You are on page 1of 13

Dr. T.

Kuncoro, Drs, Msi


Widyaiswara

Diklat Prajabatan Gol.III Propinsi Jawa Timur


BADAN DIKLAT PROPINSI JAWA TIMUR
Surabaya 2011
A. Perspektif Budaya kerja
I. Budaya kerja merupakan sebagai seke -
lompok pikiran dasar atau program mental
yg dpt dimanfaat kan untuk me –ningkatkan
efisiensi kerja dan kerja sama-manusia yg
dimiliki oleh suatu golongan -masyarakat.
II. Sebagaimana halnya konsep kerja dapat –
dikatakan sbg suatu proses penciptaan –nilai
pada suatu unit sumber daya,kenda-tipun
kegiatan tsb tdk memberikan nilai tambah
ekonomi kpd org lain.
sebaliknya bisa terjadi bahwa suatu kerja yg
tampaknya tdk langsung bernilai ekonomi,-
melainkan bernilai psikologis,sosial dan
spiritual sebagaimana halnya
Relaxation,recreation,kepuasan intrinsik,ke-
tenangan dan kedamaian yg membuat
kegiatan org yg bersangkutan memperoleh-
semangat baru mendapat inspirasi dan
semangat kerja yg memiliki nilai kerja.
B. Etos Kerja
1. Etos kerja adalah inti dari nilai kerja dan
2. Nilai kerja adalah setiap nilai yg dihasilkan me-
lalui kerja sbg proses dan nilai yg dirasakan -
oleh penerima melalui penggunaannya atau
penikmatnya dalam bentuk nilai baru,nilai
tambah dan nilai lebih.
3. Etos diartikan sbg semangat fundamental suatu
budaya,shg etos merupakan kompo -nen
budaya.
4. Etos adalah kekuatan pendorong,shg manusia –
siap bekerja keras.
C. Workaholism :Budaya Kerja
keras
 Sebagaimana makna dari Etos kerja dan budaya kerja maka
Workaholism adalah kondisi penyakitan (deseased condition)
yaitu seseorang yg terbentuk oleh prilaku Work-aholi c yang
berkepajangan.
 Jadi orang yg workaholic adalah orang yg berbudaya kerja-
(berpola prilaku) mati-matian semangat tinggi.
 Dalam seperangkat hal yg perlu dipelajari dan dipertanyakan ;
 1.Mengapa workaholisme disebut budaya kerja ?
 2.Pekerjaan apa yang biasanya terserang oleh sifat workaholic?
 3.Fenomena workaholisme dan sifat-sifat org yg workaholic.
 4.Kekuatan apa yg membentuk orang menjadi workaholic.
 5.Akibat atau dampak workaholisme bagi pelaku dan masy.
 6.Apa solusi spiritual tentang fenomena tsb ?
 7.Apa yang harus dilakukan kini dan disini ?
D.Elemen-Elemen Workaholisme
1.Workaholisme disebut budaya kerja,krn work -
aholisme menunjukkan salah satu pola dan kualitas
prilaku manusia dlm bekerja.
2.Workaholisme dapat memasuki jenis pekerjaan apa
saja dlm kondisi tertentu,baik pekerjaan bebas
Maupun kompetitif,pekerjaan yg bersifat
pribadi,dinas,ataupun pekerjaan kelompok.
3.Fenomena workaholisme diwarnai oleh kondisi-kerja.
Kondisi kerja dimaksud adalah kondisi yg ter-bentuk
berkaitan dgn sifat pekerjaan dan lingkungan kerja.
Lanjutan

4.Kekuatan (faktor,motif) yg satu berkaitan dgn berbaur atau mendukung-yg lain


Workaholisme bisa berdampak positif dan negatif terhadap pelaku dan masyarakat

5.Orang workaholic biasanya penyendiri,introvert,egois,berprilaku aneh dan tidak –


Peduli terhadap pihak lain maupun pd diri sendiri

6.Perbedaan dan hubungan Workaholisme dgn Antusiasme.


Enthusiasm memberikan semangat,kekuatan kpd org-org yg patuh semangat ber-
Kerja

7.Apa yg hrs lakukan ? Perubahan sosial,pembaharuan nilai-nilai dan tranformasi-


Strutural di Indonesia memerlukan orang yg workaholic,tetapi Workaholic People
yg Enthusiastic, yg menanggung berat dan bekerja keras dgn tulus dan ikhlas.
BUDAYA KERJA

ETOS KERJA

ETIKA KERJA

LINGKUNGAN KERJA MOTIVASI KERJA

KEPEMIMPINAN
D1.Sifat-Sifat Budaya Kerja

a. Sikap terhadap pekerjaan,yakni kesukaan-


akan kerja dibanding dg kegiatan lain spt
santai atau semata-mata memperoleh
kepuasan dari pekerjaannya sendiri,atau
merasa terpaksa melakukan sesuatu hanya
untk kelangsunga hidupnya.
b. Perilaku pada waktu bekerja seperti
rajin,berdedikasi,bertanggung jawab,berhati-
hati,teliti,cermat,kemauan yg kuat untk
mempelajari tugas dan kewajibannya,suka
bekerja sama sesama rekan kerja.
E.Vehicle

Vehicle merupakan sebagaimana orang


gunakan,bukan yang seharusnya tetapi yang ke-
nyataan. Selanjutnya tingkat Vehicle yang paling
mendasar adalah ;
1.Basic Assumption atau basic belief (percaya)
2.Etika kerja.
3.Sikap terhadap kerja dan lingkungan kerja
4.Prilaku pada saat bekerja.
5Cara dan alat yang digunakan untuk bekerja
Rumusan Budaya Kerja
 BK = NK X VK

 BK= Budaya Kerja


 NK = Nilai Kerja
 VK = Vehicle Kerja
Pendirian Sikap Thd Prilaku pd
Saat,Raga dan Kerja
 Pendirian Tentang Kerja :kerja adalah
hukuman,kerja adalah upeti,kerja adalah
beban,kerja adalah kewajiban,sumber
penghasilan,kesenangan,status,prestise,ha
rga diri,aktualisasi diri,panggilan
jiwa,pengabdian,hak,hidup,ibadah,suci.

 Sikap terhadap Pekerjaan ; negatif,tak


ikhlas,ragu2,pasrah,positif jika haknya
diindahkan,positif jika diharapkan
berhasil,tanpa pamrih.
lanjutan
 Perilaku ketika bekerja ;
menderita,pasif,menyesal,protes,ketakut
an,kehilangan,terpaksa,keberatan,ingin
cepat,aktif,sangat
aktif,pelan2,negatif,bangga,relah
berkorban,menuntut,berjuang,ritual
 Lingkungan dan Alat Kerja :lingkungan
tidak nyaman,alat minim,tak menarik
kinerja rendah,kinerja sedang,kinerja
tinggi.