You are on page 1of 8

ANSIETAS

YELISNAWATI HARWANTO
821415069
B S1 FARMASI 2015
PENGERTIAN

Ansietas adalah perasaan was-was, khawatir,atau tidak nyaman


seakan-akan akan terjadi sesuatu yang dirasakan sebagai
ancaman Ansietas berbeda dengan rasa takut. Takut
merupakan penilaian intelektual terhadap ssuatu yang
berbahaya, sedangkan ansietas adalah respon emosional
terhadap penilaian tersebut (Keliat, 2012).
TINGKAT ANSIETAS
ETIOLOGI
ETIOLOGI

FAKTOR FAKTOR
PRESIPITASI PREDISPOSISI

Stressor predisposisi adalah


semua ketegangan dalam
kehidupan yang yang dapat
Ancaman Ancaman
menimbulkan kecemasan
terhadap harga terhadap
(Suliswati,2005)
diri intregitas fisik
TANDA DAN GEJALA
 Palpitasi, jantung berdebar, atau akselerasi frekuensi jantung
 Berkeringat
 Gemetar atau menggigil
 Perasaan sesak napas dan tercekik
 Perasaan tersedak
 Nyeri atau ketidak nyamanan dada
 Mual atau distres abdomen
 Merasa pusing, limbung, vertigo, atau pingsan
 Derealisasi (Perasaan tidak realistis) atau depersonalisasi (terpisah dari
diri sendiri)
 Takut kehilangan kendali atau menjadi gila
 Takut mati
Faktor-Faktor yang Memengaruhi
Kecemasan
Menurut Direktorat Kesehatan Jiwa Depkes RI (1994),
faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan antara lain
sebagai berikut
 Perkembangan Kepribadian
 Tingkat Maturasi
 Tingkat Pengetahuan
 Karakteristik Stimulus
Penatalaksanaan
Menurut Hawari (2008) penatalaksanaan ansietas pada tahap
pencegahan dan terapi memerlukan suatu metode pendekatan
yang bersifat holistik, yaitu mencakup fisik ( somatik ) ,
psikologik atau psikiatrik, psikososial dan psikoreligius.
Selengkapnya seperti pada uraian berikut :
 Upaya meningkatkan kekebalan terhadap stress
 Terapi psikofarmaka
 Terapi somatik
 Psikoterapi
 Napas dalam
Terima kasih