PSAP 7

ASET TETAP

MARINA NOOR FADHILA C1C115025
MUHAMMAD ISYRAQI HAJIDI C1C115031
MARLINA TIURMA C1C115216
MEGA SELVIA C1C115217

Masa Manfaat 5.PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI PEMERIN TAHAN NOMOR 07 ASET TETAP Istilah yang digunakan dalam aset tetap : 1. Aset 2. Biaya Perolehan 4. Nilai Tercatat 7. Nilai Wajar 8. Penyusutan . Nilai Sisa 6. Aset Tetap 3.

Aset Tetap yang dimiliki oleh entitas pelaporan namun dimanfaatkan oleh entitas lain nya. dan kontraktor. Termasuk dalam aset t “ etap pemerintah adalah: 1. ASET TETAP “ Aset Tetap sering merupakan suatu bagian uta ma aset pemerintah. misalnya instansi pemerintah lainnya. dan karenanya signifikan dalam penyajian neraca. universitas. 2. Hak atas tanah. .

KLASIFIKASI ASET TETAP Aset tetap diklasifikasikan berdasarkan kesamaan dalam sifat atau fungsinya dalam aktivitas opera si entitas. Tanah Jalan. irigasi dalam jaringan Gedung dan Bangunan Aset Tetap Lainnya Peralatan dan Mesin Konstruksi Dalam Pengerjaan .

. Biaya perolehan aset dapat diukur secara andal. d. Tidak dimaksudkan untuk dijual dalam operasi normal entitas. c. Untuk dapat diakui sebagai aset tetap harus dipenuhi kriteria sebagai berikut: a. dan e. Berwujud. Diperoleh atau dibangun dengan maksud untuk digunakan.PENGAKUAN ASET Aset tetap diakui pada saat manfaat ekonomi masa depan dapat diperol eh dan nilainya dapat diukur dengan handal. b. Mempunyai masa manfaat lebih dari 12 (dua belas) bulan.

tenaga l istrik. . sewa peralatan. Biaya perolehan aset tetap yang dibangun dengan c ara swakelola meliputi biaya langsung untuk tenaga kerj a. Apabila p enilaian aset tetap dengan menggunakan biaya peroleha n tidak memungkinkan maka nilai aset tetap didasarkan pada nilai wajar pada saat perolehan. dan biaya tidak langsung termasuk biay a perencanaan dan pengawasan. bahan baku. dan semua biaya lainnya yang ter jadi berkenaan dengan pembangunan aset tetap terseb ut. PENGUKURAN ASET TETAP Aset tetap dinilai dengan biaya perolehan. perlengkapan.

PENILAIAN AWAL ASET TETAP Barang berwujud yang memenuhi kualifikasi untuk diakui sebagai suatu aset dan dikelompokkan sebagai aset tetap. Komponen Biaya Aset Donasi Konstruksi Dalam Pengerjaan Pertukaran Aset (Excha Perolehan Secara nges of Assets) Gabungan . pada awalnya harus diukur berdasarkan biaya perolehan.

atau peningkatan standar kinerja. harus ditambah kan pada nilai tercatat aset yang bersangkutan. mutu produksi.Pengeluaran Setelah Perolehan (Subsequen t Expenditures) Pengeluaran setelah perolehan awal suatu aset tetap yang memperpanjang masa ma nfaat atau yang kemungkinan besar memberi manfaat ekonomi di masa yang akan datang dalam bentuk kapasitas. Kapitalisasi biaya yang dimaksud pada paragraf sebelumnya harus ditetapka n dalam kebijakan akuntansi suatu entitas berupa kriteria seperti pada paragraf awal dan/atau suatu batasan jumlah biaya (capitalization thresholds) tertentu un tuk dapat digunakan dalam penentuan apakah suatu pengeluaran harus dikapita lisasi atau tidak. .

Pengukuran Berikutnya (Subsequent Measurement) Terha dap Pengakuan Awal Aset tetap disajikan berdasarkan biaya peroleha n aset tetap tersebut dikurangi akumulasi peny usutan. maka aset tetap akan dis ajikan dengan penyesuaian pada masing-masi ng akun aset tetap dan akun ekuitas. Penilaian Kembali Aset Tetap (Revaluati 02 on) Penilaian kembali atau revaluasi aset tetap pada umum nya tidak diperkenankan karena Standar Akuntansi Pemerintahan menganut penilaian aset berdasarkan biaya perolehan atah harga pertukaran. . Penyusutan 01 Penyusutan adalah alokasi yang sistematis atau nilai sua tu aset tetap yang dapat disusutkan (depreciable assets) selama masa manfaat aset yang bersangkutan. Apabila terjadi kondisi yang memungkin kan penilaian kembali.

Sulit untuk mengestimasikan masa manfaatnya.Tanah yang dimiliki dan/atau dikuasai pemerintah tidak diperlakukan secara khusus. Peraturan dan hukum yang berlaku melarang atau membatasi secara ketat pelepasan Assets) nya untuk dijual. Pernyataan ini tidak mengharuskan pemerintah untuk menyajikan aset bersej arah (heritage assets) di neraca namun aset tersebut harus diungkapkan dala m Catatan atas Laporan Keuangan. Nilai kultural. . lingkungan. Untuk beberapa kasus dapat mencap ai ratusan tahun. b. c. d. Akuntansi Pengakuan tanah di luar negeri sebagai aset tetap hanya dimungkinkan apabil a perjanjian penguasaan dan hukum serta perundang-undangan yang berlaku Tanah di negara tempat Perwakilan Republik Indonesia berada mengindikasikan ada nya penguasaan yang bersifat permanen. Tidak mudah untuk diganti dan nilainya akan terus meningkat selama waktu berjalan walaupun kondisi fisiknya semakin menurun. dan pada prinsipnya mengikuti ketentuan seperti yang diatur pada per nyataan tentang akuntansi aset tetap. pendidikan. dan sejarahnya tidak mungkin secara penuh dil ah (Heritage ambangkan dengan nilai keuangan berdasarkan harga pasar. Beberapa karakteristik di bawah ini sering diangg Aset Bersejar ap sebagai ciri khas suatu aset bersejarah: a.

aset infrastruktur secara signifikan sering dijumpai seb agai aset pemerintah. j alan dan jembatan. baik yang umum maupun khusus. Tidak dapat dipindah-pindahkan. Contoh dari aset infrastruktur adalah jaringan. Aset Aset ini biasanya mempunyai karakteristik sebagai berikut: (a) Merupakan bagian dari satu sistem atau jaringan. Peralatan militer. dan tur (d) Terdapat batasan-batasan untuk pelepasannya. memenu hi definisi aset tetap dan harus diperlakukan sesuai dengan pri Aset Milit nsip-prinsip yang ada pada Pernyataan ini. dan jaringan komunikasi. sistem pembuangan. er . Infrastruk (b) (c) Sifatnya khusus dan tidak ada alternatif lain penggunaannya. Walaupun kepemilikan dari aset infrastruktur tidak hanya oleh pe merintah. Aset infrastruktur memenuhi definisi aset t etap dan harus diperlakukan sesuai dengan prinsip-prinsip yang a da pada Pernyataan ini.

Penghentian dan Pelepasan • Suatu aset tetap dieliminasi dari neraca ketika dile paskan atau bila aset secara permanen dihentikan penggunaannya dan tidak ada manfaat ekonomi m asa yang akan datang. • Aset tetap yang secara permanen dihentikan atau dilepas harus dieliminasi dari Neraca dan diungkap kan dalam Catatan atas Laporan Keuangan. • Aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif pemerintah tidak memenuhi definisi aset tetap dan harus dipindahkan ke pos aset lainnya sesuai deng an nilai tercatatnya. .

. meliputi: .Masa manfaat atau tarif penyusutan yang digunakan.Metode penyusutan yang digunakan. Rekonsiliasi jumlah tercatat pada awal dan akhir periode yang menunjukkan: – Penambahan. – Mutasi aset tetap lainnya. 3. – Pelepasan.Nilai penyusutan. jika ada. – Akumulasi penyusutan dan perubahan nilai. . Dasar penilaian yang digunakan untuk menentukan nilai tercatat (carrying a mount) 2. Informasi penyusutan. PENGUNGKAPAN Laporan keuangan harus mengungkapkan untuk masing-masing jenis aset tetap sebagai berikut: 1. .

• Kebijakan akuntansi untuk kapitalisa si yang berkaitan dengan aset tetap. dan • Jumlah komitmen untuk akuisisi aset tetap. • Jumlah pengeluaran pada pos aset te tap dalam konstruksi. .Laporan keuangan juga harus mengung kapkan: • Eksistensi dan batasan hak milik atas aset tetap.

Aset bersejarah diungkapkan secara rinci. • Jika ada.hal berikut ha rus diungkapkan: • Dasar peraturan untuk menilai kembali aset tetap. • Nilai tercatat setiap jenis aset tetap.Jika aset tetap dicatat pada jumlah yang dinilai kembali. • Hakikat setiap petunjuk yang digunakan untuk menentukan biaya pengganti. antara lain nama. jenis. . maka hal. • Tanggal efektif penilaian kembali. nama penilai independen. kond isi dan lokasi aset dimaksud.

. Tanggal Efektif Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintaha n (PSAP) ini berlaku efektif untuk laporan k euangan atas pertanggungjawaban pelaksa naan anggaran mulai Tahun Anggaran 2010. Dalam hal entitas pelaporan belum dapat m enerapkan PSAP ini. entitas pelaporan dapa t menerapkan PSAP Berbasis Kas Menuju Ak rual paling lama 4 (empat) tahun setelah Ta hun Anggaran 2010.

Thank you Any Questions? .