You are on page 1of 17

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

PUSBANGTENDIK
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN
DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
DIKLAT SUPERVISI BAGI PENGAWAS SEKOLAH 2012
1

01/III/PB/2011. 12/2007 tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah. Peraturan Bersama Mendiknas dan Kepala BKN No. 8. 3.74/2008 tentang Guru. 4. PermenegPAN &RB No 21/2010 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya. 6.. No. 6/2011 tentang Juklak Pelaksanaan Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya.Dasar Hukum 1. 5. 2. Permendiknas No. 32/2004 tentang Pemerintah Daerah. UU No. UU No.. 2 . 19/2005 tentang SNP. 7. /.. 20/2003 tentang Sisdiknas. PP No. Permendiknas No. PP No.. tentang Juknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya.

komitmen dalam melaksanakan tugas. kreatifitas dan aktifitasnya dalam proses kepengawasan. hasil karya tulis ilmiah yang berdampak terhadap peningkatan prestasi sekolah dibawah binaannya 3 .Pengertian Kinerja Pengawas: Unjuk kerja atau prestasi kerja yang dicapai oleh pengawas yang mengacu pada tugas pokok dan fungsinya.

4 .Penilaian Kinerja Pengawas a. proses untuk menentukan kinerja pengawas sekolah dalam melaksanakan tugas atau pekerjaan dan hasil kerja yang dicapainya sebagai pengawas sekolah dengan menggunakan kriteria tertentu. proses menghimpun data kinerja pengawas dengan menggunakan kriteria sesuai standar pengawas melalui pengumpulan informasi mengenai proses pelaksanaan dan hasil pelaksanaan tugas yang telah ditetapkan. b.

5 . proses mengidentifikasi seberapa baik seorang pengawas sekolah memanfaatkan keterampilan dan kemampuan yang dimiliki (kompetensi) untuk melaksanakan tugas pokoknya sebagai pengawas sekolah. proses penentuan nilai pelaksanaan dan hasil kerja pengawas sekolah dengan menggunakan kriteria tertentu.c. d.

Untuk menghimpun data hasil kinerja pengawas (peta kompetensi) sebagai dasar untuk menentukan kebutuhan program peningkatan kompetensi pengawas. 3. Tujuan PKPS 1. 12/2007. Untuk mendeskripsikan kinerja pengawas secara kolektif dalam siklus tahunan sehingga dapat diperoleh gambaran umum kinerja pengawas pada tingkat kab/kota dan provinsi sebagai dasar untuk menentukan mutu kinerja pengawas secara nasional. 2. 21/2010 dan Permendiknas No. 6 . Untuk mengetahui seberapa jauh seorang pengawas sekolah telah melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pengawas sekolah sesuai dengan Permenpan dan RB No.

Manfaat PKPS 1. Acuan pembinaan. 3. 7 . promosi dan pengembangan karir pengawas. 2. Bahan penyusunan profil kinerja dan evaluasi serta refleksi diri (umpan balik) untuk perbaikan dan pengembangan diri atau pengembangan profesi. Pertimbangan penetapan angka kredit kumulatif dalam kenaikan pangkat.

Prinsip PKPS Objektif Berkelan jutan Adil Orientasi proses Prinsip Akuntabel Orientasi Memba ngun tujuan Praktis 8 .

Aspek PKPS 1.Pelaksanaan program 3.Evaluasi hasil pelaksanaan program pengawasan 4.Pembimbingan dan Pelatihan Profesional Guru 9 .Penyusunan program 2.

Bidang. Jenjang dan Tugas Pokok BIDANG JENJANG TUPOK TK Muda (III/c-III/d) 8 point PENGAWAS SD Madya (IV/a-IV/c) 10 point MAPEL/ RUMPUN Utama (IV/d-IV/e) 12 point PLB BK .

melaksanakan pembimbingan dan pelatihan profesional Guru dan kepala sekolah dalam pelaksanaan penelitian tindakan. membimbing pengawas sekolah muda dalam melaksanakan tugas pokok. melaksanakan evaluasi hasil pelaksanaan program pengawasan pada sekolah binaan. membimbing pengawas sekolah muda dan pengawas sekolah madya dalam melaksanakan tugas pokok. melaksanakan pembinaan Guru. proses. 5. . pengawasan dan evaluasi. 6. menyusun program pembimbingan dan pelatihan Utama profesional Guru di KKG/MGMP/MGP dan sejenisnya. 2. 1. memantau pelaksanaan standar (isi. 3. 7. dan SIM) 2. melaksanakan pembimbingan dan pelatihan profesional Guru. mengevaluasi hasil pembimbingan dan pelatihan profesional Guru. 8 Tugas Pengawas Muda + dan/atau kepala sekolah. menyusun program pengawasan. rencana kerja. 1. kepemimpinan sekolah. 1. Madya 8. melaksanakan pembimbingan dan pelatihan KS (program sekolah. melaksanakan penilaian kinerja Guru. Uraian Kegiatan 2. kompetensi lulusan. 10 Tugas Pengawas Madya + wajib dengan kepala sekolah (tidak dan/atau). penilaian) 4. delapan Muda SNP. dan/atau KKKS/MKKS dan sejenisnya.

IPKPS Muda 2. IPKPS Madya 3.Instrumen PKPS Instrumen Penilaian Kinerja Pengawas Sekolah (IPKPS) 1. IPKPS Utama 12 .

Madya dan Utama SKOR PENILAIAN No KRITERIA BUKTI 4 3 2 1 1. Mengeval Ada laporan hasil Laporan Laporan Lapora Laporan uasi hasil evaluasi pelaksanaan evaluasi pelaksanaa n pelaksan pelaksana program pembinaan hasil n program pelaksa aan an guru yang ditunjukkan pelaksana pembinaan naan program program dengan empat bukti: an guru progra pembina pembinaa 1. uhi dua bukti. Hasil analisis n guru aan hi satu 3.Contoh IPKPS Muda. Tindak lanjut i empat memen bukti. . Data hasil program memenuhi m an guru n guru pembinaan guru pembinaa tiga bukti. Kesimpulan memenuh guru bukti. 4. pembin memenu 2.

Memberikan skor pada masing-masing kriteria berdasarkan kelengkapan dan keabsahan bukti yang releven dan teridentifikasi. 3. 3. atau 1 dengan ketentuan umum sebagai berikut: • Skor 4 apabila bukti‐bukti lengkap dan sangat meyakinkan • Skor 3 apabila bukti‐bukti lengkap dan cukup meyakinkan • Skor 2 apabila bukti‐bukti kurang lengkap dan cukup meyakinkan • Skor 1 apabila ditemukan bukti yang sangat terbatas dan kurang meyakinkan atau tidak ditemukan bukti . Skor penilaian dinyatakan dengan angka 4. 2. khususnya bukti yang teramati (tangible evidences) 2. Mencatat semua bukti yang teridentifikasi sesuai kriteria. Cara Penilaian PKPS 1.

Pengawas Senior yang telah memiliki sertifikat • Ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi atau Kabupaten/Kota www.ban-sm. • Koordinator Pengawas Sekolah (Korwas).or. Tim Penilai Unsur: • Dinas Pendidikan. Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI).id 15 .

2 160 80 B Evaluasi hasil pelaksanaan CUKU 3 10 3 30 75 P program pengawasan (K3) Melaksanakan pembimbingan 4 dan pelatihan profesional 30 3. NK NA rata Penyusunan program 1 pengawasan (K1) 10 3.8 114 95 B (K4) Jumlah Skor 330 Nilai Akhir (NA) (339 : 400) x 100 = 84.75 Predikat Nilai Baik Rentang Nilai: 91 – 100 = Amat Baik Rumus Keterangan : 76 – 90 = Baik NK = Bobot Komponen X Skor Perolehan K = Komponen 61 – 75 = Cukup NA = ∑ NK : Skor Maksimum X 100 NK = Nilai Komponen 51 – 60 = Sedang NA = Nilai Akhir 0 .5 35 87.5 B Pelaksanaan program 2 pengawasan (K2) 50 3.50 = Kurang . Contoh Perhitungan Skor PREDIK AT No Komponen Bobot Rata.

QUALITY IS EVERYBODY’S BUSINESS .