You are on page 1of 29

KECACINGAN

H A N A F I I R A W A N , S . K E P. ,
NS

PKM PENELEH
LATAR BELAKANG

 KECACINGAN MERUPAKAN SALAH SATU


PENYAKIT YG MENJADI MASALAH KESEHATAN DI
INDONESIA YANG DITULARKAN MELALUI TANAH

 CACINGAN DAPAT MENGAKIBATKAN


MENURUNNYA KONDISI
KESEHATAN,GIZI,KECERDASAN,DAN
PRODUKTIFITAS PENDERITANYA.

 CACINGAN MENYEBABKAN KEHILANGAN


KARBOHIDRAT DAN PROTEIN SERTA
KEHILANGAN DARAH SEHINGGA MENURUNKAN
KUALITAS SUMBERDAYA MANUSIA
Apa Itu Cacingan

 Cacinganadalah penyakit dimana seseorang


mempunyai cacing di dalam tubuh manusia,
membesar dan hidup di dalamnya, sehingga
menimbulkan tanda atau gejala.
PENYAKIT CACINGAN

 Adalah infeksi dari cacing yg ditularkan melalui


tanah (STH/Soil Transmited Helminths)
 STH adalah cacing yg siklus hidupnya
memerlukan tanah yg sesuai utk berkembang
dan menginfeksi.
 Seseorang dikatakan kecacingan bila dalam
pemeriksaan tinjanya di temukan telur
cacing/cacing
 Membesar dan hidup dalam usus halus manusia.
 Tingginya infeksi cacingan dan reinfeksi
terutama pada balita dan anak usia SD yg
higienisnya kurang dan sanitasi yg buruk.
Cara penularan

Ketika masuk ke dalam tubuh, cacing berkembang biak pada saluran cerna, kemudian pada satu titik cacing akan
masuk ke saluran pernafasan, membuat penderita mengalami sesak nafas sampai batuk berdarah, sindroma ini
dikenal dengan nama sindroma Loeffler. Penyakit cacingan biasanya sifatnya menahun, kadang-kadang si penderita
pun tidak sadar bahwa ia cacingan. Dan jenis cacing yang paling sering menyerang anak-anak adalah cacing dengan
nama Ascaris lumbricoides .
 Jenis STH yg banyak di Indonesia adalah :
1. Cacing gelang (Ascaris lumbricoides)
2. Cacing cambuk (Thrichuris Trichiura)
3. Cacing tambang (Ancylostoma duodenale,necator
americanus)
MACAM
MACAM JENIS
CACING
CARA PENULARAN

 Cacing dapat menembus permukaan kulit


kaki dan tangan,serta dapat masuk ke mulut
apabila tangan yang kotor di gunakan untuk
makan.
SIKLUS
PENULARAN
CACING
SIKLUS
PENULARAN
CACING
TANDA DAN GEJALA

Anak yang terinfeksi cacingan biasanya akan


mengalami:
 Pucat/anemia,lesu,konsentrasi menurun
 Mual,kurang nafsu makan
 Berat badan menurun (kurus)
 Perut buncit
 Mata cembung
 Kaki membesar
 Gangguan pencernaan :diare,nyeri perut, susah
BAB
 Pada bayi/anak sering terlihat gelisah pd malam
hari dan menggaruk pantat.
Gambaran
perut buncit
KAKI
MEMBESAR
(FILARIASIS/
ELEPHANLITI
ASIS)
CACING DI
PERMUKAAN
KULIT PERUT
TANDA DAN GEJALA

Secara keseluruhan gejala-gejala kecacingan adalah:


1) Berbadan kurus dan pertumbuhan terganggu
(kurang gizi)
2) Kurang darah (anemia)
3) Daya tahan tubuh rentan,sering sakit
sakitan,lemah,letih dan konsentrasi menurun.
BAHAYA CACINGAN PADA ANAK

 Cacing menghisap makanan dalam usus


sehingga gizi yang masuk ke dalam tubuh anak
akan diserap oleh cacing akibatnya anak menjadi
kekurangan gizi.
 Cacing akan menghisap darah dalam usus
sehingga anak menderita anemia
 Dalam jangka panjang,anak bisa mengalami
gangguan pertumbuhan dan perkembangan.
 Cacing dewasa dapat menjalar ke usus dan
merusak organ tubuh lain shg menyebabkan
penyakit lain
 Dapat menyebabkan kematian
PENCEGAHAN

 UPAYA PENCEGAHAN CACINGAN DAPAT


DILAKUKAN MELALUI UPAYA KEBERSIHAN
PERORANGAN ATAUPUN KEBERSIHAN
LINGKUNGAN
Saat mencuci tangan

 Sebelum dan sesudah makan


 Sesudah buang air besar dan kecil
 Setelah memegang binatang
 Setelah bermain
 Sebelum memegang adik bayi
 Sebelum memasak makan
MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN
PERORANGAN
1) Mencuci tangan memakai sabun pd 5 waktu
penting (sebelum makan, setelah ke
jamban, sblm menyiapkan makanan,setelah
menceboki anak ,sblm memberi makan
anak)

2) Menggunakan air bersih untuk keperluan


makan,minum,dan mandi.
3) Mengkonsumsi air yang memenuhi syarat
untuk diminum.
MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN
PERORANGAN

4) Mencuci dan memasak bahan pangan


sebelum di makan.
5) Mandi paling sedikit 2 kali sehari
6) Memotong dan membersihkan kuku
7) Memakai alas kaki bila berjalan di tanah
8) Menutup makanan dengan tutup saji untuk
mencegah debu dan lalat mencemari
makanan tersebut
MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN

1) Buang air besar di jamban.


2) Jangan membuang tinja dan sampah di
sungai
3) Membuat saluran pembuangan air limbah.
4) Membuang sampah pada tempatnya.
5) Menjaga kebersihan sekolah,rumah dan
lingkungan.
PENGOBATAN KECACINGAN

 Pengobatan dapat dilakukan secara


perorangan maupun masal pada masyarakat.
 Untuk perorangan dapat digunakan
bermacam macam obat misalnya
piperasi,pirantel pamoat,mebendazol atau
albendazol.
ALBENDAZOL 400 mg

 Untuk pengobatan masal obat cacing ini di


pilih karena efektif untuk beberapa
cacing,praktis dalam penggunaannya (dosis
tunggal), dan efek samping relatif kecil,aman
dan terjangkau,serta dapat terintegrasi
dengan program eliminasi filariasis.
 Sebelum minum obat cacing,anak/balita
harus sarapan dahulu.
ALBENDAZOL 400 mg

 Indikasi:
Albendazol berkhasiat membasmi cacing di usus
yang hidup sebagai parasit tunggal atau majemuk.
Albendazol efektif untuk pengobatan cacing gelang
(Ascaris lumbricoides), cacing cambuk (Trichuris
trichiura), cacing kremi (Enterobius vermicularis),
cacing tambang (Ancylostoma duodenale dan
Necator americanus), cacing pita (Taenia sp.) dan
Strongyloides stercoralis.
ALBENDAZOL 400 mg

 Efek Samping
Biasanya ringan dan berlangsung sekilas yaitu rasa
tidak nyaman di lambung,mual,muntah,diare,nyeri
kepala pusing dan lesu.

 Kontra Indikasi:
Obat ini tidak boleh diberikan pada wanita yang
sedang mengandung pada trimester I dan demam
ALBENDAZOL 400 mg

 Kemasan:
tiap tablet mengandung 400 mg Albendazol
Tablet dapat dikunyah,ditelan maupun digerus
 Dosis:
Diberikan sekaligus sebagai dosis
tunggal/sekali minum
 12 bulan (1 tahun) - 24 bulan (2 tahun) = ½ tablet
(200 mg) dosis tunggal.
 24 bulan (2 tahun) – 72 bulan (6 tahun) = 1 tablet
(400 mg) dosis tunggal.
PROGRAM PEMBERIAN OBAT PENCEGAHAN KECACINGAN
PADA ANAK SEKOLAH DASAR DAN ANAK BALITA

 Pemberian obat cacing dari pemerintah minimal 1


kali tiap tahun,masyarakat tidak perlu bayar obatnya
 Sebelum minum obat cacing,anak/balita
harus sarapan dahulu

 Anak sekolah dasar minum obat yang dibagikan


pada kegiatan penjaringan kesehatan anak sekolah.

 Anak balita minum obat yang dibagikan bersamaan


dengan pemberian vitamin A