You are on page 1of 32

PELAYANAN FARMASI

STFB 2018
Eva Kusumahati dan Ni Nyoman

OBJECTIVES

Memahami Pekerjaan Kefarmasian
Memahami Perubahan Paradigma
Pelayanan Farmasi
Memahami Pharmaceutical Care
Memahami Fungsi/Peran Farmasis

Case Report

A 20 yr. female student suffering from
tonsilitis, seen by a doctor in a 600-bed
hospital OPD. She obtained a drug from the
hospital pharmacy, and took as instructed.
She felt very weak after taking the drug, 3
days later she got severely comatose and
was admitted to the same hospital. She
took chlorpropamide 250 mg 4 times a day.
The OPD doctor claimed that he prescribed
chloromycetine 4x250 mg daily for her
tonsilitis. The patient eventually died 2
weeks after hospital admission.

Apoteker melakukan konseling sebelum menyerahkan…...? .Kalau Saja……. Chlopropamide : single dose…. Apoteker mengkaji/review resep….. Apakah pasien mederita DM….

. kontrol ke dokter. farmasis menyarankan dokter utk mengganti menjadi tablet biasa  Pasien membaik Beberapa bulan kemudian. Keluarga pasien menghubungi farmasis.To Chew or not to Chew Pasien 83 thn. kejadian berulang  Pasien meninggal 3 minggu kemudian. mendapat resep Cardizem CD (diltiazem lepas lambat). utk BP Kapsulnya besar  dikunyah  Pulse menjadi rendah.

.Kalau saja…. dikunyah…… .. dan konseling ……. Apoteker menyempatkan mereview resep. Konseling : jangan dibelah. Ukuran kapsul yang besar….

1995.KASUS-KASUS Feb 26 1971. Alabama Pasien kanker payudara: Tamoxifen  Tambocor (antiarrhythmia) . Michigan Wanita menikah mendapat resep KB: Norinyl  Nardil mild tranquilizer Okt 27.

Paradigma Pelayanan Farmasi Product Focus Patient Outcome Pharmacist .

000 • Medication Errors di luar RS : puluhan ribu .458 • Medical Errors : 44.516 • Kanker Payu Dara : 42.000-98.S di USA (IOM ‘99) 120000 100000 80000 60000 40000 20000 0 Medication A IDS Kanker Kecelakaan Medical Error Payudara Lalu-Lintas Error • Medication Error di RS : 7.297 • Kecelakaan Lalu lintas : 43.Kematian akibat Medical Error di R.000 • AIDS : 16.

GOOD DRUGS can be BADLY USED .

PHARMACEUTICAL CARE/ PATIENT SAFETY .

MEDICAL ERROR The failure of a planned action to be completed as intended or the use of a wrong plan to achieve the aim .

consumer .MEDICATION ERROR Preventable event that may cause inappropriate medication use or patient harm Medication is in control of the health care professional . patient.

Mengapa terjadi Medication Error??? .

Berapa % dapat dicegah? 30% dapat dicegah .

PERAN APOTEKER PELAYANAN ??? .

  Drug oriented Patient oriented .

Pharmaceutical Care is “Responsible provision of drug therapy for the purpose of achieving definite outcomes that improve or maintain patient’s quality of life” .

PHARMACEUTICAL CARE PROCESS DATA ASSESSMENT Pharmaceutical Care PROCESS DRP KONSELING DOKTER pasien .

Penerimaan Resep Kontak Penulis Resep ? Masalah Tidak ada Masalah .

.

FARMASIS .

. PEKERJAAN KEFARMASIAN Pembuatan termasuk pengendalian mutu Sediaan Farmasi. pelayanan informasi obat. pengelolaan obat. pelayanan obat atas resep dokter. bahan obat dan obat tradisional. penyimpanan dan pendistribusian atau penyaluranan obat. serta pengembangan obat. pengadaan. pengamanan.

dan  Pelayanan Sediaan Farmasi. .PELAKSANAAN MELIPUTI :  Pengadaan & Produksi Sediaan Farmasi.  Distribusi atau Penyaluran Sediaan Farmasi.

.  Obat tradisional dan  Kosmetika.Sediaan Farmasi  Obat.  Bahan obat.

TENAGA KEFARMASIAN Tenaga yang melakukan Pekerjaan Kefarmasian: Apoteker dan Tenaga Teknis Kefarmasian .

APOTEKER Sarjana farmasi yang telah lulus sebagai apoteker dan telah mengucapkan sumpah jabatan apoteker .

yang terdiri atas :  Sarjana Farmasi.  Ahli Madya Farmasi.  Analis Farmasi.TENAGA TEKNIS KEFARMASIAN Tenaga yang membantu apoteker dalam menjalani Pekerjaan Kefarmasian. dan  Tenaga Menengah Farmasi/Asisten Apoteker .

FASILITAS KEFARMASIAN Sarana yang digunakan untuk melakukan Pekerjaan Kefarmasian :  Fasilitas Produksi Sediaan Farmasi (Industri Farmasi)  Fasilitas Distribusi atau Penyaluran Sediaan Farmasi (PBF)  Fasilitas Pelayanan Kefarmasian (Sarana Pelayanan Kefarmasian) .

PUSTAKA  WHO/FIP.51 tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian  Permenkes No. 58 tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di RS. 2006. . Good Pharmacy Practice. 2011  World Health Organisation. Developing pharmacy practice A focus on patient care  Peraturan Pemerintah RI No.

Terima Kasih .

TUGAS :  10 PASANG OBAT LASA beserta kandungan & indikasi masing-masing .