You are on page 1of 15

HAKIKAT ORGANISASI DAN

KODE ETIK PROFESI KEPENDIDIKAN

Kelompok 3

ANDRIYANI YUNITA

EVA NIRMALA SARI CHANIAGO

MIFTAH CAMELIA

NURMALA SARI
KONSEP DASAR
ORGANISASI PROFESI
Organisasi profesi adalah suatu wadah perkumpulan
orang-orang yang memiliki suatu keahlian khusus yang
merupakan ciri khas dari bidang keahlian tertentu

Organisasi profesional bertujuan untuk mengikat,
mengawasi, dan meningkatkan para anggotanya.

Organisasi profesi berfungsi sebagai pengendali
keseluruhan profesi baik secara sendiri, maupun secara
bersama-sama dengan pihak lain yang relevan.
Fungsi pengendalian dalam organisasi profesi guru dapat
diwujudkan dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang meliputi :
 Penataan standar prilaku profesional guru.
 Penataan standar kualifikasi dan wewenang guru.
 Memberikan perlindungan kepada anggotanya.
 Pengembangan profesi beserta ilmu yang melandasinya, serta
pengembangan kemampuan profesional dan akademik dari para
anggotanya.
 Menata alur kerjasama dengan profesi lainnya.
Organisasi Profesi
Keguruan di Indonesia
Organisasi profesi guru adalah sebuah wadah
perkumpulan orang – orang yang memiliki suatu
keahlian dan keterampilan mendidik yang
dipersiapkan melalui proses pendidikan dan
latihan yang relatif lama, serta dilakukan dalam
lembaga tertentu yang dapat dipertanggung
jawabkan.
Guru mempunyai organisasi profesi yang bernama Persatuan
Guru Republik Indonesia (PGRI). PGRI lahir pada 25
November 1945, setelah 100 hari proklamasi kemerdekaan
Indonesia. Organisasi ini pada mulanya adalah oranisasi
Serikat Pekerja, tetapi dengan perkembangannya yang pesat,
maka pada akhirnya Kongres XII di Jakarta pada tahun 1973
mengubah sifat organisasi ini menjadi organisasi profesi.

Fungsi organisasi profesi ini ditegaskan oleh Basyuni
Suriamiharja (1981) sebagai pengurus besar PGRI
adalah membina guru dan martabat guru dengan
segala aspeknya dalam kehidupan profesinya yang
profesional sepanjang masa.
KONSEP DASAR KODE ETIK
Secara Etimologis, “kode etik” berarti pola aturan, tata cara,
tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau
pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara
etis sebagai pedoman berperilaku. Etis berarti sesuai dengan
nilai-nilai dan norma yang dianut oleh sekelompok orang atau
masyarakat tertentu.
Pengertian kode etik
Kode etik profesi ialah pedoman sikap, tingkah laku dan
perbuatan dalam melaksanakan tugas dan dalam kehidupan
sehari-hari. Kode etik profesi sebetulnya bukan merupakan
hal baru. Sudah lama diusahakan untuk mengatur tingkah laku
moral suatu kelompok khusus dalam masyarakat melalui
ketentuan-ketentuan tertulis yang diharapkan akan dipegang
teguh oleh seluruh kelompok tersebut.
Maka jika anggota profesi tidak berperilaku seperti apa yang tertera

dalam kode etik, konsekuensinya akan berhadapan dengan sanksi seperti

sanksi dari masyarakat berupa lunturnya kepercayaan masyarakat

kepada profesi itu bahkan bisa sampai hukuman pidana sekalipun.
Hubungan
antara guru
dengan
peserta Hubungan
Hubungan
guru dengan didik antara guru
pemerintah dengan orang
tua/wali murid

Hubungan
Hubungan
guru
guru dengan
dengan
sekolah dan
organisasi
rekan sejawat
profesi

Hubungan Hubungan
guru guru
dengan dengan
TUJUAN
KODE ETIK
GURU
Pada dasarnya tujuan merumuskan kode etik dalam suatu profesi adalah untuk
kepentingan anggota dan kepentingan organisasi profesi itu sendiri. Secara umum
tujuan mengadakan kode etik adalah sebagai berikut:

1. Untuk menjunjung tinggi martabat profesi

2. Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan

3. Untuk meningkatkan pengabdian para anggota profesi

4. Untuk meningkatkan mutu profesi

5. Untuk meningkatkan mutu organisasi profesi norma-norma

6. Untuk meningkatkan mutu organisasi profesi. Kode etik mewajibkan seluruh
anggotanya untuk aktif berpartisipasi
KODE ETIK GURU INDONESIA
Kode etik guru Indonesia adalah norma dan asas
yang disepakati dan diterima oleh guru-guru
Indonesia sebagai pedoman sikap dan perilaku
dalam melaksakan tugas sebagai pendidik, anggota
masyarakat, dan warga negara.

Adapun tujuan mengapa kode etik guru harus
ditaati, ialah agar:
1. Para guru memiliki pedoman dalam dalam
bertingkah laku sebagai pendidik.
2. Para guru dapat becermin diri mengenai tingkah
lakunya.
3. Para guru dapat menjaga perilaku.
4. Guru dengan cepat akan memperbaiki diri
apabila melakukan kesalahan.
5. Agar guru menjadi teladan bagi peserta didik
dan masyarakat umum.
KODE ETIK GURU INDONESIA
Kode etik yang menjadi landasan guru Indonesia yaitu kode etik yang menjadi keputusan
kongres XXI PGRI No: VI/KONGRES/XXI/PGRI/2013 tentang Kode Etik Guru Indonesia. Kode
etik ini merupakan penyempurnaan dari kode etik guru yang disusun pada tahun 2008.

1. Guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk
manusia Indonesia seutuhnya yang berjiwa Pancasila.
2. Guru memiliki dan melaksanakan kejujuran profesional.
3. Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik
sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan.
4. Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang
menunjang berhasilnya proses belajar-mengajar.
5. Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan
masyarakat di sekitarnya untuk membina peran serta dan rasa
tanggung jawab bersama terhadap pendidikan.
6. Guru secara pribadi dan bersama-sama mengembangkan dan
meningkatkan mutu dan martabat profesinya.
7. Guru memelihara hubungan seprofesi, semangat kekeluargaan,
dan kesetiakawanan sosial.
8. Guru secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu
organisasi PGRI sebagai sarana perjuangan dan pengabdian.
9. Guru melaksanakan segala kebijakan Pemerintah dalam bidang
pendidikan.
IKRAR GURU INDONESIA
Sebagai pernyataan kebulatan tekat Guru Indonesia, pada kongres PGRI XVI
yang diselenggarakan tanggal 3 sampai dengan 8 Juli 1989 di Jakarta
ditetapkan adanya ikrar Guru Indonesia. Rumusan ikrar Guru Indonesia
tersebut berbunyi:

1. Kami Guru Indonesia, adalah insan pendidik bangsa yang
beriman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Kami Guru Indonesia, adalah pengemban dan pelaksana
cita-cita proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia,
pembela dan pengamal Pancasila yang setia pada Undang-
Undang Dasar1945.
3. Kami Guru Indonesia, bertekad bulat mewujudkan tujuan
nasional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
4. Kami Guru Indonesia, bersatu dalam wadah organisasi
perjuangan Persatuan Guru Republik Indonesia, membina
persatuan dan kesatuan bangsa yang berwatak
kekeluargaan.
5. Kami Guru Indonesia, menjunjung tinggi Kode Etik Guru
Indonesia sebagai pedoman tingkah laku profesi dalam
pengabdian terhadap bangsa, negara, serta kemanusiaan.