You are on page 1of 28

OM SWASTYASTU

KELOMPOK 2

• NI PUTU EKA WIDIASTUTI 15.901.1256
• IGST A. WIDYA PARAMESTHI 15.901.1103
• NI PUTU EMI MAHARANI 15.901.1281
• NI KADEK DAHLIA NOVITASARI 15.901.1185
• I GDE AGUS MURDIKA 15.901.1096
• FRANSISKUS KUKUH D. W 15.901.1080

RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG .ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADA TN. T DENGAN GANGGUAN SENSORI PERSEPSI : HALUSINASI PENGELIHATAN DI RUANG PERKUTUT RUMAH SAKIT JIWA DR.

: Laki-laki No RM : 112436 . Perkutut Pendidikan : SD Sumber Informasi : Pasien Agama : Islam Status : Menikah Pekerjaan : Petani JenisKel. IDENTITAS KLIEN Nama : Tn. T (L) Tgl MRS : 22 Mei 2016 Umur : 58 Tahun Tgl Pengkajian : 23 Mei 2016 Alamat : Sumberpitu Ruang Rawat: R.

. Data Sekunder Berdasarkan status klien. ALASAN MASUK 1. klien di bawa ke Rumah Sakit Jiwa karena marah – marah. Data Primer Pasien mengatakan semalam ia melihat bayangan 6 orang laki-laki datang dan mengeroyok dirinya sehingga ia tidak bisa tidur. 2.

memiliki pengalaman yang tidak menyenangkan yaitu pernah dipukuli dengan tetangganya. Pasien masuk Rumah Sakit. Pasien mengatakan ia dan keluarganya mempunyai riwayat bunuh diri. tidak memiliki riwayat gangguan pernah mencoba menusuk pisau jiwa sebelumnya. FAKTOR PRESIPITASI Berdasarkan pasien Berdasarkan Petugas Pasien mengatakan masih belum Pasien sakit mulai kurang lebih 17 paham mengapa ia dibawa ke tahun yang lalu tetapi pasien RSJ. Namun pasien keperut namun berhasil di cegah. Masalah Keperawatan : Resiko Bunuh Diri . Sebelum MRS pasien tidak pernah berobat. ia diikat oleh tetangganya lalu Pasien juga memukul orang lain dibawa ke RSJ dengan bantuan dan frustasi karena anaknya anak dan tetangganya. Saat dia mengamuk bicara dan tertawa sendiri. Dirumah mengatakan bahwa ia mengamuk marah –marah merusak barang. karena kesal.

namun pengobatan perceraian dengan istri pasien sudah sebelumnya karena yang pertama. sejak kurang lebih 17 rawat di RSJ dan pasien Berdasarkan keterangan tahun yang lalu namun tidak pernah pergi Petugas pasien pernah pasien tidak pernah berobat. Masalah Keperawatan : Regimen Terapiutik Tidak Efektif Masalah Keperawatan : Berduka Disfungsional . FAKTOR PREDISPOSISI Pernah mengalami gangguan Pengobatan Pengalaman masa lalu jiwa di masa lalu ? sebelumnya yang tidak menyenangkan Pasien mengatakan Pasien mengatakan Pasien mengatakan tidak pernah di rawat di tidak memiliki riwayat pasien pernah mengalami RSJ sebelumnya. mengalami frustasi berobat karena anaknya masuk rumah sakit. dan pasien mengatakan menikah lagi mengalami sakit ini pasien tidak pernah di setelah bercerai.

RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA Anggota keluarga yang gangguan jiwa ? Pasien mengatakan dalam keluarganya tidak ada yang memiliki gangguan jiwa. Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan .

Ukur: Berat Badan : 41 kg Tinggi Badan :146 cm 4. Keadaan umum : Keadaan umum pasien baik. kontak mata klien kurang. 2. PEMERIKSAAN FISIK PEMERIKSAAAN FISIK 1. Tanda vital: TD : 100/60 mm/Hg S : 36. Keluhan fisik: Saat pengkajian tidak ada keluhan pada pasien .5 oC N : 86 x/m RR : 20 x/m 3. penampilan pasien rapi mengenakan pakaian yang dibagikan oleh pihak Rumah Sakit.

VI. PENGKAJIAN PSIKOSOSIAL 1. Genogram .

Masalah Keperawatan : Harga diri rendah . Konsep Diri • Citra Tubuh : tidak ada masalah • Identitas : tidak ada masalah • Peran : tidak ada masalah • Ideal Diri : tidak ada masalah • Harga Diri :Pasien mengatakan malu terhadap kondisinya saat ini karena di rawat di RSJ. Ia malu bila dikatai orang gila. Pasien juga mengatakan malu apabila nanti bertemu dengan tetangganya di rumah.2.

Pasien tampang lebih senang menyendiri. pasien hanya sibuk bekerja. Hubungan Sosial • Pasien tidak pernah bercerita dan tidak mempunyai orang terdekat bila menghadapi masalah hanya memendam sendiri. • Pasien mengatakan jarang mengikuti kegiatan di masyarakat lingkungan rumahnya. Masalah Keperawatan : Isolasi Sosial . • Pasien mengatakan tidak memiliki teman yang cocok untuk di ajak bercerita.3.

berbicara dengan pelan dan lambat. 2. . VII. Status Mental 1. Penampilan Defisit Perawatan Diri Tidak rapi : kuku tampak panjang dan kotor. Pembicaraan Kerusakan komunikasi Hanya mampu menjawab singkat dan tidak mampu memulai pembicaraan.

menyendiri. Aktifitas motorik / Psikomotor Lesu. senyum- senyum dan bicara sendiri.3. Pasien mengatakan malas untuk melakukan kegiatan Defisit Aktivitas deversional 4. Kesadaran Kualitatif : Kesadaran berubah. Perubahan Proses Pikir .

Persepsi – Sensorik Halusinasi: Penglihatan Isi : melihat bayangan enam orang laki-laki Frekuensi : melihat bayangan orang-orang sebanyak tiga kali Waktu : bayangan orang-orang tersebut muncul pada siang hari Situasi : bayangan laki-laki itu muncul saat sendiri Respon : bila bayangan itu muncul dirinya hanya bisa pasrah Gangguan persepsi sensori: Halusinasi penglihatan .5.

Proses Pikir Arus Pikir : Koheren Isi Pikir : Pasien memiliki pikiran rendah diri dimana pasien mengatakan malu dengan kondisinya saat ini Bentuk pikir : Pasien memiliki bentuk pikir non realistik. Daya tilik diri: mengingkari penyakit yang di derita Pasien mengatakan tidak mengetahui mengapa ia dirawat di RSJ Perubahan Proses Pikir . 7.6.

IX. sendiri MASALAH KEPERAWATAN : KOPING INDIVIDU TIDAK EFEKTIF . MEKANISME KOPING Adaptif Maladaptif  Bicara dengan orang lain  Minum alkhohol  Mampu menyelesaikan  Reaksi lambat/berlebihan masalah  Bekerja berlebihan  Teknik relaksasi  Menghindar  Aktifitas konstruktif  Menciderai diri  Olah raga √ Lain-lain memendam  Lain-lain…………….

• Masalah dengan pendidikan. • Masalah berhubungan dengan lingkungan. spesifiknya Pasien mengatakan tidak mamou menulis dan membaca karena ia hanya tamatan SD (sekolah dasar). . spesifiknya Pasien mengatakan dirumah jarang mengikuti kegiatan di masyarakat. X. MASALAH PSIKOSOSIAL DAN LINGKUNGAN • Masalah dengan dukungan kelompok. spesifiknya Saat di Rumah Sakit Jiwa pasien lebih senang menyendiri dan hanya bicara bila ditanya.

X. . spesifiknya Pasien mengatakan bekerja sebagai petani tebu didesanya. MASALAH PSIKOSOSIAL DAN LINGKUNGAN • Masalah dengan pekerjaan. spesifiknya Pasien mengatakan tidak memiliki masalah saat di rumah. • Masalah dengan ekonomi.hubungan pasien dengan keluarganya baik. • Masalah dengan perumahan. spesifiknya Pasien mengatakan tidak memiliki masalah ekonomi karena ekonomi dalam keluarga dibantu olehistrinya.

X. MASALAH PSIKOSOSIAL DAN LINGKUNGAN • Masalah dengan pelayanan kesehatan. • Masalah lainnya. MASALAH KEPERAWATAN : ISOLASI SOSIAL . spesifiknya Pasien mengatakan kurang tahu. spesifiknya tidak ada.

IX. . PENGETAHUAN KURANG TENTANG klien mempunyai masalah yang berkaitan dengan pengetahuan:  Penyakit atau gangguan jiwa Masalah Keperawatan : Kurang Pengetahuan IX. Diazepam inj. ASPEK MEDIS Diagnosis medik : F20. 2 (hebephrenic skizophrenia) Terapimedik : Chlorpromazine 100 mg 0-0-1 Triflauperazine 5 mg 1-0-1 Haloperidol inj.

ANALISA DATA .

.

.

.

.

IMPLEMENTASI .

SHANTI. OM .OM SHANTI.