You are on page 1of 12

Definisi

Gizi seimbang adalah terpenuhinya kebutuhan gizi dan
jumlah dari makanan yang dikonsumsi dalam sehari
sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk hidup sehat dan
optimal.

Zat-zat gizi yang dibutuhkan untuk hidup sehat adalah :
karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
Di dalam tubuh, zat-zat gizi tersebut berfungsi sebagi
sumber energi atau tenaga (terutama karbohidrat dan
lemak), sumber zat pembangun (protein), terutama
untuk tetap tumbuh dan berkembang serta untuk
mengganti sel-sel yang rusak, sumber zat pengatur
(vitamin dan mineral)
13 Pesan Gizi Seimbang
1. Makanlah Aneka Ragam Makanan
2. Makanlah Makanan untuk Memenuhi Kecukupan Energi
3. Makanlah Makanan Sumber Karbohidrat Setengah dari
Kebutuhan Energi
4. Batasi Konsumsi Lemak dan Minyak sampai Seperempat dari
Kecukupan Energi
5. Gunakan Garam Beriodium
6. Makanlah Makanan Sumber Zat Besi
7. Berikan ASI Saja kepada Bayi sampai Berumur 6 Bulan
8. Biasakan Makan Pagi (Sarapan)
9. Minumlah Air Bersih, Aman, dan Cukup Jumlahnya
10. Lakukan Kegiatan Fisik dan Olah Raga secara Teratur
11. Hindari Minum-minuman Beralkohol
12. Makanlah Makanan yang Aman bagi Kesehatan
13. Bacalah Label pada Makanan yang dikemas
Triguna Makanan
• Makanan yang kita makan
setiap hari sebaiknya
memenuhi 3 kegunaan
makanan bagi tubuh atau
biasa disebut dengan
“Triguna Makanan”

Tiga guna makanan :
1. Sebagai Sumber Tenaga
2. Sebagai Zat Pembangun
3. Sebagai Zat Pengatur
1.Sumber Tenaga
– memberi tenaga pada tubuh sehingga kita bisa bergerak (mis :
berlari, berjalan, mencuci, menyapu, dll)
– sumber makanan yang tinggi karbohidrat seperti :

nasi bubur mie kentang

jagung Singkong Roti
2. Zat Pembangun
– membentuk dan memperbaiki sel tubuh
– sumber : makanan yang tinggi protein
– hewan : ikan, daging, ayam, telur, susu, hati
– nabati : tempe, tahu, kacang-kacangan (kedelai, kacang tanah,
kacang merah, kacang hijau, dll)

Daging
Ayam
telur susu

Tempe & kacang-
kacangan
3.Zat Pengatur
– mengatur kerja sistem dalam tubuh
– makanan yang mengandung vitamin dan mineral
– makanan sumber zat pengatur :
• buah : pepaya, jeruk, mangga, tomat, nanas, dll
• sayur : bayam, kangkung, daun singkong, daun katuk,
wortel, taoge, dll
CARA MEMILIH BAHAN
MAKANAN
Tanda sayur dan buah yang aman disantap:

1). Warna sayur dan buah yang segar dan cerah warnanya.
2). Buah-buahan dan sayur-sayuran berjenis bunga harus
kelihatan cantik bentuknya dan bertekstur keras atau
tidak lembek.
3). Kulit permukaan buah alau sayur-sayuran berjenis
buah tidak keriput dan banyak mengandung air Sayur-
sayuran berjenis kacang-kacangan perlu dipillh yang
cerah wamanya dan renyah apabila dipatahkan.
4). Sayur-sayuran jenis akar atau umbi-umbian
bertekstur keras dan terlihat banyak mengandung air.
5). Sayur-sayuran yang digunakan tunas atau pucuknya,
hendaklah berwarna cerah, segar, dan banyak
mengandung air.
CARA MENYIMPAN BAHAN
MAKANAN
1). Penyimpanan yang benar, memastikan sayur-sayuran dan buah-
buahan menjadi segar dan tahan lama.
2). Sayur-sayuran dan buah-buahan perlu dibasuh, dibungkus dengan
kertas dan disimpan di ruangan khusus di dalam kulkas.
3). Jika tidak ada kulkas, boleh disimpan di tempat yang dingin dan
redup di dapur. Hindari penggunaan tas plastik supaya tidak
menjadi layu dan hilang vitaminnya.
4). Buah-buahan seperti pisang jangan disimpan di dalam kulkas
karena kulitnya akan mudah menjadi hitam dan busuk.
5). Sayur-sayuran dan buah-buahan di dalam kemasan hendaklah
dipindahkan di dalam tempal penyimpanan yang lain, kemudian
disimpan di kulkas.
6). Kentang, labu, dan bawang, hendaklah disimpan di dalam tempat
yang agak gelap dan sejuk. Bila perlu disimpan di tempat yang
memiliki
Tujuan dan faktor-faktor yang perlu
diperhatikan dalam pemilihan bahan pangan :
1. Nilai Beragama (Halal).
• Memilih bahan makanan harus memperhatikan larangan dan anjuran
agama.
• Bagi umat Islam halal merupakan syarat mutlak
2. Nilai Gizi dan Pemenuhan Kebutuhan Tubuh.
• Makanan yang dimakan setiap hari diusahakan selalu beraneka ragam
agar tercukupi kebutuhan gizi bagi tubuh. Sebaiknya sesuai dengan
PUGS (Pedoman Umum Gizi Seimbang).
• Makanan yang dimakan setiap hari harus mengandung zat tenaga, zat
pembangun dan zat pengatur.
• Makanan yang dimakan tidak hanya cukup dari kuntitasnya (jumlah) saja
tetapi juga dari kualitasnya
3. Kualitas Bahan Makanan
• Kualitas bahan makanan yang baik dapat dilihat melalui ciri-ciri fisik dan
mutunya dalam hal bentuk, warna, kesegaran, bau dan sebagainya.
• Bahan yang berkualitas baik biasanya terbebas dari kerusakan dan
pencemaran baik secara biologis (bakteri, virus, jamur), fisik (penyok,
tercampur debu, kerikil, pecahan kaca) maupun kimia (pestisida, bahan
pewarna, bahan pengawet dan sebagainya).
Tujuan dan faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam
pemilihan bahan pangan :

4. Sesuai dengan Selera dan Daya Beli

• Tidak semua bahan makanan yang berkualitas baik
harganya mahal.
• Selera terhadap suatu makanan tertentu, tetap harus
diseimbangkan kebutuhan dan proporsi gizi bagi tubuh.
• Biasanya bahan makanan yang ada pada musimnya,
harganya relatif murah. Contohnya pada musim buah
mangga, harganya relatif murah dibanding pada musim
lainnya.
• Memilih bahan makanan yang berasal dari daerah
setempat harganya relatif lebih murah daripada harga
makanan yang harus didatangkan dari daerah lain yang
harus memerlukan biaya transportasi.