You are on page 1of 21

UTILITAS

PENYEDIAAN
LISTRIK

DESKRIPSI DISTRIBUSI LISTRIK

• Listrik umumnya dibangkitkan dengan pembangkit
AC disebut alternator pada pembangkit daya termal,
air atau nuklir pada 50 atau 60 siklus per detik.
Biasanya listrik dibangkitkan pada sekitar 9 hingga
13 KV di terminal pembangkitnya. Daya yang
dihasilkan oleh satu pembangkit (dikenal juga
dengan istilah UNIT) berada pada kisaran 67,5 MW,
110 MW, 220 MW, 500 MW, dan ada juga yang
mencapai 1000 MW atau lebih. Tingkat MW yang
lebih tinggi lebih disukai karena lebih rendahnya
pemakaian daya pembantu, biaya perawatan dan
biaya operasi per MW yang dihasilkan.

. Mentransmisikan daya pada tegangan tinggi mempunyai keuntungan dapat mengurangi kehilangan selama transmisi dan dapat digunakan jalur transmisi yang lebih kecil dan lebih ekonomis. 400 kV) sebelum ditransmisikan. Daya yang dihasilkan disalurkan ke pengguna melalui jaringan transmisi dan distribusi. pada substasiun dipasang trafo penurun. Kemudian. yang terdiri dari trafo. yang akan menurunkan tegangan untuk didistribusikanan ke pengguna industri. perdagangan dan pemukiman melalui jalur distribusi. 220 kV. misal 132 kV. Seluruh stasiun daya memiliki trafo pembangkit (GTs) yang meningkatkan tegangan menjadi tegangan ekstra tinggi (EHV. jalur transmisi dan peralatan kontrol. sebab listrik tidak dapat disimpan.• Listrik harus dibangkitkan hanya jika diperlukan.

. dll). biaya energi tidak jarang menjadi komponen biaya terbesar yang mesti dibayar tiap bulan. gas. maka banyak industry yang mengalami kesulitan.• Di industri. Karena merupakan komponen biaya besar. Biaya energi bisa dalam bentuk tagihan listrik dan bahan bakar (minyak. ketika pemerintah menaikkan harga minyak dan listrik.

• (ex. Pabrik Etil Asetat Cadangan Daya adalah 250 kW). .Penyediaan Listrik Di Pabrik • Kebutuhan tenaga listrik ini diperoleh dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan dibackup dengan generator cadangan dengan daya tertentu.

Sumber Listrik • Kebutuhan tenaga listrik suatu industr/Pabrik dapat diperoleh dari : • Pembangkit tenaga listrik sendiri (Generator Set) • Suplai dari Kawasan Industri Tertentu (Jika Tersedia) • Suplai dari PLN .

Kemudian dari substation disalurkan ke beberapa ER (Electrical Room). • Distribusi tenaga listrik merupakan penyaluran daya listrik dari tingkat pusat (Main Substation) ke substation. Distribusi Listrik • Sistem distribusi dimaksudkan untuk memberikan tenaga listrik kepada beban dengan setepat mungkin dan menjamin kelangsungan penyaluran / pelayanan dengan tegangan dan frekuensi yang stabil. .

Generator dipakai sebagai suplai cadangan apabila sumber tenaga listrik dari PLN mengalami pemadaman. Emergency Power • Generator (Emergency Power) untuk menjaga kontinuitas proses produksi yang stabil. Pabrik Semen Gresik: • Penggunan Emergency Power terbatas pada cooler. sebuah breaker akan mengalihkan pengambilan daya listrik dari PLN ke generator dalam waktu kurang dari lima menit. . Saat pasokan listrik pada ketiga alat tersebut terhenti. Setelah pasokan listrik befungsi seperti biasa. kiln dan penggilingan batubara. posisi breaker akan dikembalikan seperti semula. • Ex.

dengan menggunakan transformator . Generator AC • Generator yang digunakan adalah generator arus bolak balik dengan pertimbangan:  Tenaga listrik yang dihasilkan cukup besar  Tenaga dapat dinaikkan atau diturunkan sesuai dengan kebutuhan.

• Generator AC yang digunakan jenis AC 3 fase yang mempunyai keuntungan : Tenaga listrik stabil Daya kerja lebih besar Kawat penghantar yang digunakan lebih sedikit Harganya murah dan sederhana .

Menghitung Kebutuhan Listrik di Pabrik • Contoh : • Pabrik Asam Formiat Asam formiat dibuat dari methyl formate yang dihidrolisa dengan air. sehingga bahan baku utama pembuatan asam formiat ini adalah methyl formate dan air. .

Kebutuhan Listrik untuk Keperluan Proses Contoh: Pabrik Asam Formiat .

.

Kebutuhan Listrik Untuk Utilitas Contoh: Pabrik Asam Formiat .

.

) . 3rd ed. Kebutuhan Listrik untuk Penerangan • Besarnya tenaga listrik yang dibutuhkan untuk penerangan dipakai acuan standar yang terdapat dalam (Perry.

.

.

000 W = 15 kW.• Kebutuhan Listrik untuk AC • Listrik untuk AC diperkirakan sebesar 15.000 watt = 100 kW . • Kebutuhan Listrik untuk Instrumentasi dan Laboratorium • Listrik untuk instrumentasi diperkirakan mengonsumsi daya listrik sebesar 100.

51 + 115.66 + 15 + 100) kW = 627.53 kW .36 + 371.Jadi total kebutuhan listrik sebesar : = (25.

28 kW • Digunakan generator dengan efisiensi 80 %.• Faktor keamanan 10 %. maka output generator : • Ditetapkan out put generator 500 kW dan digunakan 2 buah generator sehingga sisanya masih dapat digunakan untuk keperluan lain. .53 kW = 690.1 x 627. sehingga total kebutuhan listrik menjadi : = 1.