You are on page 1of 16

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI BIDANG KESEHATAN

“DESA SIAGA”

OLEH :
TRI ANISCA DILLYANA
LESTARI BUDI PAMUNGKAS

juga dilibatkan berbagai pengurus desa untuk mendorong peran serta masyarakat dalam program kesehatan seperti imunisasi dan posyandu (Depkes 2009).DESA SIAGA Pengertian  Desa siaga adalah suatu konsep peran serta dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. . disertai dengan pengembangan kesiagaan dan kesiapan masyarakat untuk memelihara kesehatannya secara mandiri. Di samping itu.  Konsep desa siaga adalah membangun suatu sistem di suatu desa yang bertanggung jawab memelihara kesehatan masyarakat itu sendiri. di bawah bimbingan dan interaksi dengan seorang bidan dan 2 orang kader desa.

serta peduli dan tanggap terhadap permasalahan kesehatan di wilayahnya.  Meningkatnya keluarga yang sadar gizi dan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat.Tujuan Umum Desa Siaga :  Terwujudnya masyarakat desa yang sehat. Tujuan Khusus Desa Siaga  Meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat desa tentang pentingnya kesehatan.  Meningkatnya kemampuan dan kemauan masyarakat di desa untuk menolong diri sendiri di bidang kesehatan .  Meningkatnya kesehatan lingkungan di desa.  Meningkatnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat desa.

Manfaat dibentuknya Desa Siaga :  Mudah mendapatkan pelayanan kesehatan dasar  Peduli. tanggap dan mampu mengenali. mencegah dan mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi  Tinggal di lingkungan yang sehat  Mampu mempraktikkan PHBS  Tokoh masyarakat dan kader berperan aktif memberdayakan menggerakkan masyarakat .

para pejabat terkait. tenaga. para donatur dan pemangku kepentingan lainnya. pertauran perundang-undangan. sarana dan lain- lain seperti Kepala Desa.Sasaran Desa Siaga :  Pihak – pihak yang mempunyai pengaruh terhadap perubahan perilaku individu dan keluarga. dana. seta peduli dan tanggap terhadap permasalahan ksehatan di wilayah desanya  Pihak-pihak yang memberikan dukungan kebijakan. Camat. swasta. .  Semua individu dan keluarga di Desa atau Kelurahan yang diharapkan mampu melaksanakan hidup sehat.

penyebab masalah. serta  4. 2006):  1.Pengembangan Desa Siaga dilaksanakan dengan memfasilitasi masyarakat untuk menjalani proses pemberdayaan melalui siklus pemecahan masalah yang terorganisir (pengorganisasian masyarakat) dengan langkah sebagai berikut (Depkes RI. Menetapkan alternatif pemecahan masalah yang layak. dan sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi masalah  2. . Memantau. Mengidentifikasi masalah. merencanakan dan melaksanakannya. Mendiagnosis masalah dan merumuskan berbagai alternatif pemecahan masalah  3. mengevaluasi dan membina kelestarian upaya yang telah dilakukan.

paradigma sehat sebagai paradigma pembangunan kesehatan telah dirumuskan.  Kedua. dinas kesehatan kabupaten/kota lebih banyak melakukan tugastugas administratif. undang-undang RI Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menetapkan daerah (kabupaten/kota) memegang kewenangan penuh dalam bidang kesehatan. keterlibatan masyarakat bersifat semu yang lebih berkonotasi kepatuhan daripada partisipasi dan bukan pemberdayaan masyarakat. . revitalisasi puskesmas dan posyandu hanya diartikan dengan pemenuhan fasilitas sarana.  Ketiga.  Keempat. namun belum dipahami dan diaplikasi semua pihak.Masalah pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan pada program Desa Siaga adalah sebagai berikut:  Pertama. namun kewenangan tersebut belum berjalan optimal.  Kelima.

4.ANALISIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Kasus : Desa Siaga di desa Kliensari. 6. 6.077 Laki-Laki. Kabupaten Situbondo 2011 Profil Desa : Batas-Batas Desa Kliensari Sebelah Utara : Selat Madura Sebelah Selatan : Desa Kendit Sebelah Timur : Desa wringin Anom Sebelah Barat : Selat Madura Jumlah Penduduk : 12.282 Jiwa.535KK. Kecamatan Panarukan.205 perempuan Jumlah aparatur desa : 25 orang .

Sarana Transportasi Laut :Kapal antar pulau .Muhammadiyah. Kelompok wakik 8. Kelompok tani 4. PKK 3. Kelompok Remaja 7. LPMD 2. Kelompok Istighasah 9. Anshar Sarana Transportasi Darat: Roda Dua dan Empat. Yayasan Keagamaan :Nu. Kelompok Yasinan 6.Lembaga Kemasyarakatan Desa 1. Kelompok Nelayan 5.

.

.

.

PROFIL KESEHATAN DESA KLIENSARI Jumlah Penyakit menular : TBC (hamper 1/3 dari data kecamatan terbanyak adalah desa kliensari) : Penyakit Kusta ada 2 orang tahun sebelumnya 7 orang .

.

Penggalangan dana dari pondok kesehatan desa 3. Dana rangsangan pemerintah 2. Penetapan program berdasar pada kesepakatan pengurus desa siaga. Tidak dilakukan melali survei maswas diri (SMD). Pembinaan PONED 2. sebagian besar berasal dari Tokoh desa setempat. memiliki dukungan resmi SK Kepala desa 1 tahun 2010 tentang struktur pengurus POS KESEHATAN DESA. kepala desa menunjuk ketua desa siaga. Kardarzi dan PHBS Dana operasional bersumber pada: 1. Struktur dibuat secara top down. Pondok kesehatan desa dan pondok bersalin desa yang dikelola oleh bidan di desa kliensari 3. bukan berdasar dari Forum Musyawarah desa Program Desa siaga antara lain : 1. PKK .ANALISIS PEMBERDAYAAN DESA KLIENSARI Desa Siaga Kliensari terbentk sejak 2007.

BASIS PEMBERDAYAAN  Basis dari pembentukan pemberdayaan melalui desa siaga yaitu berasal dari tokoh-tokoh masyarakat setempat yang bermitra dengan pemerintahan didesa tersebut .