You are on page 1of 27

Bab 1 Hakikat Belajar dan Pembelajaran

Disusun Oleh: Kelompok 1
Artha lumbantoruan (RSA1C316006)
Sofia Christine Samosir (RSA1C316011)
Zuhra Apriyani (RSA1C316017)

Dosen Pengampu:
Dr. Drs.Firman, M.Si
Dian Pertiwi Rasmi, S.pd., M.pd

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2017

A. Pengertian Belajar
Belajar
Adalah modifikasi atau memperteguh kelakuan melalui pengalaman (Learning is defined as
modification or strengthening of behavior through experiencing).

Merupakan suatu proses, sesuatu kegiatan dan bukan suatu hasil atau tujuan

Bukan hanya mengingat akan tetapi lebih luas dari pada itu yakni memahami

Hasil belajar bukan suatu hasil latihan melainkan perubahan kelakuan

William Burton mengemukakan bahwa; “a good learning
situation consist of a rich and varied series of learning experience
unified around a vigorous purpose and carried on in interaction with a
rich, varied and provocative environment”.

Perubahan Tingkah Laku Sebagai Bukti/Indikator Belajar 1. yaitu: Unsur Objektif Unsur Subjektif (terlihat) (tidak terlihat) unsur motorik dan unsur jasmani unsur rohani . Unsur-Unsur Perubahan Tingkah laku Tingkah laku memiliki unsur-unsur.

Apresiasi 6. yaitu : 1 . Keterampilan 5 . Kebiasaan 4. Aspek-Aspek Perubahan Tingkah laku Dari hasil belajar tingkah laku memiliki aspek-aspek.2. Sikap . Pemahaman 3 . Budi Pekerti 10 . Hubungan Sosial 8 . Jasmani 9 . Pengetahuan 2 . Emosional 7 .

. Tingkah laku dimotivasi. 4 . Lingkungan menyediakan kesempatan untuk bertingkah laku tertentu. 5. Tingkah laku dipengaruhi oleh proses-proses dalam organisme. 2. 6. Tingkah laku ditentukan oleh kapasitas dalam diri organisme manusia. Tujuan yang disadari oleh seseorang mempengaruhi tingkah lakunya dalam upaya- nya mencapai tujuan tersebut. dan mem- batasi tingkah laku seseorang. yaitu : 1. Tingkah laku yang bermotivasi adalah tingkah laku yang sedang terarah pada tujuan. Prinsip-prinsip Perubahan tingkah laku Ada sejumlah unsur yang menjadi ciri setiap perubahan tingkah laku.3. 3.

Pengertian Belajar Menurut Beberapa Aliran Psikologi Teori Psikologis Klasik Teori Teori Psikologi Belajar Psikologis Behavioris Daya tik Teori Ilmu Jiwa Asosiasi .B.

Maka. hakikat belajar adalah all learning is a process of developing or training of mind. Latihan keingginan. Subtansi Mengembangkan kekuatan menciptakan. ingatan. tujuan pendidikan adalah Self-development atau Self-cultivation/Self-realization . pendidikan adalah suatu proses dari dalam (inner development). dan pikiran Sensasi Dengan kata lain. Teori Psikologi Klasik Menurut teori ini.

dan sebagainya. berfikir. karena mengutamakan pembentukan daya-daya. mengingat. maka secara tidak langsung akan mempengaruhi daya-daya lainnya dan seseorang dapat melakukan transfer of learning terhadap situasi. jiwa manusia terdiri dari berbagai daya. merasakan. . Apabila suatu daya telah dilatih. Teori ini bersifat formal. Teori Psikologi Daya Menurut teori ini.

Pengalaman Membentuk Berasosiasi mental Dalam pengajaran. Teori ini bersifat materialistis. belajar adalah memperoleh pengetahuan melalui alat indera yang disampaikan dalam bentuk perangsang dari luar. teori dan (kesadaran ini sangat mempengaruhi dengan pengetahunan Manusia) metode “Formal Step”. Teori Psikologi Jiwa Asosiasi Menurut teori ini. dengan faktor ingatan sangat menonjol. Ingatan akan Ingatan akan menggunakan hukum asosiasi lebih lama hilang reproduksi.Karena cara belajaran yang baik ialah dengan jalan memperbanyak hafalan. Latihan dan Tidak latihan dan ulangan tidak ulangan .

tentang Konsepsi behaviorisme besar pengaruhnya terhadap masalah belajar yaitu : Kelakuan Manusia Latihan- latihan Kebiasaan- Stimulus dan Kebiasaan Respon dalam belajar .Teori Psikologi Bahavioristik Natural Science melihat semua realita Behaviorisme sebagai gerakan-gerakan (movement). dan pandangan ini mempengaruhi timbulnya Behaviorisme.

Menurut Pandangan Psikologi Teori Belajar Behavioristik Teori Belajar Teori Belajar Kognitif Kontruktivistik Teori Belajar Humanistik .

diinginkan dapat menjadi kebiasaan.Teori Belajar Behavioristik Teori Belajar Kognitif Teori ini berorientasi pada hasil Dalam teori ini ilmu pengetahuaan yang dapat diukur dan diamati. dibangun dalam diri seorang individu Pengulangan dan pelatihan untuk siswa melalui proses interaksi yang berkesinam- digunakan supaya perilaku yang bungan dengan lingkungan. (mengorganisasi pengalamannya) . tetapi Guru intruksi singkat yang Bukan pada hasil. Guru Evaluasi Tidak banyak memberikan ceramah. diikuti contoh baik Bukan sebagai tetapi pada yang dilakukan sumber utama kesuksesan siswa sendiri maupun dalam belajar dalam belajar melalui simulasi .

. Siswa Guru Siswa Mampu mencari masalah. Teori Belajar Humanistik Teori Belajar Konstruktivistik Teori belajar ini dibentuk untuk Menurut teori ini permasalahan memahami perilaku belajar dari sudut pandang muncul dari pengetahuan yang direkons- perilakunya bukan dari sudut pandang truksi sendiri oleh siswa. dan membuat konsepnya bagi siswa memaknai proses sendiri . Melalui kemampua n berpikir pengalaman dan tantangan yang dihadapinya . belajarnya sendiri. menyusun Sebagai pelaku pengetahuan. menyelesaikan Sebagai fasilisator utama yang masalah. pengamatnya.

Gagne Menurut Edwin Guthrie C. Teori Menurut Gestaet Belajar Menurut Menurut Clark Hull Field Menurut Menurut Aliran Thorndike Ilmu Jiwa Asosiasi .Menurut Para Ahli Menurut Gestalt Menurut Menurut Skinner R.

yaitu : Prinsip-prinsip Teori Belajar Peraturan dan Pengalaman Prinsip-prinsip belajar menurut penyediaan yang relevan lingkungan Gestalt. Belajar berkat insght dalam situasi Insight lain 4 . Belajar berdasarkan keseluruhan kemampuan untuk 2 . Anak yang belajar merupakan dasar menghadapi keseluruhan seseorang persoalan 3 . Menurut Gestalt Belajar adalah proses pengembangan insight. Belajar berdasarkan pengalaman . yaitu : Dapat digunakan 1 . Ciri-Ciri Teori Belajar Ciri-ciri teori belajar menurut Gestalt. Insight adalah pembentukan tingkah laku.

Menurut Robert Gagne Kerampilan motoris (motor Skill) Informasi Verbal Kemampuan Intelektual Strategi Sesuatu yang dipelajari Kognitif oleh manusia dapat dibagi menjadi 5 kategori ( The Demainds of Learning) yaitu : Sikap .

Menurut Gestaet Bergantung Jiwa manusia adalah Kemampuan dasar suatu keseluruhan yang Untuk Bergantung berstruktur. Belajarnya Timbul dapat apabila diulangi belajar diatur Adalah hal yang dicari . Belajar pengetahuan menurut Gestaet yang menghadapi masa lalu situasi baru yang relevan terpenting adalah penyesuaian yaitu mendapat respons / tanggapan yang Insight tepat dan mengerti/ memperoleh insight.

Menurut Field Belajar dimulai dari keseluruhan Memberi Makna Bagian-bagian dilihat dalam hubungan fungsional dengan keseluruhan itu menjadi bagian- Bagian-bagian bagian yang lebih kecil / kesatuan yang lebih kecil. .

implus untuk bertindak Ahli-ahli jiwa daya mengemukakan bahwa jiwa manusia mempunyai daya-daya. Misalnya : mengenal. fantasi. sehingga terjadinya conditioning. dan sebagainya. Pavlov) Belajar adalah asosiasi Kondisi tingkah laku merupakan (Connecting) antara syarat munculnya refleks bersyarat panca indera dengan . Menurut Aliran Ilmu Jiwa Asosisasi Teori Konektionisme Teori Contitioning ( dari Thorndike) (dari Ivan P. berfikir. mengingat. .

yaitu : Stimulus Respons Hukum Efek Merangsang Reaksi yang terjadinya muncul pada kegiatan kegiatan Hukum Hukum belajar Kesiapan Latihan belajar . Menurut Thorndike Belajar adalah proses interaksi antara stimulus dan respons. Hukum Belajar yang Utama.

yaitu : Stimulus Respons Proses Belajar. yaitu : Mengunakan Teori Evolusi Charles Stimulus Respons Darwin. untuk mengubah tingkah laku seseorang. . walaupun Dengan mempercayai respons yang muncul dapat Hukuman (punishment) berbagai macam. Hull mengatakan stimulus dalam belajar dikaitkan dengan kebutuhan biologis. Proses Belajar.Menurut Clark Hull Menurut Edwin Guthrie Teori Kontiguiti ( gabungan stimulus-stimulus yang disertai suatu gerakan.

yaitu : Stimulus- stimulus mempengaruhi Respon berinteraksi Perubahan tingkah laku .Menurut Skinner Proses terjadinya belajar.

Ciri-Ciri Belajar Menurut Suardi mengemukakan bahwa beberapa ciri-ciri dan konsep belajar antara lain sebagai berikut : Perubahan Perubahan Belajar adalah Belajar terjadi yang yang terjadi Perubahan perbuatan melalui Belajar adalah berlangsung bersifat yang bersifat yang sudah pengalaman proses dari yang menyeluruh Fungsional terjadinya yang bersifat interaksi sederhana dan prioritas individual kearah yang terintegrasi lebih komfleks .D.

yang didik dengan pengetahuan berisi serangkaian pendidik dan profesionalyang peristiwa yang sumber belajar dimiliki guru untuk mempengaruhi proses pada suatu mencapai tujuan belajar siswa yang lingkungan belajar kurikulum bersifat internal . Belajar.23 Roehler (1989) Briggs(1979) Tahun 2003 Tentang SISDIKNAS Pembelajaran adalah Pembelajaran adalah suatu sistem yang Pembelajaran suatu usaha yang bertujuan untuk adalah proses sengaja melibatkan membantu proses interaksi peserta dan menggunakan belajar siswa. mengajar. Menurut kamus bahasa Indonesia. dan pembelajaran terjadi bersama-sama. Pengertian Pembelajaran Istilah Pembelajaran berhubungan erat dengan pengertian belajar dan mengajar. pembelajaran adalah proses / cara menjadikan orang belajar Menurut Duffy dan Menurut Gagne dan Menurut UU No.E.

proses membuat siswa belajar maupun isinya Tujuan harus ditetapkan terlebih dahulu sebelum proses dilaksanakan .F. waktu. Pembelajaran harus baik isinya. Ciri-Ciri Pembelajaran Merupakan upaya sadar dan disengaja Pelaksanaannya terkendali.

Unsur-Unsur Belajar dan Pembelajaran Kondisi subyek Suasana Motivasi dan Alat bantu yang belajar Bahan belajar belajar dan belajar dan dan upaya upaya dan upaya upaya upaya penyiapan memotivasi penyediaannya pengemban penyediaannya serta gannya pengeluhannya . G.

. . . . . . Thanks For Your Attention . .