You are on page 1of 29

Selama era kerajaan Hindu dan Buddha terdapat dua dinasti yang
berkuasa sekitar abad ke-8 hingga ke-10 yaitu dinasti Sanjaya dan Syailendra.
Dinasti Sanjaya beragama Hindu aliran Siwa, sementara dinasti Syailendra
menganut agama Buddha Mahayana atau Vajrayana. Peninggalan dari
ketdua dinasti ini berupa prasasti dan candi.

atau wilayah. Dalam kitab Manasara disebutkan bahwa bentuk candi merupakan pengetahuan dasar seni bangunan gapura. Gapura sendiri bisa berfungsi sebagai petunjuk batas wilayah atau sebagai pintu keluar masuk yang terletak pada dinding pembatas sebuah komplek bangunan tertentu. lahan. yaitu bangunan yang berada pada jalan masuk ke atau keluar dari suatu tempat. Gapura .

Candi Mendut. merupakan candi Hindu dengan bentuk bangunan yang sederhana. Candi-candi yang terletak di wilayah utara. di antaranya: Candi Dieng dan Candi Gedongsanga. . Candi Kalasan. merupakan candi Buddha dengan bentuk bangunan yang indah dan sarat dengan hiasan. yang umumnya dibangun oleh Wangsa Sanjaya. Candi Sewu. dan dibangun dalam kelompok.  Candi di wilayah selatan. dan Candi Borobudur. yang umumnya dibangun oleh Wangsa Syailendra. di antaranya: Candi Prambanan. batur tanpa hiasan.

candi-candi yang dibangun pada masa Kerajaan Singasari. Misalnya. .  Candi-candi di Bali umumnya merupakan candi Hindu dan sebagian besar masih digunakan untuk pelaksanaan upacara keagamaan hingga saat ini. Candi-candi di Jawa Timur umumnya usianya lebih muda dibandingkan yang terdapat di Jawa Tengah dan Yogyakarta. yaitu Candi Portibi di Provinsi Sumatra Utara dan Candi Muara Takus di Provinsi Riau.  Di Pulau Sumatra terdapat 2 candi Buddha yang masih dapat ditemui.

Pada tanggal 14 Juni 1913. . pemerintah kolonial Belanda membentuk badan kepurbakalaan yang dinamakan Oudheidkundige Dienst (biasa disingkat OD). sehingga penanganan atas candi-candi di Indonesia menjadi lebih intensif. Situs web ini direncanakan akan memuat deskripsi seluruh candi yang ada di Indonesia. Sebagian candi di Indonesia ditemukan dan dipugar pada awal abad ke-20. namun saat ini belum semua candi dapat terliput.

Tabel perbandingan antara Langgam Jawa Tengah dan Langgam Jawa Timur .

secara harfiah Candi bisa ditafsirkan sebagai bangunan yang digunakan untuk keperluan pemakaman.B. Dahulukala.  Secara vertikal. diduga abu dari jenazah seorang raja dikubur dibawah bagian tengah candi (peripih). struktur bangunan candi terdiri dari tiga bagian yang melambangkan kosmologi atau kepercayaan terhadap pembagian dunia sebagai satu kesatuan alam semesta yang sering disebut dengan ‘Triloka’ Gambar 1 : Struktur Candi terdiri dari dunia manusia (bhurloka). 1. atau bahkan sebagai makam. Maka. Arsitektur Candi Fungsi Candi  Kata Candi pada umumnya dianggap berasal dari kata candikagrha. . nama tempat tinggal Candika. Dewi Kematian dan Permaisuri Siwa. dunia tengah untuk orang-orang yang disucikan (bhuvarloka) kemudian dunia untuk para dewa (svarloka).

lingga dan yoni. ¾ Kala merupakan makhluk legenda yang diciptakan Siwa untuk membunuh seorang raksasa. elemen atau bagian bangunan yang terdapat pada arsitektur candi baik candi Hindu dan Buddha yaitu kala-mekara. paruh burung nuri. Gambar 1 : Struktur Candi .2 Hiasan mekara ini sering ditemukan baik pada candi Hindu dan Buddha. stupa. surai singa. Keyakinan seolah-olah mengatakan bahwa gunung sebagai tempat tinggal para dewa. yang semuanya merupakan lambang air dan birahi. Pada bangunan candi di Indonesia. Sedangkan Mekara adalah binatang mitologi berbelalai gajah. ratha (mahkota). Gunung Meru adalah sebuah gunung di pusat jagat yang berfungsi sebagai pusat bumi dan mencapai tingkat tertinggi surga. dan ekor seperti ikan. Kala ini diwujudkan dalam berbagai variasi bentuk seperti mahkluk aneh tanpa rahang bawah atau hiasan dengan satu mata. Dalam mitologi Hindu-Buddha. peripih. selain berbagai macam arca Budha dan para dewa yang terdapat di ruang dalam candi.

Pembangunan candi memiliki tata cara dn upacara ritual. Upacara yang dilaksanakan serigkali dicatat dalam tulisan batu (piagem) atau lempengan perak atau tembaga. Pada awalnya teknik penumpukan batu dilakukan dengan cara membuat perkuatan dengan memotong bagian balok batu untuk membuat semacam lidah dan tekukan yang saling mengunci dengan balok-balok yang bersebelahan baik secara mendatar maupun ke atas. Pada awal abad ke-9. Gambar 3 : Tata cara urutan pembangunan candi . ahli bangunan Jawa menggunakan teknik India mengenai dinding batu berdaun ganda. Jawa merupakan satu-satunya wilayah di Asia Tenggara yang menggunakan cara konstruksi seperti ini.Teknik Konstruksi dan Pembangunan Candi Bangunan candidi Indonesia umumnya dibangun dengan cara a joint vif. yaitu bebatuan yang saling ditumpuk diatasnya tanpa ada bahan pengikat. Yang brinisiatif membangun candi pada pertama kalinya adalah bangsawan (orang suci) dengan mengajak orang-orang di kampungnya (sekelilingnya) untuk bergotong royong membangun candi.

Candi kidal (www. Candi Kidal Candi Kidal adalah salah satu candi warisan dari kerajaan Singasari.com) .google. yang memerintah selama 20 tahun (1227 . Candi ini dibangun sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar Anusapati.1248).Contoh peninggalan hindu-budha : A. Raja kedua dari Singhasari.

Mulutnya terbuka dan nampak dua taringnya yang besar dan bengkok memberi kesan dominan. Maka sempurnalah tugasnya sebagai penjaga bangunan suci candi. Disudut kiri dan kanan terdapat jari tangan dengan mudra (sikap) mengancam. Karakteristik Candi Kidal terbuat dari batu andesit dan berdimensi geometris vertikal Mempunyai hiasan kepala kala nampak menyeramkan dengan matanya melotot penuh.Tata ruang luar 1.google.com) . Candi kidal (www. Adanya dua taring tersebut juga merupakan ciri khas candi corak Jawa Timuran.

com) .2. Candi kidal (www.Jawa Timur. kecamatan Tumpang. sekitar 20 km sebelah timur kota Malang .google. bertepatan dengan berakhirnya rangkaian upacara pemakaman yang disebut Cradha (tahun ke-12) untuk menghormat raja Anusapati yang telah meninggal. Letak/lokasi Candi Kidal Terletak di desa Rejokidal. candi Kidal dibangun pada 1248 M.

ditambah lingkungan yang bernuansa pedesaan Candi kidal (www.3. taman candi juga tertata dengan baik.com) .google. Keadaan Geografis Lingkungan geografis Candi Kidal banyak terdapat pohon-pohon besar dan rindang.

Seperti umumnya daerah mengikuti perubahan putaran 2 iklim.google.24. Rata kelembaban udara berkisar 74% - 82%.com) Karangploso curah hujan yang relatif tinggi. . dan musim kemarau. Dari hasil pengamatan Stasiun Klimatologi Candi kidal (www.3 °C dan suhu minimum 17.5 °C.4. musim hujan. Sedangkan suhu maksimum mencapai 32. Iklim Kondisi iklim selama tahun 2006 tercatat rata-rata suhu udara berkisar antara 22.8 °C .2 °C . dengan kelembaban maksimum 97% dan minimum mencapai 37%.

Candi Borobudur Candi Borobudur termasuk peninggalan candi agama Budha yang di bangun pada dinasti syeilendra pada tahun 824 M di Karang tengah. Candi Borobudur .Contoh peninggalan hindu-budha : A.

dan Arupadhatu. Terdiri dari 6 teras berdenah persegi dan3 teras berdenah lingkaran. Karakteristik  Denah Candi Borobudur ukuran panjang 121.38 meter dan tinggi 35.66 meter dan lebar 121. Candi Borobudur Rupadhatu.40 meter.Tata ruang luar 1.  Pembagian vertikal secara filosofis meliputi tingkat Kamadhatu.  Susunan bangunan berupa 9 teras berundak dan sebuah stupa induk di puncaknya. .

000. tengah.  Batu-batu Candi Borobudur berasal dari sungai di sekitar Borobudur dengan volume seluruhnya sekitar 55.  Terdapat tangga naik di keempat penjuru utama dengan pintu masuk utama sebelah timur dengan ber-pradaksina.000 meter persegi (kira-kira 2.000 potong batu) Candi Borobudur . Pembagian vertikal secara teknis meliputi bagian bawah. dan atas.

2. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Dengan letak geografis yaitu 7.608°LS dan 110. Letak/lokasi Candi Borobudur terletak di Magelang. Jawa Tengah.204°BT Candi Borobudur .

dan pegunungan Menoreh di sebelah Selatan. Keadaan Geografis Lingkungan geografis Candi Borobudur dikelilingi oleh Gunung Merapi dan Merbabu di sebelah Timur.3. Gunung Sindoro dan Sumbing di sebelah Utara. Candi Borobudur . dengan ketinggian 265 dpl. Candi Borobudur didirikan di atas bukit yang telah dimodifikasi. serta terletak di antara Sungai Progo dan Elo.

Iklim Candi Borobudur memiliki iklim tropis. dan suhu rata-rata 21-32oC. Daerah dengan curah hujan tinggi. dengan curah hujan tahunan rata-rata 2.4.000 meter. Candi Borobudur .

Bagaikan sebuah kitab.5. Latar Belakang a) Sosial : sebagai sarana sosialisasi bagi masyarakat sekitarnya. c) IPTEK : Budaya : kebudayaan agama yang bersifat kongkrit hasil peninggalan kebudayaan Candi Borobudur agama budha yang merupakan akulturasi dari kebudayaan asli indonesia dan kebudayaan yang datang dari luar yaitu india . b) Religi : Sepuluh pelataran yang dimiliki Borobudur menggambarkan secara jelas filsafat mazhab Mahayana. Borobudur menggambarkan sepuluh tingkatan Bodhisattva yang harus dilalui untuk mencapai kesempurnaan menjadi Buddha.

Konsep bangunan Candi Borobudur memiliki struktur dasar punden berundak. tiga pelataran berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. dengan enam pelataran berbentuk bujur sangkar.Tata Ruang Dalam A. Candi Borobudur . Selain itu tersebar di semua pelatarannya beberapa stupa.

lsdka  Candi Borobudur tersusun atas tiga buah tingkatan. Dunia tertinggi : ARUPADHATU (Dunia Tanpa Rupa) . Adapun tingkatan. Dunia Paling Bawah : KAMADHATU (Dunia Hasrat) 2.B.tingkatan itu pada dasarnya dapat pula diterapkan pembagian alam semesta menjadi 3 dunia : 1. Dunia yang lebih tinggi : RUPADHATU (Dunia Rupa) 3. Pola Kawasan Lskda.

tetapi pada setiap pigura menggambarkan suatu cerita yang mempunyai korelasi sebab akibat.) Karmawibhangga . maka cerita pada relief candi secara singkat bermakna sebagai berikut :  Karmawibhangga Salah satu ukiran Karmawibhangga di dinding candi Borobudur (lantai 0 sudut tenggara) (Sesuai dengan makna simbolis pada kaki candi. relief yang menghiasi dinding batur yang terselubung tersebut menggambarkan hukum karma. Deretan relief tersebut bukan merupakan cerita seri (serial). Secara runtutan.

Lalitavistara . Lalitavistara Merupakan penggambaran riwayat Sang Buddha dalam deretan relief-relief (tetapi bukan merupakan riwayat yang lengkap ) yang dimulai dari turunnya Sang Buddha dari sorga Tusita. Relief ini berderet dari tangga pada sisi sebelah selatan. sebagai persiapan untuk menyambut hadirnya penjelmaan terakhir Sang Bodhisattwa selaku calon Buddha. Ke-27 pigura tersebut menggambarkan kesibukan. setelah melampui deretan relief sebanyak 27 pigura yang dimulai dari tangga sisi timur. baik di sorga maupun di dunia. dan berakhir dengan wejangan pertama di Taman Rusa dekat kota Banaras.

dan kitab Awadanasataka atau seratus cerita Awadana. yang membedakan Sang Bodhisattwa dari makhluk lain manapun juga. diperlakukan Borobudur (lantai 0 sudut tenggara) sama.Jataka dan Awadana  Jataka adalah cerita tentang Sang Buddha sebelum dilahirkan sebagai Pangeran Siddharta. Sesu ngguhnya. Pada relief candi Salah satu ukiran Karmawibhangga di dinding candi Borobudur jataka dan awadana. pengumpulan jasa/perbuatan baik merupakan tahapan persiapan dalam usaha menuju ketingkat ke-Buddha-an. Isinya merupakan pokok penonjolan perbuatan baik. artinya keduanya terdapat dalam deretan yang sama tanpa dibedakan. pada dasarnya hampir sama dengan Jataka akan tetapi pelakunya bukan Sang Bodhisattwa. . melainkan orang lain dan ceritanya dihimpun dalam kitab Diwyawadana yang berarti perbuatan mulia kedewaan.  Sedangkan Awadana.

adalah cerita Sudhana yang berkelana tanpa mengenal lelah dalam usahanya mencari Pengetahuan Tertinggi tentang Kebenaran Sejati oleh Sudhana. Gandawyuha Merupakan deretan relief menghiasi dinding lorong ke-2. Gandawyuha . dan untuk bagian penutupnya berdasarkan cerita kitab lainnya yaitu Bhadracari. Penggambarannya dalam 460 pigura didasarkan pada kitab suci Buddha Mahayana yang berjudul Gandawyuha.