You are on page 1of 19

Aris Hendaryanto, S.T., M.Eng.

Program Studi D3 Teknik Mesin SV-UGM

Manufacturing  The word manufacture is derived from Latin: “manus” and “factus” => to make by hand (hand made)  Manufacturing is the industrial activity that changes the form of raw materials to create products. .

History of Manufacturing 1. Human’s discovery and invention of materials and processes to make things. Development of the systems of production. 2. .

 Aspek ekonomis: Proses perubahan dari raw material menjadi barang yang memiliki nilai lebih. melalui proses pengerjaan dan/atau perakitan. sifat dan/atau penampilan dari bahan baku (raw material) untuk membuat komponen atau produk. .Manufacturing Dalam konteks modern manufacturing.  Aspek teknologi: Proses perlakuan secara fisik dan/atau kimia untuk mengubah bentuk. Proses manufaktur juga mencakup perakitan (assembly) dari beberapa komponen menjadi produk. istilah manufaktur dapat didefinisikan menurut aspek teknologi dan aspek ekonomis.

Manufacturing .

Manufacturing Process .

Klasifikasi Proses Manufaktur .

. gaya mekanis atau kombinasi keduanya untuk mengubah bentuk material.Shaping Processes  Memanfaatkan panas.

.Solidification processes  Raw material dipanaskan hingga menjadi cair kemudian didinginkan dan menjadi padat kembali di dalam cetakan sehingga diperoleh bentuk sesuai bentuk rongga cetakan.

Particulate Processing  Raw material yang berupa serbuk (metal. ceramic) dibentuk dan dipanaskan menjadi bentuk yang diinginkan. .

Untuk itu diperlukan gaya pembentukan yang akan mengubah bentuk benda kerja secara permanen. .Deformation Processes  Prinsip dasar pembentukan logam adalah melakukan perubahan bentuk pada benda kerja sehingga terjadi deformasi plastis. Dalam proses pembentukan logam ini diperlukan perkakas yang fungsinya memberikan gaya terhadap benda kerja serta mengarahkan pembentukannya.

sekrap. gerinda mengubah bentuk benda kerja dengan cara membuang sebagian logam (bagian yang tidak diinginkan) dalam bentuk geram (chips).  Gerakan relatif antara pahat potong terhadap benda kerja akan menimbulkan gaya potong yang menghasilkan geram.Material Removal  Proses pemesinan logam. misalnya bubut. . frais.

Pembentukan e.Alternatif Pembuatan Komponen a. Pengecoran d. Pembentukan . Penyambungan c. Pemesinan b.

so as to obtain a finished product of the desired size.Machining  Machining is the removal of the unwanted material (machining allowance) from the workpiece. shape. and surface quality. .

 Kelompok dasar:  Proses pemotongan dengan mesin las  Proses pemotongan dengan mesin pres  Proses pemotongan dengan mesin perkakas  Proses pemotongan non-konvensional .Proses Pemotongan Logam  Proses yang digunakan untuk mengubah bentuk suatu produk dari logam (komponen mesin) dengan cara memotong.

Klasifikasi proses pemesinan menurut jenis gerakan relatif pahat terhadap benda kerja .

Klasifikasi proses pemesinan menurut jenis gerakan relatif pahat terhadap benda kerja .

Proses Pemesinan .

Proses Pemesinan .