You are on page 1of 47

CARA MEMBACA FOTO

ABDOMEN ANAK
Diskusi Rutin Residen Bedah Anak

Oleh :
dr. T. Yusriadi
11/323808/PKU/12622
Cara Baca Foto Thorak
 Identitas, simetris/tidak dan layak baca/tidak

A
 Trakea / bronkus : Normal / besarnya

 Rongga pleura + parenkim paru

 Mediastinum

 Diafragma : elevasi/depresi, sudut kosta

B
 Tulang kosta, vertebra

C
 Jaringan lunak dan dinding dada

D
 Tube dan line (ngt, cvc dan chestube)
Cara Baca Foto Abdomen

 Identitas, simetris/tidak dan layak baca/tidak


 Soft tissue swealing (+/-)
 Pre peritoneal fat
 Psoas line : simetris / tidak
 Skletal : Normal/fraktur
 Distribusi udara usus : normal / distensi
 Rongga pelvis : ada udara / tidak
 Traktus urinarius
Pendahuluan
Pembagian secara umum :  posisi Antero-Posterior
1. Menggunakan kontras
2. Tanpa kontras

Standar Radiografi gastro intestinal:


- Foto Erek
- Foto Supine
- Foto Left Lateral Dekubitus

Teknis Yang Perlu Diperhatikan :


 Menggunakan plain foto dengan ukuran 35x43 cm
 Setiap perubahan posisi ada jeda waktu sekitar 10 menit
 Pengambilan lapang pandang mulai diafragma s/d daerah inguinal
Interpretasi

Pembacaan radiografi :
- Benda padat/tulang/kalsifikasi divisualisasi sebagai bayangan
putih
- Metal/besi divisualisasi sebagai bayangan putih dengan
intensitas tinggi
- Lemak divisualisasi sebagai abu-abu gelap
- Soft tissue/cairan abu-abu terang
- Udara divisualisasi sebagai bayangan hitam
Radioopak :
1.organ dengan kalsifikasi mis tulang

2. air : - air di dalam sel / intra sel :


membentuk gambaran organ
- air extra sel : cairan terkumpul di tempat
tertentu , bisa di intra / extra
lumen/interstitiel

Radiolusen : udara di intra lumen atau extra


lumen intra peritoneal .
Pembacaan
1. Identifikasi nama, umur, jenis kelamin, tanggal dilakukan foto,
ruangan yang meminta

2. Perhatikan proyeksi film, apakah erek, supine, atau dekubitus 


sehingga dapat membayangkan posisi cairan, udara, dan lain-lain

3. Perhatikan organ yang berada di dalam abdomen: organ solid, organ


berongga dan tulang  visible/tidak, membesar/mengecil,
berpindah/tidak, terjadi kalsifikasi/tidak, kandungan udara/cairan yang
abnormal/tidak.

4. Berpikir logis mengenai anatomi, densitas radiografi, dan proses


patofisiologisnya.

5. Menghubungkan antara hasil temuan klinis pada pasien dengan


gambaran yang tampak di film.
6. Urutan pembacaan radiografis abdomen yang lazim ditemui
berupa:
- Klinis: disebutkan berupa klinis pasien
- Preperitoneal fatline kanan dan kiri
- Renal outline kanan dan kiri
- Psoas line kanan dan kiri
- Gambaran sistema usus : tentang distribusi udara,
cairan, gambaran dinding usus,dan lain-lain.
- Sistema tulang.

7. Kesimpulan pembacaan.
Gambaran radiologis abdomen 3 posisi pada kasus akut
abdomen/perforasi organ berongga:

Foto Erek/duduk (AP)


Menggunakan efek gravitasi (2)
Gambaran semilunar shadow menunjukkan adanya udara bebas di
dalam kavum abdomen

Foto Supine
Udara bebas terdistrbusi merata di dalam kavum abdomen, bila
ascites tampak gambaran usus berada di tengah abdomen

Foto LLD
Tampak udara bebas berada di bagian tertinggi di dalam kavum
abdomen
Gambaran lain yang dapat timbul adalah:

- Herring bone appearance, dilatasi usus di bagian proksimal dan


kolaps di bagian distal sumbatan  terjadi penebalan pada
dinding usus halus  dua dinding usus halus yang menebal saling
menempel membentuk gambaran tulang vertebra (ikan) dan
muskulus yang sirkuler membentuk gambaran sebagai kostanya.
- Coil Spring : Per
- Step ladder appearance, gambaran air fluid level yang pendek-
pendek membentuk seperti anak tangga  karena adanya
transudasi ke dalam usus halus. Sedangkan step ladder yang
panjang-panjang terjadi pada kolon.
Tampilan sangat bergantung pada proses yang terjadi . Harus tahu
proses suatu kelainan bedah !!!

1. Gangguan pasase
2. Proses infeksi
3. Gabungan gangguan pasase dan infeksi

Misalnya pada Radang : terjadi oedem , terlihat


perselubungan yang bisa menyebabkan preperitoneal line
hilang / tidak terlihat
Identitas
Tanda Obstruksi
Herring bone appearance
Ileus ???
nec
nec
nec
Nec
Nec pada gaster
Appendicitis

Proses inflamasi intraperitoneal dengan gangguan pasase usus


(paralisis usus segmental)
Appendicitis
Fekolit
Peritonitis Mekonium
Hirschsprung Disease (HSCR)
Zona transisi pada HSCR

Abrupt cone funnel


Meconium Plug Syndrome
Meconium Ileus
Terima Kasih