You are on page 1of 15

PERHATIAN TIDAK BICARA

04. MODEL INTI


C.V. Weiszacker 1935

1. Model tetes Cairan – Energi ikat


2. Keunggunaln Model tetes cairan
Apa Model tetes Cairan itu ?
Anggapan
1) Anggap inti seperti tetes cairan, dimana nukleon-nukleon
dianggap sebagai molekul zat cair dalam tetesan
2) Reaksi inti digambarkan pecahnya tetes cairan
Apa yang diperoleh dari model ini:
- Mampu menghitung energi ikat inti
- Mampu menjelaskan peluruhan beta isobar dengan pola
parabola
SEBUAH TETES CAIRAN/INTI
energi berkaitan dg volume Ev  a A
v

energi permukaan Es   a s A 2 / 3

2
Z
energi coulomb, Ec  ac 1 / 3
A
( A  Z )2
energi asimetri NP. Ea  aasim
A

Energi pasangan Gj-Gn E p  (,0,) a p


A
Energi ikat total = hasil perhitungan

Z2 ( A  2Z ) 2
Ei  avol A  a permuk A 2 / 3  acoul 1/ 3
 a asim 
A A
SOAL

Dari hasil pengukuran atom 6C12 diperoleh tetapan


avol= 15,56 MeV,
aperm = 17,23 MeV,
acoul= 0,7 Mev,
aasim=23,285 MeV dan =11/A1/2 .
Tentukan nilai Ei dan Ei/nukleon berdasarkan
a) model tetes cairan
(b) secara energi ikat.
Contoh Soal: perhitungan energi ikat berdasarkan Model
tetes Cairan

Massa Fe = 57,933282 sma


Massa n = 1,008665 sma
Massa p = 1,007825 sma
KEUNGGULAN Mod.Tet. Cair.
1. Mampu menjelaskan peristiwa peluruhan
nuklida dengan nomor massa sama (isobar)
yang mengikuti kurva parabol
2. Mampu menentukan nuklida hasil peluruhan
yang stabil
Bagaimana model tetes cairan menjelaskan kurva berikut ?
Bukti Rumus MTC dan kurva parabola

.
aasimet = 20 MeV
ac = 0,60 MeV
Bila persamaan tersebut diturun kan terhadap nomor atom Z , maka diperoleh
Kemiringan kurva = 0 atau dE/dZ = 0 pada dasar kurva

. Ei( A)  K ' '


Z2
A
 
0,6 A 2 / 3  80  80Z

Soal : Tentukan Z stabil untuk peluruhan isobar dengan nomor massa 156
Diagram Energi Reaksi Inti/Penggambaran Tingkat Energi

Menjelaskan keadaan energi inti pada


keadaan dasar dan keadaan tereksitsi pada
saat inti mengalami reaksi.
Bila hasil turunan/reaksi memiliki nomor
atom lebih rendah dari induk, maka
digambarkan di sebelah kiri.

Contoh 02. Gambarkan tingkat energi pada


proses peluruhan Ra-226  Rn-222 dimana
ada dua jenis proses
dengan populasi 94,3% meluruh
langsung melepas  membentuk
Rn-226 dengan energi 4,78 MeV,
Sekitar 5,7% meluruh melalui 2
langkah yaitu membentuk nukida
terekstasi dengan memancar 
dengan energi 4,59 MeV dan baru
kemudian melepas  dengan energi
0,19 MeV
Apa makna kurva berikut

.
• Nd = Neodynium
• Pm = Promethium
• Sm = Samarium
• Eu = Europium
• Gd = Gadolinium
• Tb = Terbium
• Dy = Dysprosium
• Ho = Holmium
• Er = Erbium
• Pr = Praeseodimium