You are on page 1of 13

ANALISA JURNAL

EFEKTIFITAS FOOT HAND MASSAGE TERHADAP RESPON FISIOLOGIS DAN
INTENSITAS NYERI PADA PASIEN INFARK MIOKARD AKUT: STUDI DI RUANG
ICCU RSUD DR. ISKAK TULUNGAGUNG

Disusun oleh:
1.MEGA AYU 8. SUCI N
2.NOUVA TRI Y 9.SUKASMI
3.RIA DWI H 10.SUNARNO
4.RUDI H 11.WAHYU CATUR
5.SITI MUNADIROH 12.WOWO P
6.SRI HASTUTI 13.ZAENAL A
7.SRI SETYA W

STIKES KARYA HUSADA SEMARANG
2018

2010) .LATAR BELAKANG  Infark Miokard Akut (IMA) merupakan salah satu penyakit jantung yang perlu mendapatkan perhatian  pada pasien AMI terjadi rusaknya jaringan jantung akibat suplai oksigen yang tidak adekuat shingga membahayakan fungsi miokard jantung sampai terjadi kematian  peringkat penyakit kardiovaskuler sebagai penyebab kematian semakin meningkat yaitu mencapai 24.4% (Data dari SKRT Depkes RI tahun 2008)  tercatat 1065 pasien mengalami Infark Miokard Akut (Departement of Cardiology and Vaskular Medicine Universitas Indonesia.

.PASIEN AMI MENGALAMI NYERI DADA Salah satu penanganan nyeri dada bisa dengan foot hand massage sendiri Yaitu bentuk massage pada kaki atau tangan yang didasarkan pada premis bahwa ketidak nyamanan atau nyeri di area spesifik kaki atau tangan berhubungan dengan bagian tubuh atau gangguan (Stillwell. 2011).

et.al. (2013) menyebutkan bahwa nyeri dapat diturunkan dengan menggunakan foot hand massage juga penelitian oleh Chang (2008) menyebutkan bahwa terapi pijat tangan mempunyai efek positif pada penurunan rasa sakit pada pasien di rumah sakit .Lanjutan… Penelitian yang mendukung tentang efektifitas massage untuk mengatasi nyeri diantaranya adalah penelitian yang dilakukan oleh Abbaspoor.

Suharyo Hadisaputro. Tujuan Penelitian : Untuk membuktikan pengaruh foot hand massage terhadap repon fisiologis dan intensitas nyeri pada pasien infark miokard akut.Nama peneliti : Awan Hariyanto.Judul penelitian : Efektifitas Foot Hand Massage Terhadap Respon Fisiologis Dan Intensitas Nyeri Pada Pasien Infark Miokard Akut: Studi Di Ruang ICCU RSUD Dr.  2. . Iskak Tulungagung. Supriyadi.Tempat dan waktu penelitian : Ruang ICCU RSUD Dr. Iskak Tulungagung  3.Analisa jurnal  1. pada tanggal 23 Desember 2013 s/d 28 februari 2014  4.

Desain penelitian : Randomized Pretest-Posttest Control Group Design.Metode penelitian  a. Berbagai intervensi dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri dada baik dengan farmakologis dan non farmakologis. . salah satu intervensi non farmakologis adalah dengan foot hand massage.Latar belakang : Infark Miokard Akut (IMA) terjadi kerusakan jaringan jantung akibat kekurangan suplai oksigen menimbulkan nyeri dada.Analisa jurnal  5.  6. nyeri ini dapat menyebabkan frustasi dan penurunan kualitas hidup.

 d. Pengambilan sampel dengan simple random sampling besar sampel 36 responden terdiri dari 18 kelompok perlakuan dan 18 kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data : 36 responden terdiri dari 18 kelompok perlakuan dan 18 kelompok kontrol . Populasi dan sampel: Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien infark miokard akut yang berumur lebih dari 40 tahun yang di rawat di ruang ICCU RSUD Dr.  Eksklusi: Kriteria umur kurang dari 40 tahun. Iskak Tulungagung yang berumur lebih dari 40 tahun. Iskak Tulungagung.Analisa jurnal  b.  c. Kriteria inklusi dan eksklusi : Inklusi: semua pasien infark miokard akut yang di rawat di ruang ICCU RSUD Dr.

analisis bivariat kelompok berpasangan dengan paired t-test. mann whitney . Analisa data : Analisis terdiri dari analisis univariat dengan data distribusi frekuensi.Analisa jurnal  e. wilcoxon untuk kelompok tidak berpasangan dengan independent t-test.

diastole. . respirasi dan lekosit darah.Hasil penelitian  Pada pasien infark miokard akut yang diberikan foot hand massage 4 kali 20 menit dalam 2 hari bersama dengan pengobatan standart dapat memberikan pengaruh terhadap: respon fisiologis nyeri yaitu tekanan darah sistole.7. intensitas nyeri pada kelompok perlakuan 94% menurun ke skala ringan. tapi tidak berespon terhadap suhu. nadi.

mempersepsikan relaksasi . nadi. sesuai dengan pendapat Meek (1993) yang menyebutkan massage mempengaruhi aktivitas syaraf autonom. respirasi serta leukosit dengan hasil analisis statistic p-value < 0.005. tekanan darah diastole.PEMBAHASAN Foot hand massage berpengaruh terhadap respon fisiologis nyeri pasien infark miokard akut diantaranya yang dipengaruhi adalah tekanan darah sistole. 8.

mual dan muntah.  Pada pasien dengan infark miokard akut dapat dilakukan foot hand massage selama 4 kali 20 menit. Gambaran EKG sinus rytme (SR) dan ST elevasi pada lead II.  Namun dalam kasus tersebut pasien juga mengalami luka di dorsal pedis sinistra dengan pengkajian luka: panjang 10 cm. 65% jaringan nekrotik. aVF. Maka perlu hati- hati dalam melakukan foot hand massage. salah satu intervensi non farmakologi adalah foot hand massage. nyeri dada tidak menyebar. pada kaki yang luka untuk tidak perlu dilakukan pemijatan . lebar 6 cm. Berbagai intervensi dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri dada baik dengan farmakologi dan non farmakologi. frustasi dan penurunan kualitas hidup. kedalaman sampai tendon. Nyeri yang dirasakan pasien tersebut menyebabkan ketidaknyamanan.PEMBAHASAN  Pada kasus tersebut seorang perempuan umur 50 tahun dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri seperti ditekan benda berat sejak 7 jam sebelum masuk RS. II.

respiratori. diastole. lekosit darah dan pada kelompok perlakuan 94% intensitas nyeri menurun skala ringan. nadi. Saran • Food hand massage sangat efektif dan dapat digunakan sebagai salah satu intervensi keperawatan non farmakologi untuk mengatasi nyeri infark miokard akut. Penutup Kesimpulan • Pasien infark miokard akut yang diberikan foot hand massage selama 4 kali 20 menit dalam 2 hari bersama dengan pengobatan standart dapat memberikan respon fisiologis nyeri pada tekanan darah sistole. . tapi tidak berespon terhadap suhu.

TERIMA KASIH .