You are on page 1of 14

BAB I

PENDAHULUAN
3.1 Kedudukan dan Koordinasi Dalam pelaksanaan kerja magang penulis berada pada bagian Teknik Pengupasan Udang
Vannamei. Yang dimaksud dengan pengupasan udang adalah udang yang dikupas atau udang yang di produksi dengan
melalui tahap-tahapan tertentu dan sesuai dengan permintaan buyer, adapun jenis-jenis pengupasan yang ingin diminta
oleh konsumen dengan itu ada beberapa jenis pengupasan udang yang ada di perusahaan PT. Wahyu Pradana Binamulia
yaitu (PND,PUD,PDTO,PD dan BTO) . Adapun kedudukan penulis selama kerja magang pada PT. WAHYU PRADANA
BINAMULIA , yaitu penulis melekat pada bagian tehnik pengupasan udang vannamei, dan berkoordinasi kepada Bapak
SYAMSUL dimana beliau berkedudukan sebagai kepala bagian produksi Plan 2. Selain dari itu, penulis juga berkoordinasi
dengan bapak SYAMSUL MAS’UD yang merupakan pembimbing lapangan penulis. supaya penulis lebih dibimbing dalam
lapangan agar kegiatan penulis selama magang lebih terencana dan terarah.
1.1 Latar Belakang

Dalam undang – undang No. 13 tahun 2013 Kegiatan yang dipersiapkan secara baik sesuai
tentang ketenaga kerjaan dan lebih spesifiknya diatur dengan program studi, minat dan area konsentrasi,
dalam peraturan materi tenaga kerja dan apalagi dikaitkan dengan rencana penelitian untuk
transmigrasi No. Per.22/Men/IX/2009 tentang skripsi, akan sangat berarti bagi suksesnya studi dan
penyelenggaraan pemagang dalam negeri. karir. Kegiatan magang sekedar mencari nilai lulus
Pemagang diartikan sebagai bagian dari system yang ditulis dalam transkrib, tetapi lebih dari itu
pelatihan kerja yang di selenggarakan secara adalah mencari pengalaman hidup, belajar dari
langsung di bawah bimbingan dan pengawasan mereka yang telah sukses bagaimana menjalani
intruksi atau pekerja yang lebih berpengalaman perusahaan/bisnis. Magang merupakan langkah awal
dalam proses produksi barang atau jasa di mempraktekkan kecerdasan spiritual, intelektual,
perusahaan, dalam rangka menguasai keterampilan emosional, dan social dengan status konkrit.
atau keahlian tertentu. Perusahaan swasta, instansi pemerintahan,
Program magang dilingkungan perguruan tinggi maupun lembaga swadaya masyarakat merupakan
memerlukan bimbingan dari persiapan yang dunia kerja nyata yang akan dimasuki oleh
menandai. Baik fisik maupun mental karena mahasiswa, kelak setelah mereka menyelesaikan
berhadapan langsung dengan dunia kerja yang nyata, studinya dari jenjang pendidikan tinggi.
yang sering kali berbeda dengan perkuliahan diruang Bertitik tolak dari pemikiran tersebut, maka
problem konkret, bukan sebuah problem hipotesis. sekolah tinggi ilmu ekonomi (STIE) muhammadiyah
Disinilah perlunya, kecuali kemampuan teknis yang mamuju sebagai lembaga penyelenggara pendidikan
diperlukan dalam kerja, dibutuhkan pula kecakapan tinggi perlu memberikan kesempatan kepada
dalam kepemimpinan dan komunikasi. mahasiswa untuk aktif secara langsung dalam dunia
kerja melalui kerja magang ( interhensip ).
Disamping itu diharapkan setiap mahasiswa Penulis, magang di PT. Wahyu Pradana
mengetahui mendalami, dan sekaligus Binamulia Makassar tepatnya berada di Kawasan
menerapkan ilmu secara praktis yang Industri Makassar (KIMA) penulis mengamati
diperolehnya selama menempuh kuliah untuk perusahaan tersebut perusahaan memiliki
diaplikasikan pada dunia kerja. Dengan mengikuti karyawan yang cukup banyak, dan adapun
program magang secara seksama, mahasiswa perusahaan tersebut terdapat beberapa ruangan
diharapkan memperoleh pengalaman nyata, produksi dimana ruangan perusahaan terbagi-
sehingga ketika lulus dan terjun kemasyarakat, bagi. Perusahaan PT. Wahyu Pradana Binamulia
mereka sudah tidak asing lagi dengan dunia kerja mendirikan 6 ruangan produksi dimana ruangan
maupun dunia wirausaha. tersebut memproduksi beberapa macam produk
Berdasarkan hal tersebut diatas, penulis yaitu, udang beku yang berbagai jenis, ikan,
memilih “Tehnik Pengupasan Udang Vannamei di gurita, rumput laut, dan udang masak. PT. Wahyu
Perusahaan PT. WAHYU PRADANA BINAMULIA” Pradana Binamulia dapat mengekspor di berbagai
untuk mengaplikasikan ilmunya dan melatih negara, yaitu tepatnya di Rusia, Jepang, Eropa,
dirinya dalam mengembangkan pengetahuannya Belgia, Australia, India, Belanda dan USA. Selain
dan menguasai sebuah keterampilan agar lebih itu penulis juga mengamati berapa pengeluaran
mudah ketika penulis sudah berada dalam biaya perusahaan perbulan dan berapa
sebuah perusahaan. Dalam hal ini, selama proses penghasilan perusahaan selama perbulan,
kerja magang penulis ingin membahas mengenai penulis ditempatkan diruangan P2 tepatnya di
Tehnik Pengupasan Udang Vannamei di pengupasan udang, penulis dapat mengamati
Perusahaan PT. WAHYU PRADANA BINAMULIA. ruangan pengupasan udang tersebut yaitu,
Dalam hal Pengupasan Udang Vannamei di ruangan pengupasan udang terdapat karyawan
PT. WAHYU PRADANA BINAMULIA adalah hal yang cukup banyak dengan jumlah 108 orang dan
yang paling penting, dikarnakan harus diruangan pengupasan udang terdapat beberapa
memastikan semua hal yang berhubungan kelompok karyawan. Selain itu penulis juga
dengan udang yang diproduksi, serta mengamati beberapa master (DOS) yang diekspor
mengidentifikasi Kendala-kendala yang terjadi selama pengeksporan. Didalam pengeksporan
dilapangan dan menganalisa, mengevaluasi serta terdapat juga beberapa tahap-tahapannya. Dan
memberikan ide, masukan yang dapat itulah penulis amati selama berada di PT. Wahyu
membantu, mengatasi kendala yang ada. Pradana Binamulia dengan jangka waktu selama 1
bulan.
1.2 Maksud Dan Tujuan Magang

Maksud dan kuliah magang ( studi intership ) yaitu:

• Menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki selama
pelaksanaan kuliah magang.
• Menerapkan teori dan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku
perkuliahan kedalam kuliah magang.
• Menambah pengetahuan tentang apa yang belum pernah di
dapat/dipelajari selama dibangku perkuliahan.
• Mendapatkan pengalaman kerja secara nyata didalam dunia kerja.
• Menambah pengetahuan dan keterampilan kerja mahasiswa
dengan keterlibatan langsung dalam bebagai kegiatan didunia kerja.
• Dan untuk mengetahui system Teknik Penugpasan Udang Vannamei
di PT. Wahyu Pradana Binamulia
1.3 Tempat dan Waktu Kuliah Magang

Tempat magang dilakukan di PT. WAHYU
PRADANA BINAMULIA, waktu magang mulai
tanggal 29 Januari 2018 s/d 28 Januari 2018 (1
bulan)
BAB II
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
2.1 Sejarah Singkat Perusahaan
PT. WAHYU PRADANA BINAMULIA
SEJARAH

PT. Wahyu Pradana Binamulia adalah perusahaan swasta yang
bergerak dalam pengolahan dan pengekspor berbagai produk
makanan laut, yang didirikan pada tahun 1990 di Makassar sebagai PT.
Wahyu Utama Sakti. Nama itu kemudian berubah menjadi nama saat
ini sekitar setahun kemudian, saat kami mulai mengekspor produk
kami. Selama tahun-tahun operasi pertama, kami fokus dalam
pengolahan udang mentah beku, namun setelah beberapa tahun,
beragam produk diperluas ke berbagai produk makanan laut, di mana
kami menambahkan lini produksi dan bangunan pabrik baru untuk
tujuan ini. Pada tahun 2009 kami membangun pabrik pengolahan
karaginan untuk anak perusahaan kami: PT. Wahyu Putra Bimasakti,
dan sejak saat itu kami juga terlibat dalam bisnis bahan makanan.
VISI & MISI
VISI
Dunia yang lebih sehat melalui seafood yang
sustainable {berkelanjutan /terbarukan}
MISI
Kami memberi dunia produk seafood dengan
kualitas tinggi secara konsisten dengan harga
sepadan dengan cara selaku meningkatkan
efesiensi pada semua proses.
STRUKTUR ORGANISASI
PERUSAHAAN
BAB III
PELAKSANAAN KERJA MAGANG
3.1 KEDUDUKAN DAN KOORDINASI
Dalam pelaksanaan kerja magang penulis berada pada bagian Teknik Pengupasan Udang Vannamei.
Yang dimaksud dengan pengupasan udang adalah udang yang dikupas atau udang yang di produksi
dengan melalui tahap-tahapan tertentu dan sesuai dengan permintaan buyer, adapun jenis-jenis
pengupasan yang ingin diminta oleh konsumen dengan itu ada beberapa jenis pengupasan udang yang
ada di perusahaan PT. Wahyu Pradana Binamulia yaitu (PND,PUD,PDTO,PD dan BTO) . Adapun kedudukan
penulis selama kerja magang pada PT. WAHYU PRADANA BINAMULIA , yaitu penulis melekat pada bagian
tehnik pengupasan udang vannamei, dan berkoordinasi kepada Bapak SYAMSUL dimana beliau
berkedudukan sebagai kepala bagian produksi Plan 2. Selain dari itu, penulis juga berkoordinasi dengan
bapak SYAMSUL MAS’UD yang merupakan pembimbing lapangan penulis. supaya penulis lebih dibimbing
dalam lapangan agar kegiatan penulis selama magang lebih terencana dan terarah. Selama penulis
melakukan koordinasi kepada pembimbing lapangan, beliau mengatakan walaupun penulis magang
kurang efektif di karenakan singkatnya waktu yang di berikan namun perlunya penulis memahami tugas
dan fungsi dari setiap sub bagian dimana penulis melekat selama proses kerja magang. Oleh karena itu,
Adapun tugas dan fungsinya masing – masing pada bagian Teknik Pengupasan Udang Vannamei yaitu;
• Memastikan pemeriksaan terhadap udang yang di olah bahwa udang tersebut benar-benar steril dan
bersih dengan menggunakan cairan alkohol agar bakteri yang ada ditangan tidak lengket pada udang
yang di olah
• Memastikan bahwa pemeliharaan udang dilakukan secara efektif dan efisien sesuai dengan rencana
awal bayang telah ditetapkan.
• Memastikan udang yang dikupas dapat berjalan dengan baik pada saat proses pengupasan udang
Tugas yang Dilakukan
Dalam pelaksanaan kegiatan magang, pertama penulis diberi pengarahan dan
bimbingan tentang tahapan kerja, lingkungan kerja dan penempatan kerja dan diberikan
arahan tentang pekerjaan yang harus dilakukan.
Dalam pelaksanaan yang telah penulis laksanakan selama jangka waktu kurang lebih 30
hari di PT. WAHYU PRADANA BINAMULIA
Diantaranya :
• Di ruangan produksi P2 yaitu dimana ruangan tersebut terdapat beberapa cara
pengupasan udang dan sesuai dengan permintaan pemesanan diantaranya yaitu :
• Udang diolah dalam bentuk Headless yaitu udang yang dibekukan sesudah
dipisahkan kepalanya tetapi tidak dikuliti
• Udang diolah dalam bentuk Peeled yaitu udang-udang yang dibekukan sesudah
dikupas kulitnya dan dipisahkan kepalanya. Untuk produk peeled dibedakan lagi
menjadi beberapa macam yaitu :
a. Peeled deveined tail on (PDTO)
Udang yang diolah dalam bentuk PDTO kulit udang dikupas mulai dari ruas
pertama sampai ruas kelima, kulit ekor udang disisahkan dan tidak dibuang, pada
bagian punggung udang kotoran perutnya (usus udang) dibuang dengan cara
punggung udang dibelah mulai dari ruas kedua sampai ruas kelima, kemudian
kotoran udang (usus udang) di buang