You are on page 1of 72

BAKTERI

Tujuan Pembelajaran
1. Setelah mengalami proses pembelajaran siswa mampu menjelaskan
pengertian bakteri
2. Setelah mengalami proses pembelajaran siswa mampu menyebutkan
ciri-ciri bakteri
3. Setelah mengalami proses pembelajaran siswa mampu menjelaskan
struktur sel bakteri
4. Setelah mengalami proses pembelajaran siswa mampu menjelaskan
cara hidup bakteri
5. Setelah mengalami proses pembelajaran siswa mampu menjelaskan
reproduksi bakteri

Cara hidup bakteri 4. Reproduksi bakteri . Ciri-ciri bakteri gram positif dengan bakteri gram negatif 5. Pengertian bakteri 2. Ciri-ciri bakteri 3. Materi Pokok : 1.

Ilmu yang mempelajari bakteri disebut dengan nama bakteriologi. Istilah bacteria baru diperkenalkan pada tahun 1828 oleh . Apakah Bakteri Itu ??? Bakteri berasal dari bahasa Yunani bakterion yang berarti batang kecil. Bakteri merupakan organisme uniseluler. tidak memiliki membran inti sel (prokariotik).

Antony Van Leeuwenhoek (1632- 1723) Antony van Leeuwenhoek berhasil menemukan bakteri untuk pertama kalinya pada tahun 1674 .

Ciri Umum Bakteri • Uniseluler (bersel tunggal). serta ada yang bersimbiosis.5-5 μm • Hidup secara soliter (sendiri-sendiri) atau berkoloni (berkelompok). prokariotik (tidak mempunyai membran inti/ membran) • Ukurannya sangat kecil. dan saprofit • Berkembang biak secara vegetatif dan generatif • Hidupnya kosmopolit (dapat hidup dan ditemukan dimana saja) . parasit. biasanya hanya berukuran 0.

Bentuk Bakteri Bulat (coccus) Batang (bacillus) Spiral (spirillum) Monokokus Monobasilus Spirillum Diplokokus Diplobasilus Vibrio Sarcina Streptobasilus Spiroseta Streptokokus Kokobasilus Stafilokokus .

Bakteri .

Kapsul atau Lapisan lendir • Kapsul umumnya dimiliki oleh bakteri parasit • Lapisan lendir umumnya dimiliki oleh bakteri saproba • Berfungsi : Sebagai pelindung. membantu pelekatan dengan sel bakteri lain Dinding sel • Tersusun dari peptidoglikan • Mempertahankan bentuk sel Membran Plasma • Bersifat selektif permeable • Membungkus sitoplasma . menjaga sel agar tidak kekeringan.

DNA. protein. enzim. • Sebagai tempat terjadi reaksi- reaksi metabolisme sel . dan ribosom. menerima DNA saat konjugasi Sitoplasma • Cairan yang mengandung molekul organik (lemak. membentuk dinding sel baru saat terjadi pembelahan sel. garam-garam mineral. karbohidrat.Mesosom • Penonjolan membran plasma ke arah dalam sitoplasma • Sebagai penghasil energi.

DNA (deoxyribonucleic acid) • Materi genetik yang sebagian besar menentukan sifat-sifat metabolisme bakteri (DNA Kromosom) • Menentukan sifat patogen. dan sifat kekebalan terhadap suatu antibiotik (DNA nonkromosom / Plasmid) Plasmid • Materi genetik yang berukuran lebih kecil daripada DNA kromosom serta berbentuk sirkuler yang dapat bereplikasi . sifat fertilitas (kemampuan bereproduksi secara seksual).

Ribosom • Organel-organel kecil yang tersebar di dalam sitoplasma berjumlah ribuan dalam satu sel • Berfungsi dalam sintesis protein • Mengandung protein dan asam ribonukleat (RNA) Nukleoid • Nukleoid bakteri tidak terbungkus oleh membran (selaput) inti sel dan tidak memiliki nukleous (anak inti)  .

Melekatkan diri dengan sel bakteri lainnya .Phili/Pilus atau Fimbria • Pilus (Latin. Membantu bakteri menempel pada suatu media tempat hidupnya 2. pili = rambut) atau fimbria (fimbria = daerah pinggir) • Fungsi pilus atau Fimbria : 1.

Flagellum / Flagella Atrik Monotrik Lofotrik Amfitrik Peritrik .

PERBEDAAN CIRI SEL BAKTERI GRAM POSITIF DAN SEL BAKTERI GRAM NEGATIF Lipopolisakarida Porin .

PERBEDAAN STRUKTUR DINDING SEL PADA SEL BAKTERI GRAM POSITIF DAN SEL BAKTERI GRAM NEGATIF .

Cara Hidup Bakteri Berdasarkan cara memperoleh makanannya: Fotoautotrof Bakteri Autotrof Kemoautotrof Saproba Bakteri Heterotrof Parasit Saproba Beggiatoa alba Parasit Mycobacterium tuberculosis Simbiosis Mutualisme Bakteri Simbiosis Mutualisme Escherichia coli .

.

sehingga bakteri dapat hidup dalam lingkungan yang ekstrim Terminal Subterminal Central Clostridium tetani . Endospora Bakteri Endospora dibentuk apabila bakteri dalam keadaan kurang menguntungkan.

sitoplasma terbelah oleh tumbuhnya 2 sekat akan diikuti oleh dinding melintang sitoplasma terbelah oleh terpisahnya 3 kedua sel anak yang identik. .Reproduksi Aseksual 3 Fase Pembelahan Biner : sitoplasma terbelah oleh sekat yang 1 tumbuh tegak lurus.

Proses konjugasi dalam reproduksi bakteri pertama kali dikemukakan pada tahun 1946 oleh Lederberg dan Tatum. . Reproduksi Seksual 1 Konjugasi 1 Konjugasi adalah pemindahan materi gen dari suatu sel bakteri ke sel bakteri lain secara langsung melalui jembatan konjugasi. Bakteri yang melakukan konjugasi contohnya E. coli.

Reproduksi Seksual
2 Transduksi
2

Transduksi adalah perpindahan materi genetik dari satu bakteri ke bakteri lain
dengan bantuan bakteriofag atau virus menginfeksi bakteri. Proses transduksi
dalam reproduksi bakteri pertama kali dikemukakan pada tahun 1952 oleh

Reproduksi Seksual
3 Transformasi
3
Transformasi adalah proses
perpindahan sedikit materi
genetik (DNA) atau bahkan
hanya 1 gen saja dari satu
bakteri ke bakteri lainnya.
Perpindahan ini meliputi proses
fisiologis yang kompleks melalui
lisis secara alamiah maupun
kimiawi. Proses transformasi
dalam reproduksi bakteri
pertama kali dikemukakan pada
tahun 1928 oleh Frederick
Griffith.

TUGAS MANDIRI
1. Jelaskan ciri-ciri dari bakteri!
2. Lengkapilah bagian-bagian bakteri di bawah ini!
 
 
 
 
 

 

3. Jelaskan 3 bentuk dasar bakteri serta berikan contoh bakteri dari masing-masing bentuk
tersebut!
4. Jelaskan secara singkat reproduksi bakteri secara:
a. Aseksual
b. Seksual
5. Jelaskan perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria!

Kebutuhannya akan oksigen 6. TUGAS (DIKUMPUL SENIN DEPAN) 1. Bagaimana perbedaan bakteri Gram Positif dengan bakteri Gram Negatif! 5. Jelaskan 3 bentuk dasar bakteri. Jelaskan ciri-ciri dari bakteri! 2. Jelaskan mengenai cara hidup bakteri bedasarkan: a. Lengkapilah bagian-bagian bakteri di bawah ini! Serta jelaskan fungsinya secara singkat 3. Cara memperoleh makanannya b. Bagaimana cara bakteri bertahan hidup pada lingkungan yang buruk! . berikan contoh bakteri dari masing-masing bentuk! 4.

Jelaskan perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria! 9. Jelaskan 3 kelompok Archaebacteria serta berikan masing-masing contoh bakterinya! 10.7. Seksual 8. Jelaskan secara singkat reproduksi bakteri secara: a. Aseksual b. Jelaskan 5 kelompok Eubacteria serta berikan masing-masing contoh bakterinya! .

.

Archaebacteria & Eubacteria .

Tujuan Pembelajaran 1. Setelah mengalami proses pembelajaran siswa mampu menjelaskan 3 kelompok Archaebacteria 3. Setelah mengalami proses pembelajaran siswa mampu menjelaskan perbedaan Archaebacteria dengan Eubacteria 2. Setelah mengalami proses pembelajaran siswa mampu menjelaskan 5 kelompok Erchaebacteria .

danau garam. atau rawa-rawa Termofil Sumber air panas Danau garam Rawa-Rawa . Archaebacteria Kelompok Archaebacteria disebut juga kelompok bakteri purba Methanogen Dinding sel tidak mengandung Peptidoglikan Halofil Kelompok ini mendiami habitat dengan kondisi yang ekstrem seperti sumber air panas.

Methanogen Methanogen Halofil Kelompok bakteri penghasil metana (CH4). Bakteri ini bersifat anaerob obligat Termofil Methanosarcina Habitat: lumpur dan rawa-rawa Menggunakan H2 untuk mereduksi CO2 menjadi Metana (CH4) Methanophyrus Candlerry Berfungsi sebagai dekomposer Dapat digunakan untuk membuat biogas .

Jika jumlah bakteri ini melimpah di suatu perairan. .Halofil Methanogen Ciri-ciri Archae kelompok ini adalah hidup pada habitat Halofil dengan salinitas tinggi Termofil Rhodopsin Habitat: air laut berkadar garam tinggi. maka perairan akan terlihat berwarna merah keunguan.

.

dapat hidup hingga suhu 105o C .Termofil atau Methanogen Termoasidofil Archae kelompok ini hanya dapat hidup pada lingkungan Halofil Ekstrem bersuhu tinggi yang ekstrem Termofil Ekstrem Sulfolobus Habitat: perairan bersuhu tinggi (60o – 80oC).

Eubacteria Bakteri Ungu Proteobacteri Proteobacteria a Eubacteria Kemoautotro f Proteobacteri a Kemoheterot rof Bakteri Gram Positif Cyanobacteria Spirochaeta Chlamydia .

rof Bakteri yang hidup di Bakteri yang hidup Bakteri yang hidup di endapan kolam. Kemoautotrof Rhizobium leguminosarum Kemoheterot E. colli Salmonella Sp. danau. makhluk hidup lain. . Proteobacteria Proteobacteri Proteobacter Bakteri Ungu a ia Chromatium Sp. bebas atau hidup dalam saluran dan lumpur bersimbiosis dengan pencernaan.

alga ini termasuk prokariotik.Bakteri Gram Positif Cyanobacteria Clostridium botulinum Anabaena Sp. . Kelompok bakteri ini beberapa Cyanobacteria dahulu dikenal dengan anggotanya dapat berfotosintesis nama ganggang hijau-biru dan sebagian lagi ada yang bersifat (blue- green algae) serta dimasukkan kemoheterotrof. belakangan diketahui bahwa kurang menguntungkan. Akan endospora ketika keadaan lingkungan tetapi. Dapat berbentuk dalam kelompok alga eukariotik.

Ada yang hidup inangnya. . bebas dan ada yang patogen. Spirochaeta Chlamydia Treponema pallidum Chlamydia trachomatis Bakteri ini memiliki bentuk sel heliks.25 mm. Energi Kelompok bakteri ini bersifat untuk beraktivitas diperoleh dari kemoheterotrof. Bakteri ini merupakan patogen memiliki panjang sampai 0. beberapa penyakit.

.

.

Peranan Bakteri & Cyanobacteria .

Tujuan Pembelajaran 1. Setelah mengalami proses pembelajaran siswa mampu menjelaskan peranan bakteri yang menguntungkan dalam kehidupan 2. Setelah mengalami proses pembelajaran siswa mampu menjelaskan cara menanggulangi bahaya bakteri 4. Setelah mengalami proses pembelajaran siswa mampu menjelaskan peranan bakteri yang merugikan dalam kehidupan 3. . etelah mengalami proses pembelajaran siswa mampu menjelaskan tentang Cyanobacteria.

Merugikan .Peranan Bakteri dalam Kehidupan Manusia Bakteri tersebar di seluruh permukaan Bumi. Peran Bakteri yang Bermanfaat Dengan pemahaman akan peran bakteri dan ide Peran Bakteri yang Merugikan Anda dalam pemanfaatannya. Baik Archaebacteria dan Eubacteria memiliki pengaruh bagi lingkungan maupun makhluk hidup di sekitarnya. Anda dapat menghasilkan sesuatu yang berguna bagi Cara Mengatasi Bakteri yang masyarakat.

menyuburkan tanah menyuburkan tanah Pseudomonas aeruginosa Nitrobacter Clostridium butyrium Memperbaiki kualitas Mengoksidasi nitrit tanah yang tercemar Mengolah limbah pabrik menjadi nitrat. menyuburkan tanah . membantu menyuburkan tanah. Peran Bakteri yang Bermanfaat Menjaga keseimbangan dan kelestarian ekosistem Rhizobium leguminosarum Clostridium pasteurianum Nitrosomonas Mengikat nitrogen dalam Mengoksidasi amonia Mengikat nitrogen dari udara. logam berat . menjadi nitrit. tanah.

Peran Bakteri yang Bermanfaat Membuat jenis makanan dan minuman baru Streptococcus lactis Lactobacillus casei Lactobacilus bulgaricus Lactobacillus brevis Acetobacter aceti Membuat yoghurt dari Membuat kefir dari bahan Membuat keju dari bahan Membuat asinan buah. Membuat asam cuka dari bahan susu susu susu buahan dan sayuran alkohol .

Peran Bakteri yang Bermanfaat Membuat jenis makanan dan minuman baru Acetobacter xylinum A. shermanii C. pasteurianus Pediococcus cerevisiae P. mengeraskan keju amino untuk membuat tahu dan tempe MSG . glutamicum Membuat sosis dari Membuat nata de coco Membuat nata de soya Menghasilkan asam Memproduksi asam daging dari air kelapa dari air sisa pembuatan lemak.

aureofaciens Bacillus polymyxa Menghasilkan antibiotik Menghasilkan antibiotik Menghasilkan antibiotik Menghasilkan antibiotik Menghasilkan antibiotik streptomisin tetrasiklin kloramfenikol aeromisin polymyxin B Bacillus subtilis P. tumefaciens P. antibiotik. acetobutylicum Menghasilkan antibiotik Menghasilkan vitamin Sebagai vektor rekayasa Menghasilkan vitamin Membuat aseton dan basitrasin dan subtilin B12 gen B12 butanol . venezuelaa S. Peran Bakteri yang Bermanfaat Obat-obatan. enzim Streptomyces griseus Streptomyces rimosusS. vitamin. denitrificans A. shermanii C.

bijihnya . menghasilkan Membunuh Meghasilkan gas metana dari bahan sampah dan kotoran vitamin K serangga hama ternak Industri Logam Aerobacter aerogenes Bacillus thuringieensis Thiobacillus ferroxidans Saproba di dalam usus besar vertebrata Membunuh larva serangga Memisahkan tembaga dari hama tanaman. Peran Bakteri yang Membantu Bermanfaat pencernaan Penghasil biogas makanan Escherichia coli Methanobacterium Membusukan makanan di usus besar.

Pallidum pertenue Troponema pallidum Menyebabkan keracunan Penyakit tetanus Menyebabkan batuk rejan Penyakit frambusia Menyebabkan penyakit makanan kelamin sifilis . Peran Bakteri yang Merugikan Clostridium botulinumClostridium tetani Bordetella pertussis T.

Meyebabkan penyakit wanita dan laki-laki paru-paru (TBC) lepra penularan melalui hewan difteri ternak dan udara . Peran Bakteri yang Merugikan Neisseria gonorrhoeaeM. diphtheriae Kencing nanah pada Menyebabkan penyakit Menyebabkan penyakit Menyebabkan demam . tuberculosis Coxiella burnetii Mycobacterium leprae C.

diare setelah Menyebabkan penyakit Menyebabkan keracunan Menyebabkan penyakit Menyebabkan penyakit mengkonsumsi ikan laut kolera makanan dan infeksi kulit mata dan kebutaan tularemia yang terkontaminasi . demam. parahaemolyticus Vibrio cholerae S. Peran Bakteri yang Merugikan V. aureus Chlamydia trachomatis Francisella taularensis Menyebabkan muntah.

Peran Bakteri yang Merugikan Streptococcus mutans S. pneumoniae P. acnes Salmonella typhi Bacillus anthracis Menyebabkan penyakit Menyebabkan jerawat Menyebabkan demam Menyebabkan penyakit Menyintesis polisakarida pneumonia tifoid dan pendarahan antraks pada sapi dan dari sukrosa sehingga usus manusia menyebabkan karies .

dan gugur serta buah mengecil. Peran Bakteri yang Pseudomonas solanacearum Merugikan Candidatus liberibacter asiaticus Menyebabkan penyakit pada tanaman tomat. Penyebab tumor crown gall . daun menguning. dan cabai Penyebab penyakit tanaman Agrobacterium tumefaciens CVPD dengan gejala tulang daun mengeras. terung.

Pemanasan Pengeringan Pengawetan Penggaraman Pemanisan Cara mengatasi bakteri yang Pengasaman merugikan Pencegahan Vaksinasi Serum Penggunaan otoklaf Alat yang digunakan harus Larutan alkohol steril Larutan formalin Filter khusus Cara Mengatasi Bakteri yang Merugikan .

fungi. mycoplasma. virus) yang terdapat dalam suatu benda. bakteri. Alkohol Autoklaf Ozone Sterilizer Formalin . STERILISA Sterilisasi adalah proses penghilangan semuaSI jenis organisme hidup. dalam hal ini adalah mikroorganisme (protozoa.

PENGAWETA Pemanasa Pasteurisasi N Sterilisasi n Pengeringan Pendinginan Pasteurisasi adalah pemanasan Sterilisasi adalah pemanasan Penambaha dengan suhu ±70°C secara sampai mendidih atau hingga n Bahan berulang-ulang sehingga tidak suhu mencapai ±100°C dengan KImia merusak bahan makanan tetapi tujuan mematikan semua Pengemasa dapat mematikan mikroorganisme. mikroorganisme n Iradiasi .

PENGAWETA Pemanasa Secara Tradisional N Secara Modern n Pengeringan Pendinginan Menjemur dibawah sinar Pengeringan dengan bantuan Penambaha matahari api. n Bahan sistem oven. dan KImia pemanggangan Pengemasa n Iradiasi . misalnya pengasapan.

Pendinginan n Bahan menyebabkan mikroorganisme KImia tidak aktif. Pengemasa n Iradiasi . PENGAWETA Pemanasa N n Pengeringan Pendinginan adalah penyimpanan bahan makanan pada suhu Pendinginan rendah atau mecapai titik beku menggunakan lemari es atau Penambaha cold storage.

asam sorbat. PENGAWETA Pemanasa Organik N Anorganik n Pengeringan Pendinginan Gula. asam Garam dapur. asam benzoat. dan nitrit. sulfit natrium Penambaha propionat. natrium nitrat n Bahan asam asetat (cuka) KImia Pengemasa n Iradiasi .

PENGAWETA Pemanasa N Bumbu dapur sebagai bahan pengawet alami n Pengeringan Pendinginan Bawang putih. dan lada hitam n Bahan KImia Pengemasa n Iradiasi . jahe. kunyit. Penambaha cengkeh.

plastik. n Bahan KImia Pengemasa n Iradiasi . dan kertas berlapis aluminium n Pengeringan Pendinginan Tujuannya adalah agar makanan terbebas dari kontaminasi Penambaha mikroorganisme dan udara luar. PENGAWETA Pemanasa N Botol. kaleng.

KImia Pengemasa n Iradiasi . PENGAWETA Pemanasa N maupun makanan minuman Dapat dilakukan terhadap bahan makanan mentah n Pengeringan instan dalam kemasan Pendinginan Iradiasi merupakan penyinaran dengan foton (partikel cahaya) yang Penambaha berasal dari zat radioaktif untuk mematikan mikroorganisme pembusuk n Bahan dan patogen.

Cyanobacteria bukanlah ganggang yang sebenarnya karena bersifat prokariotik. kyanos = biru. CYANOBACTERI Cyanobacteria (Yunani. sedangkan ganggang memiliki sel eukariotik. . A bacterion = batang kecil) sering disebut ganggang biru sebab berwarna hijau kebiruan.

o Ukuran tubuh Cyanobacteria berkisar 1 µm – 60 µm o Cyanobacteria yang berbentuk benang disebut juga trikoma . CYANOBACTERI o Cyanobacteria ada yang A multiseluler dan ada pula yang uniseluler. o Cyanobacteria yang multiseluler berbentuk filamen (benang) o Cyanobacteria uniseluler ada yang berbentuk bulat soliter (sendiri) dan ada pula yang berkoloni.

dan mengandung endospora. o Baeosit. . berukuran kecil. adalah sel-sel vegetatif yang merupakan hasil reproduksi (pembelahan sel). adalah sel yang berdinding tebal. Heterokista berfungsi untuk mengikat nitrogen.SEL KHUSUS CYANOBACTERIA o Heterokista. dengan isi yang jernih dan mengandung enzim nitrogenase. Sel ini berfungsi untuk mempertahankan diri pada kondisi lingkungan yang buruk. dan berklorofil. berbentuk bulat. adalah sel yang berfungsi menyimpan cadangan makanan. o Akinet. berdinding tebal. Sel ini berfungsi untuk fotosintesis.

o Ribosom merupakan organel kecil yang berfungsi untuk sintesis protein. o Nukleoid merupakan materi genetik yang tersusun dari DNA dan tidak dikelilingi membran. Lendir berfungsi membantu pergerakan. o Vakuola gas berisi udara yang menyebabkan tubuh cyanobacteria dapat mengapung di permukaan air. mineral. gula.STRUKTUR SEL CYANOBACTERIA o Lapisan lendir (mucoid sheath). o Sitoplasma merupakan larutan koloid yang tersusun dari air. o Dinding sel berfungsi memberika bentuk tetap pada ganggang dan melindungi sel. dan enzim. . protein. menyelimuti dinding sel. o Mesosom merupakan penonjolan membran ke dalam sitoplasma dan berfungsi untuk menghasilkan energi. o Membran sel bersifat selektif permeabel dan berfungsi membungkus sitoplasma dan mengatur pertukaran zat. o Granula penyimpanan berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan. Di dalam sitoplasma terdapat organela-organela sel. lemak. o Membran fotosintetik (membran tilakoid) merupakan pelipatan membran plasma ke arah dalam sitoplasma yang berfungsi untuk berfotosintesis.

sawah. batu. gurun. kolam. o Beberapa jenis cyanobacteria dapat hidup bersimbiosis mutualisme dengan jamur membentuk liken. o Cyanobacteria dapat hidup di berbagai habitat. bahkan menempel pada tumbuhan. CARA HIDUP DAN HABITAT CYANOBACTERIA o Cyanobacteria dapat hidup bebas maupun bersimbiosis mutualisme dengan organisme lain. rawa. tanah tembok. . air got. air tawar. o Ketika nutrisi cyanobacteria tercukupi akan terjadi peledakan populasi yang disebut dengan blooming. antara lain di air laut.

. dan ada Pembentukan pula yang tetap bergabung sehingga membentuk koloni. Pemutusan bagian tubuh dapat terjadi di bagian-bagian tertentu pada sel-sel yang mati. Bagian tubuh yang terlepas akan tumbuh menjadi individu baru.Pembelahan REPRODUKSI CYANOBACTERIA BIner Pembelahan biner dapat terjadi pada Cyanobacteria uniseluler maupun Fragmentasi multiseluler yang berbentuk filamen (benang). Bila kondisi lingkungan membaik. Pembentukan endospora terjadi bila kondisi lingkungan kurang menguntungkan. Filamen hasil pemutusan disebut hormogonium. Sel-sel hasil Endospora pembelahan pada Cyanobacteria yang berbentuk filamen menyebabkan filamen menjadi bertambah panjang. Pada Cyanobacteria uniseluler. sel-sel hasil pembelahan ada yang langsung memisah. Sel yang mengandung endospora ini disebut akinet. maka endospora akan tumbuh menjadi Cyanobacteria baru. Fragmentasi adalah pemutusan sebagian tubuh organisme.

Polycystic sp. sehingga air ke dalam perairan. pertanian. Nodularia sp. keabuan. menyebabkan tanah permukaan air dan kemerahan dapat merusak atau air sawah tampak hijau memberikan warna pada melapukkan batuan candi danau jika terjadi blooming . Oscillatoria Nostoc commune Anabaena azollae Anabaena cycadae Anabaena rubescens fertilissima Menyebabkan air laut Menyebabkan tanah dan Menyuburkan tanah Membantu menyuburkan Dapat menutup tampak berwarna batuan menjadi licin. CONTOH CYANOBACTERIA DAN PERANANNYA Chroococcus sp. Gloeocapsa sp. dapat menghasilkan racun yang kolam tampak biru berbahaya. Menghasilkan Oksigen Menyebabkan batu Blooming dari cyanobacteria jenis ini dapat Menutupi permukaan air menjadi licin menghalangi masuknya udara dan cahaya matahari kolam. Microcystis sp.

CONTOH CYANOBACTERIA DAN PERANANNYA Rivularia Gloeotrichia Arthrospira Arthrospira maxima palatensis Menyebabkan batu Menyebabkan blooming Diolah sebagai makanan suplemen dan obat menjadi licin dan dan habitat menjadi licin pelangsing tubuh blooming di permukaan air .

transformasi. konjugasi. dan peranan transduksi menimbulkan menghasilkan menyuburkan pengolahan bioteknologi dan penyakit antibiotik tanah makanan rekayasa genetika . terdiri Termofil ekstrim atas Proteobacteria Bakteri gram positif Eubacteria Chlamydia Monera Spiroseta Cyanobacteria ciri-ciri Prokariotik Berkembang biak dengan pembelahan biner. Kesimpulan Metanogen Kemukakan pertanyaan dan Archaebacteria Halofil ekstrim pendapat Anda tentang materi pembelajaran unit ini.