You are on page 1of 22

KINGDOM ANIMALIA

FILUM : PORIFERA DAN ARCHAEOCYATA

Oleh:

Hita Pandita

Program Studi: Teknik Geologi (S-1)

Sekolah Tinggi Teknologi Nasional


Yogyakarta
KINGDOM ANIMALIA

Merupakan kelompok organisme yang sangat besar. Disusun


oleh banyak sel.

Dikelompokkan menjadi 3 kelompok, yaitu: Parazoa, Eumetazoa,


dan Metazoa.
Juga terbagi dalam 13 filum.
KELOMPOK: PARAZOA

Merupakan organisme yang mempunyai organ tubuh lunak yang berubah


keras ketika mati. Tersusun lebih dari satu sel yang mempunyai fungsi
sendiri-sendiri.
Terdiri atas dua filum: Porifera dan Archaeocyatha.
FILUM: PORIFERA

Merupakan organisme yang bentuk tubuhnya berpori-pori (ostia). Pori-


pori tersebut berfungsi untuk menyerap makanan dan bernapas.

Tubuhnya juga disusun oleh rangka yang disebut spicula. Atas dasar
bentuk dan jumlah sumbunya terbagi menjadi empat: Monaxon,
Tetraxon, Hexaxon, dan Polyaxon.

Bentuk arsitektur tubuhnya dipengaruhi oleh sistem kanal, terdiri tiga


macam, yaitu: asconoid, syconoid dan leuconoid.
Susunan Tubuh
Spicula

Monaxon

Polyaxon

Tetraxon

Hexaxon
Spicula
Bentuk-bentuk Tubuh
Klasifikasi

Klasifikasi Porifera didasarkan atas bentuk dan material penyusun


spiculanya. Terdapat empat klas, yaitu: Calcarea, Hexatinellida,
Demospongia dan Sclerospongia.
Klas: Demospongea
Mempunyai dan tidak mempunyai spicula dengan material silika. Hubungan
antara spicula membentuk sudut 60O dan 120O. Fosil yang ditemukan
biasanya disebut dengan sponga tanduk.

Terdiri atas dua ordo: Lithistida dan Hadromerida.

Fosil yang pernah diketemukan: Aulocopium (Ordovisium-Silur)

Aulocopium
Klas: Hexatinellida

Spicula berbentuk hexaxon, tersusun oleh asam silika.


Terdapat tiga ordo: Lyssakida, Dictyida, dan Lychniskida.
Fosil yang pernah diketemukan: Coeloptychium (Kapur Atas)
Klas: Calcarea (Calcispongea)

Spicula tersusun oleh calcareous berupa: kalsit,


aragonit dan sedikit magnesium karbonat.
Tipe saluran: asconoid, syconoid, dan leuconoid.
Hidup di laut dangkal (neritik) sampai zona pasang
surut.
Terdiri atas dua ordo, yaitu: Pharetronida dan
Thalamida.
Fosil yang pernah diketemukan: Enaulofungia (Yura-
Kapur) dan Polytholosia (Trias).
Enaulofungia
Klas: Sclerospongea

Spiculanya berbentuk seperti pin (jarum).


Kanal berbentuk bintang sehingga disebut astrorhizae.
Terdiri atas empat ordo, yaitu: Ceratoporellida,
Tabulospongida, Chaetetida, dan Muranida.
Fosil yang pernah diketemukan: Acanthochaetetes
(Kapur-Resen).
FILUM: ARCHAEOCYATA

Merupakan bentuk peralihan antara Porifera dengan Coelenterata.


Berbentuk kerucut dengan dinding ganda. Terdapat septa diantara
dinding dalam dan luar disebut parietes.
Terdapat dua klas, yaitu: Reguler dan Irreguler
Susunan Tubuh

Septa
Gap/intervalum

Central Cavity/Rongga inti


external Wall

Internal Wall

Pori-pori Rhizoid
Bentuk-bentuk Tubuh
Fosil-fosil Porifera yang telah
terekam dalam kurun waktu geologi
KELOMPOK
EUMETAZOA/METAZOA

Merupakan organisme yang tersusun oleh tubuh lunak dan


kerangka.
Terdapat 2 sub kelompok, yaitu: Invertebrata dan Vertebrata.
SUBKELOMPOK:
INVERTEBRATA

Merupakan organisme yang susunan tubuhnya belum mempunyai


tulang belakang.
Tubuh disusun oleh bagian yang lunak dan kerangka keras.
Terdapat 3 superfilum, yaitu: Coelenterata, Protostomia dan
Deuterostomia.
Ketiga superfilum tersebut terbagi dalam 11 filum, yaitu:
1. Cnidaria
2. Mollusca
3. Aschelminthes
4. Annelida
5. Arthropoda
6. Phoronida
7. Bryozoa
8. Brachiopoda
9. Conodontophorida
10.Echinodermata
11.Branchiotremata