You are on page 1of 43

TROUBLESHOOTING

APLIKASI PELAPORAN
KEUANGAN DAN APLIKASI
E-REKON&LK G2

Kementerian Keuangan
2018

Pembahasan

■ Aplikasi SAIBA versi 4.4 dan Referensi SAIBA
versi 4,4
■ Aplikasi SIMAK-BMN versi 17.2 dan Referensi
SIMAK-BMN versi 17.1
■ Aplikasi e-Rekon&LK

APLIKASI SAIBA VERSI 4.4
DENGAN REFERENSI VERSI 4.4

Update SAIBA versi 4.4 - ref versi 4.4
Mencakup
perbaikan/pena
mbahan

1. Penyesuaian proses terima ADK dari SIMAK BMN dan proses
kirim ADK ke e-Rekon&LK. SAIBA terima seluruh data BMN
(bukan jurnal saja) demikian pula untuk proses pengiriman
ADK TAB ke e-Rekon&LK disesuaikan dengan membawa
seluruh data BMN. (pastikan terdapat folder “trm” di dalam
folder C:\SAIBA
2. Pencabutan validasi capaian output khusus untuk UAKPA BUN
Belanja Subsidi (999.07) dan belanja lain lain (999.08)

4

4 Mencakup perbaikan/pena mbahan 3. LPSAL 5 . Jurnal yang dihasilkan sbb: Kode Akun Uraian Rp Laporan Terdampak D 111911 Kas dan Bank BLU xxx Neraca K 391141 Setoran Surplus BLU xxx LPE. LAK. fasilitas perekaman. Update SAIBA versi 4.4 . Sampai saat ini hanya terjadi pada Satker LPDP. posting rule. Penambahan akun.ref versi 4. Perekaman ini memerlukan akun baru 825121. dan penyajian transaksi pengembalian surplus BLU.

4 .4 Mencakup perbaikan/pena mbahan 3. Penambahan akun. posting rule. Update SAIBA versi 4. Sampai saat ini hanya terjadi pada Satker LPDP. LAK. fasilitas perekaman. Jurnal yang dihasilkan sbb: Kode Akun Uraian Rp Laporan Terdampak D 111911 Kas dan Bank BLU xxx Neraca K 391141 Setoran Surplus BLU xxx LPE. dan penyajian transaksi pengembalian surplus BLU.ref versi 4. Perekaman ini memerlukan akun baru 825121. LPSAL 6 .

4 . Update SAIBA versi 4. Penambahan akun kas dan akrual 42397x (Pendapatan Setoran Sisa Utang dari Pensiunan) sebagai berikut: Kode Akun Uraian Akun 423971 Pendapatan Setoran dari Sisa Utang Non TP/TGR Pensiunan PNS 423972 Pendapatan Setoran dari Sisa Utang Non TP/TGR Pensiunan Prajurit TNI/PNS Kemhan 423973 Pendapatan Setoran dari Sisa Utang Non TP/TGR Pensiunan Anggota Polri/PNS Polri 423974 Pendapatan Setoran dari Sisa Utang Non TP/TGR Pensiunan Pejabat Negara 7 .4 Mencakup perbaikan/pena mbahan 4.ref versi 4.

4 .ref versi 4. 8 .4 Mencakup perbaikan/pena mbahan 5. Penambahan pasangan Jurnal Penyesuaian Kategori 21 (Kas Lainnya di BLU) Penambahan pasangan jurnal ini merupakan update referensi SAIBA terkait pengakuan Kas Lainnya BLU.05/2016 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan BLU. Update SAIBA versi 4. sesuai PMK 220/PMK.

lakukan pencocokan Neraca Percobaan (SAIBA) dengan Laporan posisi BMN (SIMAK) 9 .ref versi 4. Perbaikan permasalahan pd versi sebelumnya (troubleshooting) a. agar dikirim ulang ADK SIMAK BMN bulan terakhir. Untuk memastikan proses posting berhasil. dan posting ulang bulan terakhir.3 Bagi satker yg mengalami. Update SAIBA versi 4. bulan berkenaan) dilakukan penyesuaian di mana masih ditemukan permasalahan proses posting pada versi 4.d.4 .4 Mencakup perbaikan/pena mbahan 6. Proses Posting Proses posting kumulatif (sejak bulan januari s. terima ulang pd SAIBA.

Perbaikan permasalahan pd versi sebelumnya (troubleshooting) b.4 Mencakup perbaikan/pena mbahan 6. akan muncul tampilan yang tidak seharusnya. Update SAIBA versi 4. Menu perekaman SSPB secara manual: Pada versi 4. dengan perekaman SSPB secara manual.ref versi 4.3.4 . Telah dilakukan perbaikan 10 .

11 . Update SAIBA versi 4.4 . yang digunakan untuk menyajikan saldo kredit akun 391141 atas transaksi pengembalian surplus BLU. Perbaikan permasalahan pd versi sebelumnya (troubleshooting) c.ref versi 4.4 ini telah dilakukan penambahan pos baru pada LAK.4 Mencakup perbaikan/pena mbahan 6. Penyajian akun 391141 pada Laporan Arus Kas (khusus Satker BLU) Pada Aplikasi SAIBA versi 4. yaitu Pos Penerimaan Pengembalian Setoran ke kas Negara.

..4 Mencakup perbaikan/pena mbahan 6.). Hal ini telah dilakukan perbaikan pada versi 4. Pos Beban dari Kegiatan Non Operasional Lainnya pada Laporan Operasional (LO) satker BLU disajikan dalam tanda kurung (.3. Update SAIBA versi 4..4 12 .ref versi 4.4 . Perbaikan permasalahan pd versi sebelumnya (troubleshooting) d.. Penyajian Pos Beban dari Kegiatan Non Operasional Lainnya Pada Aplikasi SAIBA versi 4.

APLIKASI SIMAK-BMN VERSI 17.2 DENGAN REFERENSI VERSI 17.1 .

Penyesuaian proses pengiriman ADK periode berjalan ke Aplikasi SAIBA Penyesuaian ini dilakukan dalam rangka pengembangan Aplikasi e- Rekon&LK yang mengintegrasikan data BMN seluruh satker di mana ADK yang dikirim ke Aplikasi SAIBA tidak terbatas pada data jurnal melainkan seluruh data BMN. Penambahan menu pengiriman ADK saldo awal ke Aplikasi e- Rekon&LK ADK saldo awal BMN dalam rangka integrasi SIMAK BMN pada e- Rekon&LK dibentuk oleh aplikasi SIMAK BMN dan diupload langsung ke e-Rekon&LK 3. Perbaikan permasalahan-permasalahan pada versi sebelumnya 14 . Update SIMAK BMN versi 17.2 . 2.1 perbaikan/pena mbahan 1.ref versi Mencakup 17.

posting bulan terakhir. • Dilakukan pengembangan melalui KDP senilai Rp11 juta. Contoh kasus: • Terdapat perolehan gedung kantor permanen senilai Rp8 juta. Troubleshooting Aplikasi SIMAK BMN versi 17.2 (Lampiran II S-11410/PB. Pengembangan KDP (khususnya BMN ekstrakomptabel) masih menghasilkan jurnal kirim “NULL” sehingga sebagian jurnal kirim lainnya tidak terkirim ke Aplikasi SAIBA dan ke Aplikasi SIMAK- BMN level atas. terima dari SIMAK BMN bulan terakhir. • Terbentuk jurnal kirim “null” setelah transaksi pengembangan melalui KDP direkam.1: Telah dilakukan perbaikan.2 Ref 17. Versi 17.6/2017) 1. posting bulan terakhir (berurutan) 15 . Tinjut di SIMAK: Kirim ulang ke saiba “bulan terakhir” Tinjut di SAIBA: Hapus GL Aset.

2.2 Ref 17. posting bulan terakhir. Tinjut di SIMAK: Kirim ulang ke saiba “bulan terakhir” Tinjut di SAIBA: Hapus GL Aset.1: Telah dilakukan perbaikan. terima dari SIMAK BMN bulan terakhir. sebagai berikut: Dr ATB Cr Transfer Masuk Dr Koreksi Nilai Aset Non Revaluasi (akun ini tidak tepat. seharusnya Transfer Masuk) Cr Akumulasi amortisasi Versi 17. posting bulan terakhir (berurutan) 16 . Transfer Masuk BMN berupa ATB membentuk jurnal yang belum tepat.

terima dari SIMAK BMN bulan terakhir. seharusnya akun Transfer Masuk Versi 17. posting bulan terakhir.1: Telah dilakukan perbaikan. Tinjut di SIMAK: Kirim ulang ke saiba “bulan terakhir” Tinjut di SAIBA: Hapus GL Aset. posting bulan terakhir (berurutan) 17 . Transfer Masuk ATB yang Tidak Digunakan Dalam Operasional Pemerintah: Transaksi ini membentuk jurnal dengan akun “NULL”.3.2 Ref 17.

sehingga terdapat selisih antara posisi BMN di neraca SIMAK-BMN dengan neraca SAIBA: Contoh kasus: • Perolehan kanopi senilai Rp20 juta.4.1: Dengan proses update. • Pada laporan posisi BMN di neraca. Sedangkan jurnal kiriman ke Aplikasi SAIBA sudah tepat. Mapping kode barang ke kode akun untuk BMN berupa kanopi (kode 4010125005) tidak tepat pada laporan posisi BMN di neraca (Aplikasi SIMAK-BMN). namun satker agar memastikan kembali dengan mengecek Laporan Posisi BMN di Neraca. permasalahan ini secara otomatis selesai. akan tersaji: Tanah xxx Gedung bangunan xxx Peralatan dan mesin xxx Akumulasi peralatan dan mesin 20 juta Akumulasi peralatan dan mesin (20juta) dst dst Versi 17.2 Ref 17. 18 .

Pada transaksi Inventarisasi dan Penilaian Kembali. sehingga transaksi tersebut dapat dilakukan perekaman. Jurnal kiriman atas akumulasi penyusutan yang terbentuk: Dr Akumulasi penyusutan Nilai tidak tepat Cr Revaluasi aset tetap Nilai tidak tepat Versi 17. Tinjut di SIMAK: Kirim ulang ke saiba “bulan terakhir” Tinjut di SAIBA: Hapus GL Aset. terdapat penjurnalan akumulasi penyusutan dengan nilai yang tidak tepat. Versi 17.5. 6. posting bulan terakhir.2. terima dari SIMAK BMN bulan terakhir.2 Ref 17.1: Masalah ini telah dilakukan perbaikan di Aplikasi SIMAK-BMN versi 17. posting bulan terakhir (berurutan) 19 .1: Telah dilakukan perbaikan. Tidak dapat dilakukan perekaman Inventarisasi dan Penilaian Kembali atas BMN yang hasil Penilaian Kembalinya di bawah nilai kapitalisasi (nilainya di bawah nilai kapitalisasi).2 Ref 17.

7. posting bulan terakhir (berurutan) 20 .1: Telah dilakukan perbaikan. terima dari SIMAK BMN bulan terakhir. Terdapat permasalahan pada transaksi koreksi perubahan nilai/kuantitas. nilai akumulasi penyusutan antara neraca SIMAK-BMN dan SAIBA menjadi tidak sama.2 Ref 17. di mana jurnal kiriman dan data transaksi di BMN yang terbentuk pada histori BMN untuk penyusutan tidak sesuai. Tinjut di SIMAK: Kirim ulang ke saiba “bulan terakhir” Tinjut di SAIBA: Hapus GL Aset. Versi 17. posting bulan terakhir. Dengan demikian.

terima dari SIMAK BMN bulan terakhir. terdapat transaksi KDP pada: • Bulan 6 = Rp15 juta • Bulan 7 = Rp5 juta • Bulan 8 = Rp10 juta • Bulan 9 = Rp20 juta Jurnal kirim KDP yang terbentuk: • Bulan 6 = tidak ada • Bulan 7 = tidak ada • Bulan 8 = Rp50 juta Versi 17. Misal. Terdapat transaksi pengembangan KDP pada beberapa bulan.2 Ref 17.8. posting bulan terakhir (berurutan) 21 . posting bulan terakhir.1: Telah dilakukan perbaikan. namun jurnal kirimnya terakumulasi pada satu bulan saja. Tinjut di SIMAK: Kirim ulang ke saiba “bulan terakhir” Tinjut di SAIBA: Hapus GL Aset.

lisensi. dst) pada neraca SAIBA. Penghentian aset tetap dari operasional pemerintah (reklasifikasi aset tetap menjadi aset lainnya) menyebabkan nilai jurnal kirim di Aplikasi SIMAK-BMN bernilai ganda pada akun akumulasi penyusutan.1: Telah dilakukan perbaikan.2 Ref 17. sementara Laporan Posisi BMN di SIMAK-BMN dicatat pada akumulasi amortisasi ATB yang dihentikan. posting bulan terakhir. Versi 17. akumulasi amortisasinya disajikan sebagai amortisasi ATB aktif (misal: software komputer. pada Aplikasi SAIBA akan terdapat saldo Akumulasi Penyusutan di sebelah kredit (saldo tidak normal). terima dari SIMAK BMN bulan terakhir. posting bulan terakhir (berurutan) 22 . Dampaknya. 10.9. Atas ATB yang dihentikan. Tinjut di SIMAK: Kirim ulang ke saiba “bulan terakhir” Tinjut di SAIBA: Hapus GL Aset.

atas perolehan barang dimaksud menghasilkan “uraian akun tidak ada” dalam Laporan Posisi BMN.11.2 Ref 17. jurnal kiriman ke Aplikasi SAIBA telah tepat. Tinjut di SIMAK: Kirim ulang ke saiba “bulan terakhir” Tinjut di SAIBA: Hapus GL Aset. posting bulan terakhir. BMN berupa Data Citra Satelit (kode 8010101025) belum memiliki mapping ke kode akun. posting bulan terakhir (berurutan) 23 . Data SPM/SP2D yang direkam melalui menu transaksi di Aplikasi SIMAK-BMN tidak terkirim ke Aplikasi SAIBA sehingga hasil rekonsiliasi internal pada Aplikasi SAIBA bermasalah. Sehingga. Namun demikian.1: Telah dilakukan perbaikan. 12. terima dari SIMAK BMN bulan terakhir. Versi 17.

Harus dilakukan keluar menu dan masuk menu kembali. Pada saat mencetak neraca muncul kotak browse. Tinjut di SIMAK: Kirim ulang ke saiba “bulan terakhir” Tinjut di SAIBA: Hapus GL Aset. Koreksi Penilaian Kembali untuk aset tanah menyebabkan munculnya dua akun Tanah pada Laporan Posisi BMN. Pada saat proses pengiriman ADK.1: Telah dilakukan perbaikan. Merupakan bug aplikasi dan tidak berdampak pada jurnal dan laporan. kotak peringatan dapat diabaikan 15. Versi 17.13. muncul kotak peringatan dan pengiriman untuk bulan lain tidak dapat dilakukan. terima dari SIMAK BMN bulan terakhir. satu akun lainnya bernilai 0 (nol). Satu akun memiliki nilai.2 Ref 17. posting bulan terakhir.2 24 . Telah dilakukan perbaikan pada Aplikasi SIMAK-BMN versi 17. posting bulan terakhir (berurutan) 14.

APLIKASI E-REKON&LK .

2. dan K/L dapat disusun dari Aplikasi e-Rekon&LK. Untuk penerapan pertama kali. eselon I. 6. 3. 5. K/L. sehingga Laporan BMN tingkat wilayah. . Selain itu. b.Aplikasi e-Rekon&LK 1. Ketentuan terkait: a.d. Surat Direktur Jenderal Kekayaan Negara Nomor S-2478/KN/2017 tanggal 19 Desember 2017 hal Implementasi Integrasi Aplikasi SIMAK BMN dalam Penyusunan Laporan Barang Pengguna dan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga Tahun 2017. pengintegrasian data BMN seluruh satker dalam Aplikasi e- Rekon&LK diharapkan dapat menjaga validitas dan konsistensi data BMN dari level satker s. Untuk K/L lain akan diberlakukan pada tahun 2018. di mana sistem informasi penyusunan LKPP dan LKKL tahun 2016 belum terintegrasi. Aplikasi e-Rekon&LK telah dikembangkan untuk dapat mengintegrasikan seluruh data BMN seluruh satker. Hal ini untuk menindaklanjuti LHP BPK atas Sistem Pengendalian Intern pada LKPP tahun 2016. Surat Direktur Jenderal Perbendaharaan mengenai Petunjuk Teknis Penggunaan Aplikasi e-Rekon&LK dalam Rangka Penyusunan Laporan Barang Milik Negara dan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga. 4. penyusunan Laporan BMN menggunakan Aplikasi e-Rekon&LK diberlakukan pada tahun 2017 bagi 29 K/L.

. 9 Lembaga Sandi Negara (BA 051). 7 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (BA 048). dan Keamanan (BA 034). 6 Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BA 041). 4 Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (BA 035). Hukum.29 K/L yang Menerapkan Aplikasi e-Rekon&LK untuk Menyusun Laporan BMN Tahun 2017 No Uraian K/L 1 Majelis Permusyawaratan Rakyat (BA 001). 2 Dewan Perwakilan Rakyat (BA 002). 3 Kementerian Koordinator Bidang Politik. 8 Badan Intelijen Negara (BA 050). 5 Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (BA 036).

18 Komisi Pemberantasan Korupsi (BA 093). 13 Mahkamah Konstitusi (BA 077). 12 Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (BA 074). 15 Badan Informasi Geospasial (BA 083). 19 Dewan Perwakilan Daerah RI (BA 095). . 16 Badan Standardisasi Nasional (084). 14 Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (BA 078). 20 Komisi Yudisial (BA 100).29 K/L yang Menerapkan Aplikasi e-Rekon&LK untuk Menyusun Laporan BMN Tahun 2017 No Uraian K/L 11 Lembaga Ketahanan Nasional (BA 064). 17 Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BA 085).

29 K/L yang Menerapkan Aplikasi e-Rekon&LK untuk Menyusun Laporan BMN Tahun 2017 No Uraian K/L 21 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BA 103). 25 Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BA 113). 22 Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (BA 106). 24 Ombudsman Republik Indonesia (BA 110). 29 Badan Ekonomi Kreatif (BA 121). 26 Sekretariat Kabinet (BA 114). 28 Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (BA 120). . 23 Komisi Pengawas Persaingan Usaha (BA 108). 27 Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (BA 119).

.1.4 dengan referensi versi 4. b.2 Dalam Rangka Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga Tahun 2017. Aplikasi e-Rekon&LK digunakan bersama: a.4. Aplikasi SIMAK-BMN tingkat satker minimal versi 17.1. 2. Aplikasi Persediaan minimal versi 17.2 dengan referensi versi 17.4 dan Aplikasi SIMAK-BMN Versi 17. c. Aplikasi SAIBA minimal versi 4. Seluruh satker wajib melakukan update Aplikasi SAIBA dan SIMAK-BMN sesuai Surat Dirjen Perbendaharaan Nomor S- 11411/PB/2017 tanggal 21 Desember 2017 hal Rilis Update Aplikasi SAIBA Versi 4. Aplikasi Pelaporan Tahun 2017 1.

PEDOMAN PENGGUNAAN APLIKASI E-REKON&LK UNTUK MENYUSUN LAPORAN BMN TAHUN 2017 BAGI SATKER-SATKER DI 29 K/L .

Satker-satker di 29 K/L agar melakukan hal-hal sbb: 1. Mengirimkan data transaksi BMN tahun 2017 dari Aplikasi SIMAK-BMN ke Aplikasi SAIBA. Mengunggah data saldo awal BMN tahun 2017 dari Aplikasi SIMAK-BMN ke Aplikasi e-Rekon&LK (menggunakan user Operator BMN). Menyusun Laporan BMN tingkat satker menggunakan Aplikasi SIMAK-BMN. 4. 3. 5. 2. Pastikan bahwa seluruh transaksi BMN selama tahun 2017 telah direkam dalam Aplikasi SIMAK-BMN. dalam rangka penyusunan Laporan Keuangan. Pastikan bahwa saldo BMN per tanggal 31 Desember 2016 pada Aplikasi SIMAK-BMN merupakan data yang digunakan dalam penyusunan Laporan BMN dan Laporan Keuangan tahun 2016 audited. .

9. Melakukan pengecekan Laporan Posisi BMN di Neraca pada Aplikasi e-Rekon&LK. Pemrosesan data dilakukan setiap 3 jam. Pemrosesan data dilakukan setiap 3 jam. mulai pukul 00.00 WIB.00 WIB. Melakukan pencocokan saldo awal BMN tahun 2017 antara Aplikasi SIMAK-BMN dengan Aplikasi e-Rekon&LK. Melakukan verifikasi hasil monitoring rekonsiliasi internal pada Aplikasi e-Rekon&LK periode januari 2017 dan pastikan bahwa nilai pada SAIBA (Rph Saiba) = nilai pada SIMAK-BMN (Rph Simak). 7.Satker-satker di 29 K/L agar melakukan hal-hal sbb: 6. mulai pukul 00. 10. Melakukan pengecekan Laporan Posisi BMN di Neraca periode bulan terakhir pada Aplikasi e-Rekon&LK. Mengunggah data transaksi BMN tahun 2017 dari Aplikasi SIMAK-BMN ke Aplikasi e-Rekon&LK melalui Aplikasi SAIBA (menggunakan user Operator SAIBA). 8. .

K/L dapat berkoordinasi dengan Tim Pembina di Kemenkeu. Kendala dan permasalahan dalam penggunaan Aplikasi e- Rekon&LK dalam penyusunan Laporan BMN agar diinventarisasi dan dilaporkan kepada unit akuntansi di atasnya secara berjenjang. Level wilayah. baik di DJPb maupun di DJKN. Selanjutnya. . 13. dan UAPB menggunakan Aplikasi e-Rekon&LK. eselon I. dan K/L menyusun Laporan BMN tingkat UAPPB-W. 12. Melakukan pengecekan validitas data BMN. UAPPB-E1.Satker-satker di 29 K/L agar melakukan hal-hal sbb: 11. 14. Melakukan verifikasi hasil monitoring rekonsiliasi internal pada Aplikasi e-Rekon&LK periode januari 2017 dan pastikan bahwa nilai pada SAIBA (Rph Saiba) = nilai pada SIMAK-BMN (Rph Simak).

PEDOMAN PENGGUNAAN APLIKASI E-REKON&LK UNTUK SATKER DI LUAR 29 K/L .

Data tersebut akan diunggah ke Aplikasi e-Rekon&LK pada tahun 2018 sebagai saldo awal BMN tahun 2018. 4. Memastikan seluruh transaksi BMN tahun 2017 telah direkam dalam Aplikasi SIMAK-BMN. dan K/L menggunakan Aplikasi SIMAK-BMN. termasuk penyusutan reguler semester I dan semester II. Menyusun laporan BMN tingkat satker. . eselon I. 2.Satker-satker di Luar 29 K/L agar melakukan hal- hal sbb: 1. baik satker aktif maupun satker inaktif yang masih memiliki saldo BMN. Memastikan kelengkapan data BMN seluruh satker di lingkupnya. wilayah. 3. Memastikan ketersediaan backup data Aplikasi SIMAK-BMN seluruh satker per tanggal 31 Desember 2017 yang digunakan dalam penyusunan Laporan BMN dan LKKL tahun 2017 audited.

Tidak perlu melakukan pengunggahan saldo awal BMN tahun 2017 dari Aplikasi SIMAK-BMN ke Aplikasi e-Rekon&LK. 8. Saat ini. Menggunakan Aplikasi e-Rekon&LK untuk melakukan rekonsiliasi data keuangan dan menyusun laporan keuangan tingkat wilayah. 7.Satker-satker di Luar 29 K/L agar melakukan hal- hal sbb: 6. menu penerimaan saldo awal BMN pada Aplikasi e- Rekon&LK belum dibuka bagi satker-satker lingkup K/L yang belum menerapkan Aplikasi e-Rekon&LK dalam rangka penyusunan Laporan BMN tahun 2017. Pengiriman data BMN periode berjalan (tahun 2017) melalui Aplikasi SAIBA secara bulanan secara otomatis membawa seluruh data BMN. dan K/L. Namun bagi satker dan K/L yang belum menerapkan Aplikasi e-Rekon&LK dalam rangka penyusunan Laporan BMN tahun 2017. data ini tidak diproses oleh e- Rekon&LK sehingga belum dapat dilakukan pencetakan . eselon I.

Satker-satker di Luar 29 K/L agar melakukan hal- hal sbb: 9. Belum dapat diterimanya saldo awal BMN tahun 2017 sebagaimana dimaksud pada huruf d dan belum diprosesnya saldo BMN periode berjalan sebagaimana dimaksud pada huruf f mengakibatkan hasil monitoring rekonsiliasi internal pada Aplikasi e-Rekon&LK menunjukkan selisih nilai pada SAIBA (Rph Saiba) dengan nilai pada SIMAK-BMN (Rph Simak). 10. Untuk penggunaan Aplikasi e-Rekon&LK dalam rangka penyusunan Laporan BMN yang akan diterapkan pada tahun 2018. akan diterbitkan ketentuan lebih lanjut. Perbedaan ini dapat diabaikan selama satker belum menerapkan Aplikasi e-Rekon&LK dalam rangka penyusunan Laporan BMN. .

PERUBAHAN ATURAN TERKAIT USER DAN PASSWORD APLIKASI E- REKON&LK .

Untuk meningkatkan keamanan data. dilakukan penyesuaian di mana user dan password Aplikasi e- Rekon&LK hanya dapat digunakan oleh 1 orang dalam 1 waktu (user single session). 2. Hal ini telah diatur dalam Surat Dirjen Perbendaharaan Nomor S-11672/PB/2017 tanggal 28 Desember 2017 hal Penyampaian Permintaan Username Apliaksi e-Rekon&LK G2 pada Kementerian Negara/Lembaga.User Single Session 1. . serta mengatur beban kerja Aplikasi e-Rekon&LK.

Role User Aplikasi e-Rekon&LK 1. Role Eselon I 4. Role APIP 3. Role UAPB 5. Role K/L 2. Role UAPB-Es1 .

Segera mengganti password yang diberikan. 3. . Menandatangani Pakta Integritas untuk disimpan di Sekretariat Jenderal/Sekretariat Inspektorat Jenderal masing-masing K/L.Ketentuan bagi Pegawai Pemilik User Aplikasi e- Rekon&LK 1. Bertanggung jawab penuh atas penggunaan user masing-masing. 2.

mengubah. Permintaan user level satker dan UAPPA-W disampaikan ke KPPN atau Kanwil DJPb mitra kerja masing-masing. Dalam hal mutasi pegawai berdampak pada kebutuhan menghapus.q. Permintaan username dan password level E1 dan K/L disampaikan kepada Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan c. agar disampaikan kepada Direktorat Akuntansi dan Pelaporan Keuangan c. . atau menambah user beserta role-nya.q. Subdit Bimbingan Akuntansi Instansi dan BUN.Ketentuan Permintaan User Aplikasi e-Rekon&LK 1. Subdit Bimbingan Akuntansi Instansi dan BUN. 3. 2.