You are on page 1of 19

TB PARU PADA

ANAK

Ezra Senna P
Preceptor: dr Handayani Sp A
An B

Perempuan

1 tahun 6 bulan

Wonosobo
Keluhan Utama
Sesak nafas

Riwayat Penyakit Sekarang

Anak perempuan, usia 1,5 tahu, datang ke


RS bersama orang tuanya, dengan keluhan
batuk berdahak disertai sesak nafas sejak 4
hari SMRS. Sesak nafas hilang timbung dan
dirasakan memberat terutama saat batuk.
Keluhan disertai demam yang muncul hilang
timbul sejak 4 hari SMRS. Batuk disertai
darah disangkal. Muntah disangkal.
Penurunan nafsu makan dibenarkan oleh
orang tua pasien. BAK (+) N, BAB (+) N
Riwayat Penyakit Riwayat Sosial
Riwayat Penyakit Dahulu Keluarga
Ayah berkerja sebagai
tukang las, dan ibu sebagai
IRT. Status ekonomi cukup.
Pasien pernah mondok Kakek dari pasien
dengan keluhan serupa 4 mengidap penyakit TB
bulan yang lalu. Paru
Riwayat Tumbuh
Riwayat Pengobatan
Kembang
Sebelumnya pasien
Baik
berobat ke dr Handayani
SpA yang kemudian
dirujuk ke RS

Riwayat Kehamilan
dan Persalinan

Ibu rutin periksa di bidan


Riwayat Imunisasi dan tidak ada kelainan
saat kehamilan.
Imunisasi lengkap sesuai Bayi lahir spontan di
waktunya bidan, cukup bulan, BBL
3200gram
Pemeriksaan Fisik
KU: Sedang
Nadi: 120 kpm
Respirasi: 30kpm
Suhu: 40,6oC
SPO2: 96%

Status Antropometri
BB: 8800 gram TB: 0,80cm

IMT : BB/TB2 (TB dalam meter)


8.8/(0,8)2 = 16,2
Pada kategori dan ambang batas status gizi anak
Berdasarkan indeks Z-Score IMT/U berada pada
indeks -2 SD sampai dengan 1 SD. Interpretasi
pada status gizi yaitu normal
Kepala
Mesocephal, caput sucaduneum (-), cephal
hematom (-), pupil ishokor
Mata
refleks cahaya +/+, konjungtiva anemis -/-, sklera
ikterik -/-, telinga
Telinga
simetris, sekret -/-, septum deviasi.
Hidung
simetris, nafas cuping hidung (-)
Mulut
Bibir kering (-), sianosis (-), labioschisis (-),
palathoschisis (-)
Leher
pembesaran limfonodi (-)

Thorax
tampak simetris,
Paru
inspeksi: pergerakan tampak simetris, tampak
retraksi intercosta
auskultasi: SDV +/+,ronkhi (+/-), wheezing (-)
Cor
inspeksi: iktus cordis tidak tampak
palpasi: iktus cordis teraba di SIC V mid clavicula
sinistra
auskultasi: S1>S2 reguler, suara tambahan (-)
Abdomen
inspeksi: tampak datar, tidak tampak jejas, tidak
tampak gerakan dinding perut.
auskultasi: bising usus 7 kali per menit, metalic sound
(-)
perkusi: timpani seluruh lapang abdomen
palpasi: nyeri tekan (-), massa (-), hepar, ginjal
dan lien tidak teraba, nyeri ketok ginjal (-).

Genitalia
Tidak ada kelainan
Ekstremitas
Tidak tampak adanya deformitas ataupun kontraktur,
dapat bergerak bebas, akral teraba hangat
- Pneumonia
Hypothesis - TB Paru
More Info

Pemeriksaan Hasil Nilai Normal Interpretasi


Haemoglobin 9,5 g/dL 10.8-15.6 L
Leukosit 6,6 10^3/ul 4.5-13.5 N
Trombosit 381 10^3/ul 150-400 N
Hematokrit 32 35-47 L
Eritrosit 5,3 10^6/uL 3.80-5.20 N
MCV 60 fL 73-101 L
MCH 18 pg 26-34 L

Ro Thorax
Kesan
Cor : Konfigurasi normal
Pulmo : bronkopneumonia
Efusi pleura dextra minimal
Don't Know

1. Alur Diagnosis TB pada anak


2. Tatalaksana TB anak
3. Pencegahan TB anak
Learning Issue
1. ALUR
DIAGNOSIS
2. TATALAKSANA
3. Pencegahan

Vaksin
Pemberian pada usia 0-2 bulan→ jika
lebih lakukan uji tuberkulin terlebih
dahulu→ mencegah TB berat seperti
milier dan meningitis TB

Skrining dan menejemen kntak


Anak kontak erat dengan pasien TB
BTA positif
Bayi dan anak kurang dari 5 tahun

Pemberian obat profilaksis


Pada anak yang serumah dengan pasien TB paru
BTA positif dengan skor < 5 diberikan isoniazid 5-10
mg/kgbb/hari selama 6 bulan
Problem Solving

Decision Making
• Batuk berdahak disertai sesak nafas serta demam, nafsu mkan menurun, ada anggota
keluarga yang mengidap TB par
• T: 40,3 C RR: 30kpm HR: 120kpm Rh: +/-
• Ro thorax:
bronkopneumonia
efusi pleura dextra minimal
cor normal

Diagnosis
TB Paru dengan efusi pleura dextra minimal

Threatment
OAT FDC anak 1x2 tablet
Azytromisin syr 1x1/2 cth