You are on page 1of 9

Desi Megafini 1010211136

NEFROPATI IGA
Nefropati IgA

Definisi: bentuk dr glomerulus primer ditandai


dgn deposit IgA pd glomerulus
(nefropati IgA, nefropati mesangial, penyakit
berger)
Epidemiologi: anak dan dws muda,
pria>wanita, kulit putih> kulit hitam
Etiologi: idiopatik
Faktor resiko:
 Genetik
 Sirosis hati
 HIV
 Antigen virus: parainfluenza, respiratory
syncytial virus
 Antigen bakteri: stafilokok aureus,
pneumokok, streptokok salivarius
Patogenesis
Histopatologi:
 Electron dense deposit, pd daerah
mesangium dan kapiler glomerulus
(subendotelium, subepitelium/ keduanya)
 Proliferasi sel mesangial

Gambaran klinik:
 Hematuria
 Proteinuria
 Hipertensi berat disertai gagal ginjal
Diagnosis
Anamnesis
 Keluhan infeksi sal. Nafas atas (faringitis atau
tonsilitis) sebelum episode hematuria, periode laten
< 7 hari
 Episode hematuria rekuren dan hilang setelah
beberapa hari (1 minggu)
Px. Fisik:
 Hipertensi
Px. Lab:
 Faal ginjal
 Sedimen urin
 MO
Uji saring pencitraan: USG
Diagnosis nefropati
Px. Imunodiagnostik
 Glomeruli menunjukan proliferasi difus sel2
mesangial
 Deposit granuler IgA dan C3 dari semua
glomeruli, yg juga ditemukan di dinding
kapiler daerah perbatasan dermal dan
epidermal
 Elektron dense deposit pd subendotelium
dan matrik mesangial
 CICX yg mengandung IgA
Penatalaksanaan
 Antibiotik bila infeksi bakteri
 Tonsilektomi
 Asupan natrium kromoglikat
 Penurunana pembentukan IgA dengan fenitoina
 Imuno complex mediated renal injury:
kortikosteroid dan siklosporin
 Anti protenirua: pengambat ACE dan antagonis
kalsium, serta pembatasan asupan protein
hewani
 Hipertensi: sama
 Kelainan hemoreologi: antikoagulan,
dipyridamol(obat antiplatelet), omega 3
Prognosis

Hematuria:
 Anak  baik, faal ginjal normal & hipertensi
mudah dikendalikan
 Dewasa buruk, 5-10%, gagal ginjal
Nefropati IgA  buruk, bila ada sindrom
nefrotik dan hipertensi
Nefropati IgA  dgn gagal ginjal kronik, harus
menjalani program dialisis dan transplantasi
ginjal