You are on page 1of 15

SENYUM SEHAT

S E N Y U M S E H AT. S M G @ G M A I L . C O M
K ARIES (GIGI
BERLUBANG)
PADA ANAK
ANATOMI GIGI
WAKTU TUMBUH GIGI SUSU
WAKTU PERGANTIAN GIGI SUSU >
GIGI PERMANEN PADA ANAK
URUTAN GIGI YANG MUDAH TERKENA
KARIES
• Gigi susu : gigi seri depan atas, geraham bawah, taring atas , geraham atas, taring bawah, depan
bawah
• Gigi permanen : gigi geraham bawah, geraham atas, geraham kecil, gigi depan atas
Baby Bottle Caries atau
Rampan karies atau Gigis
Karies Botol
RAMPAN KARIES(GIGIS)

• Karies rampan adalah kerusakan pada yang terjadi cepat, menyebar secara luas dan menyeluruh
sehingga cepat mengenai pulpa. mengenai beberapa gigi, termasuk gigi yang biasanya bebas
karies yaitu gigi depan bawah, dan banyak dijumpai pada gigi sulung anak karena mengonsumsi
makanan dan minuman kariogenik (makanan atau minuman yang banyak mengandung
karbohidrat, lengket dan mudah hancur dalam mulut). Meliputi sebagian atau semua gigi yang
telah tumbuh menghancurkan jaringan mahkota gigi dengan cepat termasuk permukaan yang
biasanya imun terhadap karies, serta mengakibatkan terkenanya pulpa
• Rampan karies pada anak akan menimbulkan masalah yaitu adanya rasa nyeri, kesulitan makan
dapat menyebabkan asupan nutrisi yang kurang. Adanya lubang pada gigi merupakan tempat
tumbuh suburnya bakteri. Berbagai macam bakteri akan berkumpul sehingga merupakan fokus
infeksi untuk bagian tubuh lainya. Selain itu, akibat karies rampan mulut berbau tidak enak
BABY BOTTLE CARIES

• Suatu keadaan yang menggambarkan karies (gigi berlubang) pada bayi, balita dan anak
prasekolah yang dihubungkan dengan kebiasaan minum susu menggunakan botol susu dalam
waktu yang panjang selama beberapa jam, 2-4 kali sehari sampai tertidur dan kadang-kadang
sepanjang malam .
• Pola konsumsi susu formula yang kurang tepat seperti cara penyajian yang menggunakan botol
yang dihubungkan dengan lama pemberian, frekuensi, dan waktu pemberian dapat menyebabkan
terjadinya karies pada anak
PENYEBAB

• Pola pemberian susu pada anak
• Penambahan bahan pemanis
• Bakteri
TAHAP PERKEMBANGAN ATAU POLA
KERUSAKAN
• Tahap Inisial Disebut juga tahap reversibel, karena tahap ini dapat hilang. Ditandai dengan terlihatnya warna putih,
opak pada bagian leher gigi seri atas. Rasa sakit tidak ada.
• Tahap kerusakan. meluas ke dentin dan menunjukkan pewarnaan Proses ini sangat cepat, anak mulai mengeluh
sakit/ngilu bila minum air terutama yang dingin dan gigi yang terlibat sudah mencapai gigi geraham satu atas
• Tahap kerusakan yang dalam kerusakan pada gigi depan sudah meluas. Anak mulai mengeluh adanya rasa sakit
sewaktu makan terutama saat mengunyah dan juga saat menyikat gigi. Pulpa gigi iseri atas sudah terlibat, rasa
sakit spontan pada malam hari dan sesudah minum panas/dingin yang berlangsung beberapa menit.
• Tahap traumatik . Tahap ini terjadi akibat tidak dilakukan tindakan perawatan sewaktu gejala awal terjadi. Gigi
depan atas akan rusak karena karies dan dengan tekanan yang ringan dapat terjadi fraktur, bahkan tidak jarang
anak datang dengan hanya tinggal akar gigi saja. Pada tahap ini pulpa gigi seri atas sudah non vital (mati)
• Tahap karies terhenti.. Terjadi perubahan warna coklat gelap
PERBEDAAN SPESIFIK

R A M PA N K A R I E S ( G I G I S ) K A R I E S B OTO L
• Usia : bayi dan balita • Usia : terjadi pada rentang umur yang lebih
• Penyebab : pemberian botol susu pada besar termasuk anak-anak diatas usia balita
yang sudah memiliki gigi permanen maupun
bayi/balita sampai tertidur dan pemberian
yang masih memiliki gigi susu
ASI secara berkepanjangan tanpa
memperhitungkan waktu dan durasi. • Penyebab : asupan makanan yang manis,
bergula, lengket.
• Karakteristik : gigi depan bawah tidak
terkena • Karakteristik : tidak ada spessifikasi gigi yang
terlibat, semua gigi memiliki peluang terkena.
PENCEGAHAN

• Setelah diberi makan, bersihkan gusi anak dengan kain atau lap bersih. Bersihkan atau sikat gigi
anak jika giginya sudah erupsi. Bersihkan dan pijat gusi pada area yang ompong dan mulai
flossing semua gigi anak yang telah erupsi, biasanya pada usia 2-2,5 tahun
• Jangan membiarkan anak tertidur sambil minum melalui botol yang berisi susu formula atau jus
buah atau larutan yang manis
• Jika anak membutuhkan dot untuk pemberian makan yang regular pada malam hari atau hingga
tertidur, berilah anak dot bersih yang direkomendasikan oleh dokter gigi atau dokter anak.
Jangan pernah memasukkan dot dengan minuman yang manis.
• Mulai berkunjung ke dokter gigi sejak tahun pertama kelahiran secara teratur. Jika anak
mempunyai masalah dengan giginya, segera periksakan ke dokter gigi
PERAWATAN