You are on page 1of 8

PENGOLAHAN CITRA DIGITAL DAN

MULTIMEDIA
TUGAS 6
“TRANSFORMASI FOURIER”

141910201028 Evhi Nur Imamah 141910201029 Dwi Sukma Aji 141910201031 Hanifatus Sa’diyah 141910201045 .KELOMPOK 3 Lutfi Bayu H. W.

Dibandingkan dengan linear spatial filtering. sehingga dapat digunakan untuk menerapkan LPF dan HPF dengan ketelitian yang cukup tinggi. Transformasi Fourier memungkinkan pengolahan dengan cara mengisolasi satu “frekuensi” tertentu pada citra. ahli matematika dari Prancis menemukan bahwa: setiap fungsi periodik (sinyal) dapat dibentuk dari penjumlahan gelombang- gelombang sinus/cosinus. maka transformasi Fourier lebih cepat (terutama jika ukuran filternya besar). . dapat memproses dengan efisien dan lebih cepat.Pengertian • Transformasi Fourier merupakan salah satu dasar penting dalam pengolahan citra. Joseph Fourier. • Pada tahun 1822.

1 1 1 1 -1 -1 -1 -1 Maka dapat dinyatakan dengan pendekatan diskret seperti gelombang kotak pada gambar berikut. Pada gambar yang sama juga dapat dilihat bahwa gelombang kotak ini dapat dinyatakan sebagai jumlahan dua fungsi sinus saja. Misalkan terdapat suatu deret sbb. . Discrete Fourier Transform (DFT)  Dalam fungsi diskret (sebagaimana pada pengolahan citra). maka hanya akan ada sejumlah terhingga nilai sehingga juga hanya dibutuhkan sejumlah terhingga fungsi saja.

FFT merupakan cara yang umum digunakan untuk menghitung FT diskret. • InversFT juga dapat dihitung dengan kompleksitas N log 2N (IFFT) – Di Matlab : fft(x) atau fft2(X) untuk FT dan ifft(x) atau ifft2(X) untuk invers FT .Fast Fourier Transform (FFT) • Merupakan algoritma penghitungan yang mengurangi kompleksitas FT biasa dari N 2 menjadi N log 2N saja • Pada implementasinya.

.sebuah kotak dan hasil transformasi Fourier-nya.

Membuat sebuah lingkaran dan melihat DFT-nya. .

Contoh TF domain frekuensi dan domain waktu .