI DKI JAKARTA :  Berdasarkan data hasil temuan dilapangan visi dan  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah misi sekolah mereka menjadi acuan. Sekolah berupaya melaksanakan penilaian yang  Hasil analisis dan interpretasi menunjukkan adanya kontinuitas. Baik dalam hal pengelolaan kebijakan politik pemerintah dan ekonomi baik lokal sehingga menyandang akreditasi dengan kualifikasi sangat maupun global. dengan langkah kongkrit dari pengelola sekolah. dasar mampu mewujudkan sistem penilaian yang berpatokan untuk bergerak dan berktivitas dalam lapangan dunia kepada BSNP. utuh. akhir komitmen sekolah dalam merealisasikan tujuan dan semester) serta hasil penilaian mid dan akhir semester strategi sekolah dengan baik. Direktorat Pembinan SMA. Strategi bisa diubah atau  Data yang didapatkan dari hasil observasi.

10 . prasarana yang belum memadai. memberikan motivasi tinggi kepada guru dan  Kepala sekolah harus senantiasa menerapkan prinsip- karyawan serta tauladan yang baik serta prinsip manajemen dan kepemimpinan secara optimal memotivasinya menimbulkan kepercayaan diri dan objektif. untuk menghadapi hambatan secara bersama.... Upaya yang analisis posisi sekolah secara bersama dengan melibatkan dilakukan adalah pihak pimpinan sekolah seluruh warga sekolah.  Kepala sekolah berusaha terus untuk melengkapi sarana- sama.. Lanjutan Hasil Penelitian HAMBATAN DALAM IMPLEMENTASI UPAYA YANG DILAKUKAN UNTUK MENGATASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN BERBASIS HAMBATAN DALAM PELAKSANAAN KEUNGGULAN DAERAH DI SMA NEGERI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN BERBASIS KEUNGGULAN DAERAH DI SMA PROVINSI DKI JAKARTA : NEGERI PROVINSI DKI JAKARTA :  Ketika program RSBI digulirkan kesiapan tenaga pendidik (guru) dari keseluruhan antara 30 – 40 %  Kepala Sekolah dalam membuat visi dan misi dengan perencanaan yang baik dan berpedoman kepada hasil yang siap menghadapi program RSBI..

2. 11 . Implementasi pengembangan program kebijakan terhadap SMA yang menjadi sekolah unggulan daerah. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian di 3 sekolah SMA Negeri tsb sebagaimana diuraikan di BAB yang lalu maka disimpulkan : 1. secara umum adalah SMA Negeri di Jakarta sudah memiliki perencanaan pengelolaan yang baik dengan memiliki program kegiatan implementasi pendidikan berbasis keunggulan daerah dalam pembelajaran disekolah. Secara Khusus Kebijakan pendidikan berbasis keunggulan daerah/lokal pada masing- masing SMA mempunyai ciri khas yang sesuai dengan lingkunganya.

REKOMENDASI  Bagi para kepala sekolah. .  Bagi instansi terkait Kemendignas dan lembaga lain sebagai pengembang kurikulum harus merumuskan dan menitik beratkan pada perbaikan mutu yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi yang ada pada sekolah dengan membuat penyempurnaan PP dan Permen sebagai kebijakan.  Bagi Pemda Provinsi DKI Jakarta diharapkan dapat mewujudkan sekolah berwawasan berbasis keunggulan/ lokal dengan menyusun Juklak dan Juknis serta menyempurnakan Perda 8 tahun 2006 yang dapat diimplementasikan disetiap satuan pendidikan. dapat menyempurnakan proses pembelajaran dan memaksimalkan tupoksi untuk selalu melakukan supervisi dan pemantauan terhadap kegiatan pendidikan berbasis keunggulan daerah.

 Peranan stakeholders sangat mempengaruhi penerapan kebijakan Pendidikan Berbasis Keunggulan Daerah dalam sekolah.Dalil-Dalil  Kepemimpinan kepala sekolah mempengaruhi proses pembelajaran di sekolah.  Kualitas manajemen pengelolaan yang baik dapat menerapkan kebijakan Pendidikan Berbasis Keunggulan Daerah dengan baik pula. 13 .  Implementasi kebijakan Pendidikan Berbasis Keunggulan Daerah meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

TERIMA KASIH 14 .