You are on page 1of 9

KASUS DRK

Kelompok 3

Register : 01014680 . PB Sudirman VIII 4. Alamat : Jl. Hubungan : Istri dari klien 6. U m u r : 53 Tahun 2. No. Diagnosa Medis : CVA Haemoragik 8. Agama : Islam No. N a m a : Tn.46 7. N a m a : Ny. U m u r : 47 Tahun 3. PB Sudirman VIII No. Alamat : Jl.Pengkajian Identitas Klien Identitas Wali 1. Jenis Kelamin : Laki-laki 3.46 5. Ch 1. Hb 2. Pekerjaan : Swasta 4.

tidak terpasang mayo dan lidah tidak turun. FiO2 70%. Ranitidin /12 jam. RR 38x/menit. Kemudian dari RS X klien dirujuk ke IGD RSU Y pukul 13. Klien datang di IGD RS Y dalam keadaan tidak sadar dengan GCS E1M2V1. 3. Saat pengkajian di ICU pukul 10. Riwayat Kesehatan 1. Keluhan utama Penurunan Kesadaran 2. Terdapat retraksi otot interkosta dengan RR 38 x/menit dan terdengar ronkhi basah di basal paru kanan.5⁰C. Kemudian klien dirujuk ke ruang ICU untuk mendapatkan perawatan intensif dengan ventilator. 4. VT 487. Riwayat penyakit dahulu Klien mempunyai riwayat hipertensi kurang dari satu tahun yang lalu. Suhu : 38. Sebelumnya tidak ada keluhan nyeri kepala. reflek cahaya +/-. Heart rate 160x/menit. Vital Sign : TD 140/90 mmHg. Alinamin F/12 jam. ± 2 jam yang lalu pasien tiba-tiba tidak sadar. dan SaO2 100%. Riwayat Penyakit Keluarga . tidak bisa dibangunkan saat tidur dalam kondisi ngorok. tidak ada muntah dan tidak ada kejang sebelumnya. Di ICU klien sudah mendapatkan Brainact /12 jam.00 WIB. CRT < 3 detik. dan infuse RL 20 tpm.00 WIB. Ada akumulasi sekret di mulut dan di selang ET. Keluarga membawa pasien ke Rumah Sakit Kasih Ibu pukul 00. Riwayat penyakit sekarang 2 hari sebelumnya pasien demam.15 WIB. PEEP + 5. terpasang Ventilator dengan mode SIM V. didapatkan klien soporokoma dengan GCS E1M2VET. Kondisi pupil keduanya miosis. kemudian dibawa berobat ke dokter umum dan dikatakan ISK.

terpasang Ventilator dengan mode SIM V. Exposure Tidak ada luka di bagian tubuh klien dari kepala sampai kaki. pupil miosis. GCS : E1M2VET. tidak menggunakan otot bantu pernapasan. ada akumulasi sekret di mulut dan selang ET. 5. tidak terdapat nafas cuping hidung. PEEP + 5. Breathing RR : 38 kali/menit. suhu 38. Circulation TD 140/90 mmHg. 3. FiO2 70%. konjungtiva anemis. VT 487. Disability Kesadaran : soporokoma. lidah tidak jatuh ke dalam dan tidak terpasang OPA. capillary refill < 3 detik. 2. HR 160x/menit. ada suara ronkhi basah di basal paru kanan dan tidak terdapat wheezing. Airway Pada jalan napas terpasang ET. 4. SaO2 100%. terdapat retraksi otot interkosta. Pengkajian Primer 1.5 ⁰C . reaksi pupil +/-. bibir pucat.

konjungtiva anemis. sclera tidak ikterik. Auskultasi : Bunyi jantung I-II normal. tidak ada jejas. Paru-paru bersih. tidak ada penggunaan otot bantu napas. Pengkajian Sekunder Pemeriksaan Fisik Kepala Thoraks Bentuk Mesochepal. Telinga tidak ada bunyi jantung tambahan Kedua telinga simetris. Tidak terdapat pembesaran kelenjar limfe terdapat suara tambahan ronkhi basah dan tiroid. dan tidak ada serumen Inspkesi : Paru kanan dan kiri simetris. reflek pupil +/-. tidak ada oedem Inspkesi : Ictus Cordis tak tampak Mata Palpasi : Ictus Cordis tak teraba Mata simetris kanan dan kiri. di basal paru kanan . tidak ada luka dan 1. terpasang ET Perkusi : Sonor seluruh lapang paru Leher Auskultasi : Suara dasar vesikuler. tidak ada napas cuping 38x/menit hidung Palpasi : Tidak dikaji Mulut Bibir pucat dan kotor. Hidung terdapat retraksi interkosta. tidak ada Terpasang NGT warna keruh. kedua pupil Perkusi : Pekak miosis. 2. Jantung jejas. RR secret di hidung. rambut hitam. tidak terjadi kaku kuduk.

kekuatan otot 1/1 /1/1 Genitalia Bentuk penis normal. tidak ada jejas . tidak ada oedem.Abdomen Inspeksi : Datar Auskultasi : Bising Usus 13x/menit Perkusi : Timpani Palpasi : Tidak terjadi distensi abdomen Ekstremitas Tidak ada jejas. skrotum bentuk dan ukuran normal.

 Na 132 mmol/L.  albumin 3.  Ht 38%.48 jt/mmk.  FiO2 40%.1 mg/dL.  ureum 319 mg/dL.3%.  pO2 189. .  gula sewaktu 482 mg/dL.8 mmHg.Pemeriksaan Penunjang  Hb 12.  K 7 mmol/L.  Eritrosit 4.  trombosit 37ribu/mmk.  pCO2 30 mmHg.

Hasil EKG Kesan : Ada gambaran ST depresi inferior Hasil Rontgen Kesan : Hasil Rontgen tanggal 23 Juni 2010 : Cor dan pulmo dalam batas normal. Tidak ada . pulmo tidak menunjukkan adanya infiltrate Pemeriksaan fundoskopi Kesan : Tidak ada Lain-lain.