You are on page 1of 11

DISLIPIDEMIA

-- Advance And Treatments --
of Dyslipidemia
( KIMIA KLINIK )

STIKES KESOSI AK-2 EKS.KRAMAT
MUHAMAD YASIN
SRI NURJANAH
SELVIA SARI

FUNGSI LEMAK ( LIPID ) Tubuh manusia membutuhkan beberapa makronutrisi dalam menjaga aktivitas metabolisme jaringannya ( kalori ): Fungsi Lipid. antara lain :  Produksi dan Penyimpan Energi Lemak merupakan cadangan kalori kedua setelah karbohidrat  Isolasi dan Perlindungan Isolasi terhadap perubahan suhu dan melindungi terhadap ruam cedera  Pencernaan dan Penyerapan Sebagai bahan dasar pembentukan asam empedu dan mengankut nutrisi  Infrastruktur dinding sel Menjaga suplai metabolism dan struktur membrane sel tubuh  Produksi hormone Produksi berbagai macam hormone seperti steroid. estrogen dan testoteron dan lainnya .

Chylomicron mentransport nutrisi kalori kedalam jaringan sel otot dan sel lemak kemudian menuju hepar untuk menjadi bentuk VLDL. As. 4. VLDL digunakan untuk mentransport Trigliserida ke jaringan melalui perifer kapiler.METABOLISME dan PERANAN LIPOPROTEIN  Jalur Eksogen 1. 2. 6. IDL merupakan transformasi sebelum proses katabolisme menjadi bentuk LDL.lemak ( monogliseride )diserap dalam usus halus untuk dialirkan dalam sirkulasi darah melalui bantuan enzim. LDL merupakan pengangkut kolesterol sebesar 70%.  Jalur Endogen 3. 5. . HDL merupakan protektif prolipid dengan mengangkut sisa kolesterol dari perifer sehingga mencegah terjadinya penumpukan oleh LDL yang kemudian disalurkan kembali kedalam hepar. terhidrolisis menghasilkan kolest ester bebas untuk sintesis sel membrane dan hormone steroid.

.DISLIPIDEMIA . ? . .

PATOFISIOLOGI DISLIPIDEMIA “Dislipidemia sumber DISFUNGSI” ATHEROSKLEROSIS Penyumbatan siklus aliran darah oleh penumpukan lipid pada dinding arteri perifer ( plaque ). Peningkatan sel lemak membentuk ( Foam Cell ).  Terganggunya suplai O2 dan nutrisi organ bersangkutan  Resiko penumpukan gumpalan darah ( thrombus plaque )  Kerusakan hingga kematian organ tubuh . akibatnya .

KLASIFIKASI Dislipidemia berdasarkan patogenesis  Penyakit hiperkolesterolemia  Penyakit hiperkolesterolemia PRIMER SEKUNDER Suatu kelainan lipidemia tidak memiliki Suatu kelainan lipidemia memiliki dasar penyebab yang jelas penyebab yang jelas  Hiperkolestrerolemia poligenik  Sindrom Nefrotik  Hiperkolesterolemia familial  Diabetes Melitius  Kombinasi Hiperkolesterolemia  Hipotiroidisme  Dan lain-lain .

FAKTOR DIAGNOSA A. GEJALA KLINIS Pada pemeriksaan fisik sulit ditegakkan kelaianan yang spesifik kecuali didapatkan riwayat penyakit dengan kelainan sudah terjadi komplikasi lebih lanjut : > Hipertensi > Obesitas > Penyakit Jantung Koroner > Stroke > Nefrotik dan Lever Sindrom C. RESIKO Pada Anamnesis kondisi dyslipidemia ditegakkan atas dasar : > Riwayat Keluarga > Pola Asupan Makanan > Stress > Keluhan non spesifik > Aktivitas Fisik > Merokok B. LABORATORIUM Kelainan dapat ditunjang melalaui pemeriksaan profil lipid darah terhadap kadar kolesterol serta drivat lipoproteinnya guna mendukung anamnesis dan pemeriksaan fisik .

LABORATORIUM .

 Garcial ( kulit manggis )  Puasa “sunah” adalah anjuran baik untuk  Tea ( daun jati atau rosella ) mencegah dan mengurangi resiko Sifat sasaran pemberian farma-herbal adalah sama seperti farmakologi. atau  Mengkomsumsi lebih banyak makanan  Pemberian obat golongan statin dan nonstatin berserat tinggi  HERBALOGI  Melakukan olahraga untuk membakar lemak menjadi energy serta menaktivasi vitamin D. PENGOBATAN DAN PENCEGAHAN  NON FARMAKOLOGI  FARMAKOLOGI  Pengaturan pola nutrisi sesuai kebutuhan dan  Obat drivat asam fibrat untuk menurunkan seimbang ( diet nutrisi lemak ) kadar trigliserida  Pengaturan asupan lemak jenuh dan lemak  Pemberian inhibitor reductase untuk tak jenuh menurunkan kadar LDL kolesterol. biasanya pada tahap metabolism eksogen ( usus halus ) .

sehingga mengakibatkan terjadinya penyakit aterosklorosis dan berdampak gagalnya fungsi organ bahkan kematian sel organ.  Penanganan dan penatalaksanaan pengobatan dyslipidemia.KESIMPULAN  Dislipidemia atau hyperlipidemia merupakan kelainan akibat gangguan dalam metabolism lemak akibat peningkatan maupun penurunan fraksi lemak. kolesterol LDL atau HDL serta fraksi lainnya. gejala klinis dan pemeriksaan fraksi lemak dalam darah mencakup trigliserida.  Dislipidemia dibedakan atas dasar sebab kenaikan kadar kolesterol darah atau hiperkolesterolemia primer dan sekunder beserta tipe yang mendasari dari hasil tersebut. . melalui :  Penanganan secara non farmakologi dan farmakologi  Ada baiknya pencegahan melalui herba-kologi terapi.  Dislipidemia ditegakkan atas dasar factor resiko.

TERIMA KASIH .