You are on page 1of 10

Instrumen Normatif Bagi Perawat

Dalam Upaya Menjalankan


Pelayanan Keperawatan

Fazar Dwi Septiawan Meildza Nabila

Rini Apriyanti Yustisiana Laxmi M


Pengertian

Perawat dalam menjalankan proses


keperawatan harus berpedoman pada Lafal
Sumpah Perawat, Standar Profesi Perawat,
Standar Asuhan Keperawatan, dan Kode Etika
Keperawatan. Keempat instrumen tersebut
berisi tentang norma-norma yang berlaku bagi
perawat dalam memberikan asuhan
keperawatan.
Lafal Sumpah
Perawat

Lulusan pendidikan keperawatan harus


mengucapkan janji/sumpah sesuai dengan
program pendidikannya, D3 atau S1. Lafal
sumpah ada dua macam yaitu lafal
Sumpah/Janji Sarjana Keperawatan dan
lafal Sumpah/Janji Ahli Madya Keperawatan.
Naskah Sumpah Perawat

Saya bersumpah/berjanji dengan sungguh-sungguh


bahwa saya dalam menjalankan tugas ini, senantiasa
menjunjung tinggi ilmu keperawatan dan
mempertahankan serta meningkatkan mutu pelayanan
keperawatan dan akan menjalankan tugas dan wewenang
saya dengan jujur, berani, adil, tidak membeda-bedakan
jabatan, suku, agama, ras, jender, dan golongan tertentu,
dan akan melaksanakan kewajiban saya dengan sebaik-
baiknya serta bertanggung jawab sepenuhnya kepada
Tuhan Yang Maha Esa, masyarakat, bangsa dan negara.
Standar Profesi Perawat

Standar profesi merupakan ukuran kemampuan


rata-rata tenaga kesehatan dalam menjalankan
pekerjaannya (Praptianingsih, 2006). Dengan
memenuhi standar profesi dalam melaksanakan
tugasnya, perawat terbebas dari pelanggaran
kode etik.
Standar Asuhan
Standar I berisi falsafah
Keperawatan keperawatan

Standar II berisi tujuan


asuhan keperawatan

Standar Asuhan Keperawatan Standar III menentukan


terdiri dari beberapa standar pengkajian keperawatan
yang harus dipahami dan
dilaksanakan oleh perawat dalam
memberikan pelayanan
kesehatan, khsusunya pelayanan Standar IV tentang
keperawatan, terdiri dari : diagnosis keperawatan
Undang Undang Yang Berkaitan
Dengan Praktik Keperawatan

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia


Nomor 32 Tahun 1996

Ketentuan Umum
1. Tenaga Kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam
bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan keterampilan melalui
pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan
kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan.
2. Sarana kesehatan adalah tempat yang digunakan untuk
menyelenggarakan upaya kesehatan.
3. Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan
meningkatkan kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah atau
masyarakat.
4. Menteri adalah Menteri yang bertanggung jawab di bidang kesehatan
Undang-undang Republik Indonesia
Nomor 36 Tahun 2009

1. Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual m


aupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif se
cara sosial dan ekonomis.
2. Sumber daya di bidang kesehatan adalah segala bentuk dana, tenaga,
perbekalan kesehatan, sediaan farmasi dan alat kesehatan serta fasilitas
pelayanan kesehatan dan teknologi yang dimanfaatkan untuk menyelen
ggarakan upaya kesehatan yang dilakukan oleh Pemerintah, pemerintah
daerah, dan/atau masyarakat.
3. Perbekalan kesehatan adalah semua bahan dan peralatan yang diperl
ukan untuk menyelengg arakan upaya kesehatan.
Undang-undang Republik Indonesia
Nomor 38 Tahun 2014
Tentang Keperawatan

1 . Keperawatan adalah kegiatan pemberian asuhan kepada


individu, keluarga, kelompok, atau masyarakat, baik dalam
keadaan sakit maupun sehat.
2. Perawat adalah seseorang yang telah lulus pendidikan tinggi
Keperawatan, baik di dalam maupun di Iuar negeri yang diakui
oleh Pemerintah
esuai dengan ketentuan Peraturan Perundangundangan.
3. Pelayanan Keperawatan adalah suatu bentuk pelayanan
profesional yang merupakan bagian integral dari pelayanan
kesehatan yang didasarkan
pada ilmu dan kiat Keperawatan ditujukan kepada individu,
keluarga, kelompok, atau masyarakat, baik sehat maupun sakit.
Tugas tenaga kesehatan berdasarkan ketentuan Pasal 50 UU
23/1992 adalah menyelenggarakan atau melakukan kegiatan
kesehatan sesuai dengan bidang keahliannya dan atau
kewenangannya masing-masing.
Salah satu tenaga kesehatan yang merupakan bagian integral
dari pelayanan kesehatan adalah tenaga profesi perawat.
Perawat merupakan tenaga profesional yang memiliki body of
knowledge yang khusus dan spesifik dan dalam menjalankan
praktik profesinya memiliki tanggung jawab dan tanggung
gugat, sehingga perawat juga sangat terikat oleh atauran-
aturan hukum yang mengatur praktik tenaga kesehatan.