You are on page 1of 12

KELOMPOK 3

1.MELIANA ANNA
2. MILKA DANGKENG
3. MISEL METTA
4. OKTOVIANUS
5. RISPA RINGAN
6. ROSWITA SARI
Hemofilia berasal dari bahasa
Yunani Kuno, yang terdiri dari
dua kata yaitu haima yang berarti
darah dan philia yang berarti
cinta atau kasih sayang.
Hemophilia adalah suatu
penyakit yang diturunkan, yang
artinya diturunkan dari ibu
kepada anaknya pada saat anak
Darah pada seorang
penderita hemophilia tidak
dapat membeku dengan
sendirinya secara normal.
Proses pembekuan darah
pada seorang penderita
hemophilia tidak secepat
dan sebanyak orang lain
yang normal.
2. Hemofilia B, yang dikenal juga dengan
nama:
a) Christmas Disease, karena ditemukan
untuk pertama kalinya pada seorang
bernama Steven Christmas asal Kanada.
b) Hemophilia kekurangan factor IX (factor
9) protein pada darah yang
menyebabkan masalah pada proses
pembekuan darah.
• Penyakit hemophilia disebabkan oleh mutasi
genetik yang melibatkan gen yang membentuk
kode untuk protein yang penting dalam proses
pembekuan darah.
• Hemophilia tidak mengenal ras, perbedaan
warna kulit atau suku bangsa.
• Hemophilia paling banyak diderita hanya pada pria.
Wanita akan benar-benar mengalami hemophilia jika
ayahnya adalah seorang hemophilia dan ibunya
adalah pembawa sifat (carrier).
• Sebagai penyakit yang diturunkan, orang akan terkena
hemophilia sejak ia dilahirkan, akan tetapi pada
kenyataanya hemophilia selalu terdeteksi di tahun
pertama kelahirannya.
1. Hemarthrosis (perdarahan hebat dalam
sendi).
2. Perdarahan ke dalam otot dapat terjadi
ditandai dengan pembentukan hematoma
(compartment syndrome).
3. Perdarahan dari mulut atau mimisan.
4. Perdarahan dalam saluran kemih
5. Perdarahan intracranial ( perdarahan
kedalam otak atau tengkorak).
6. Peningkatan perdarahan setelah operasi
atau trauma
4 cara yang dapat dilakukan sebagai upaya pertolongan
pertama pada pasien hemophilia yang mengalami
perdarahan:
1. Istirahatkan
2. Kompres air dingin (es)
3. Berikan tekanan
4. Tinggikan
Ada dua pendekatan yang
dilakukan yaitu:
On demand yaitu
memberikan pengobatan
untuk menghentikan
pendarahan berkepanjangan
ketika perdarahan terjadi.
Hal ini lebih sering terjadi
pada penatalaksaan pasien
dengan hemofilia ringan.
Profilaksis (Pengobatan
Pencegahan), pendekatan ini
menggunakan obat untuk mencegah
episode perdarahan dan komplikasi
selanjutnya, seperti kerusakan sendi
atau otot. Lebih umum digunakan
untuk pasien dengan hemophilia
sedang atau berat.