You are on page 1of 10

Kelompok 5

:
1. Manda Sari Dewi
2. Mohammad habibi
3. Ninda Santi Riastuti
4. Nor Indah Puspitasari
5. Sukma dewi
6. Unung masnung

 Asuhan keperawatan komunitas adalah suatu kerangka kerja untuk memecahkan masalah kesehatan yang ada di masyarakat secara sistematis dan rasional yang didasarkan pada kebutuhan dan masalah. . Pelaksanaan kegiatan praktik keperawatan komunitas dikelurahan Maju Makmur Kecamatan Bantul Yogjakarta. penerapan ilmu dan kiat asuhan keperawatan komunitas yang ada dimasyarakat dapat dilakukan dengan melakukan kegiatan untuk dapat mencapai tujuan yang kita harapkan.

selalu bolak balik toilet . encer. flu. gatal-gatal. lebih dari 5 kali sehari Ibu I : diare lebih dari 4 kali sehari. konsistensi cair lebih dari 3 kali sehari.4 kali sehari Ibu MA :BAB encer. diare Ibu MA : cikungunyah. DBD dihadapi sekarang Bapak L : Diare tentang kesehatan Ibu I : batuk. diare Ibu A : demam. encer Ibu A : BAB cair. demam Apa pengertian diare Bapak F : BAB lebih dari 3 kali sehari Bapak L : BAB berkali-kali.DBD. diare Ibu N : Diare karena jajan sembarangan. diare Ibu MI : DBD. flu. sakit perut lebih dari 3 kali sehari Ibu N : mencret. tipus. sakit perut. encer Ibu MI : lebih dari 4 kali sehari. didapatkan data hasil wawancara dan pengamatan melalui komponen Fokus Group Discussion (FGD) sebagai berikut Komponen Fokus Group Discussion (FGD) Pertanyaan Descripsi Masalah apa yang Bapak F : diare. pernafasan. lemas.

makan pedes. sumber air. kurangnya menjaga kebersihan diare Bapak L : sumber air yang kotor. jajan sembarangan. sekolahan tidak bersih Ibu N : tangan kotor karena kuman. makan sembarangan. MCK Ibu A : salah makan. makanan tidak bersih. gula + garam Ibu A : dibiarkan saja biasanya sembuh sendiri Ibu MA : jamu (kunyit asam + gula merah + garam + air) Ibu N : di beri minyak kayu putih. tidak cuci tangan dahulu sebelum makan. masak air tidak sampe kuman mati Apa penanganan Bapak F : beri oralit. Pertanyaan Descripsi Apa penyebab Bapak F : lingkungan yang kotor. bakteri E- coli. kuman Ibu I : tidak cuci tangan sebelum makan. dibawa kepuskesmas (diberi larutan oralit oleh petugas puskesmas) Ibu MI : oralit. lalat Ibu MI : air sungai yang terkontaminasi. air garam dan gula . konsumsi cairan yang dilakukan Bapak L : beri oralit (air campur gula + 2 sendok teh garam + 1 sendok apabila terkena the takar gula + air panas) diare Ibu I : oralit. teh pahit. MCK Ibu MA : makan pedes.

sering diadakan penyuluhan. penanganan petugas kesehatan ? diare Bapak L : agar penyuluhan tetap berjalan Ibu I : petugas harus aktif dilapangan Ibu MI : petugas ditambah agar sering datang Ibu A : lebih sering datang Ibu MA : ada penyuluhan Ibu N : sering. Pertanyaan Descripsi Apa saja peran petugas Bapak F : petugas jarang ada akibatnya diare tidak tuntas kesehatan dalam Bapak L : penyuluhan 2 kali pertahun menangani diare Ibu I : tidak ada penyuluhan Ibu MI : petugas tidak datang rutin Ibu A : petugas jarang ada 2 kali pertahun Ibu MA : Ibu N : tidak ada petugas Apa harapan terhadap Bapak F : lebih cepat mencegah tindakan diare. obat gratis. petugas lapangan ditambah .

. bapak F. 1. 2. ibu adekuatnya layanan kesehatan untuk sekarang adalah diare. Beberapa warga bapak F. sumber airnya kotor 3. Bapak I. peristaltic dan ibu A mengatakan meningkat lebih 35 x/menit. yang kurang baik dan tidak kesehatan yang dihadapi 2. Ibu Mi. Beberapa warga ibu N mengalami dyspnea pernafasan cepat lebih 40 x/menit karena asidosis metabolic. Warga RW 03 Kelurahan 1. Tingginya kasus diare di Kelurahan Maju Makmur kecamatan bapak L Nampak lemas dan Maju Makmur kecamatan Bantul Bantul Yogjakarta memiliki turgor kulit Yogjakarta yang b. Data Subjektif Data Objektif DX komunitas 1. Beberapa warga bapak F. Mid an Ibu Ma Nampak penanggulangan diare. distensi abdomen. Beberapa warga didesa mukosa mulut kering.  Kelurahan Maju Makmur kecamatan Bantul Yogjakarta Analisis Data No.d kebiasaan hidup mengatakan masalah menurun lebih dari 2 detik. kondisi lingkungan dan nafsu makan menurun.

Beberapa warga di desa ibu I 3. penurunan perilaku hidup aktivitas mck di lakukan di 2. Warga di desa bapak L dan Ibu Resiko terjadinya dan ibu A mengatakan Mi membuang sampah di sungai. Di wilayah desa bapak L jarak dan Ibu N mengatakan pembuangan sampah kurang dari sebelum makan tidak cuci 5 meter dari rumah tangan .d kurangnya tidak ada petugas kesehatan masalah diare di desa ibu Ma dan tenaga kesehatan di yang menangani masalah ibu N.No. Tidak tersedianya program untuk Defisiensi kesehatan Ma dan ibu N mengatakan mengatasi dan mengurangi komunitas b.d kurangnya sungai yang menjadi sumber didapatkan pembuangan limbah menjaga kebersihan. di selokan 2. ibu mencegah diare di desa Mi dan Ibu A mengatakan 3. 1. Sebagian warga di desa ibu I. Data Subjektif Data Objektif Dx Komunitas 2. 2. masyarakat kesehatan yang ada. 1. Tidak tersedianya program untuk 2. air. Beberapa warga di desa ibu 1. 1. Warga di desa bapak F. disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi bakteri 3. Di wilayah desa ibu Mi sehat b. Beberapa warga desa Ibu I dan petugas kesehatan jarang Ibu N yang mengalami diare berada di puskesmas.

d 40 kurangnya tenaga kesehatan di masyarakat .d kebiasaan hidup yang kurang baik dan tidak adekuatnya layanan kesehatan untuk penanggulangan diare. •PRIORITAS DIAGNOSA KEPERAWATAN Berdasarkan scoring diatas.d kurangnya mejaga kebersihan 2. 3. Tingginya kasus diare di Kelurahan Maju 46 Makmur kecamatan Bantul Yogjakarta yang b. Prioritas DX Keperawatan Jumlah 1. Defisiensi kesehatan komunitas b. maka priorotas diagnose keperawatan diagnose keperawatan komunitas Kelurahan Maju Makmur kecamatan Bantul Yogjakarta adalah sebagai beikut : No. Resiko terjadinya penurunan perilaku hidup 47 sehat b.