You are on page 1of 26

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Tn. D DENGAN GANGGUAN SISTEM


INTEGUMEN : SKABIES PADA
AN. H DI KELURAHAN
KARAMAT RT 02
RW 05

Disusun oleh:

Kelompok 6
3B D-III Keperawatan
PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN
• Dedi Kurniawan
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SUKABUMI
2018 • Nurhalim
• Teni Hardiyanti
• Gilang Ramdhani
A. Pengkajian

1. Data Umum

Nama KK : Tn. D
Umur : 42 Tahun
Jenis Kel : laki-laki
Alamat : Jl. Karamat Kelurahan Karamat
Pekerjaan KK :Buruh
Pendidikan : SMP
E. Komposisi Keluarga

Imunisasi
Ket
Hubung u DPT Polio Hepatitis
Nama Pen
N an m Pekerjaa ca
Anggota JK didi BC
o dengan u n mp
Keluarga kan G 1 2 3 1 2 3 4 1 23 4
KK r ak

2 Ny. T P Istri 40 SD Pedagan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √√ √ Seha

t
g
3 An. H P Anak ke 14 SMP Pelajar √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √√ √ Sakit

1
4 An. G P Anak ke 10 SD Pelajar √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √√ √ Seha

t
2
GENOGRAM
F. Tipe Keluarga

Keluarga Tn. D termasuk tipe keluarga inti (nuclear famila)


karena di dalam satu rumah terdapat ayah, ibu dan anak.

G. Suku Bangsa
Bahasa yang digunakan keluarga Tn. D adalah bahasa sunda,
H. Agama kadang juga bahasa Indonesia, karena keluarga Tn. D berasal dari
Jawa barat, keluarga mengatakan bahwa mandi, keramas, dan
Keluarga Tn. D beragama potong kuku pada saat sakit akan memburuk kesehatan
Islam semua, Tn. D dan Ny.
T dalam menjalankan I. Status Sosial Ekonomi Keluarga
ibadah 5 waktu. Keluarga
mengatakan tidak ada Tn. D adalah seorang buruh bangunan, penghasilan Tn. D per bulan kira-kira Rp.
kepercayaan yang 2.500.000,00, sedangkan pengeluaran di keluarga Tn. D
± 2.000.000 ribu, dan sisanya ditabung untuk keperluan yang lain.
bertentangan dengan Keluarga Tn. D ketika berobat mengambil uang dari tabungannya. Dilihat dari
kesehatan penghasilan keluarga setiap bulannya, keluarga tersebut masuk kedalam golongan KS 2

J. Aktivitas Rekreasi Keluarga

Aktivitas Rekreasi dalam rumah tangga selama ini dilakukan dengan


berkumpul bersama keluarga sambil nonton TV.
2. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga

A. Tahapan perkembangan keluarga

Pada saat ini keluarga Tn. D sedang berada


Tn. D yang pada tahap keluarga dengan anak Remaja
dapat
terpenuhi
tugasnya 1). Memberikan kebebasan yang seimbang dan bertanggung jawab
meningat remaja adalah seorang dewasa muda dan mulai memiliki
antomi

2). Mempertahankan hubungan yang


Tahapan intim dengan keluarga
Perkembangan Keluarga belum bisa memberikan
yang Belum kebebasan secara seimbang mengingat
Terpenuhi An.H dan An.G yang sudah menginjak
remaja
C. Riwayat Keluarga Int
Keluarga mengatakan tidak ada anggota keluarga yang pernah sakit
serius, baru An. H saja yang mengalami penyakit serius yaitu skabies.
yang biasa diderita keluarga hanya batuk panas dan pilek saja. Keluarga
juga mengatakan kalau semua anaknya dari waktu kecil diberikan
imunisasi dasar lengkap. Tn. D mengatakan upaya untuk mencegah
penyakit ini dimulai dari menggunkan air bersih terlebih dahulu.
Keluarga juga mengatakan bahwa An.H sebelumnya sudah dibawa ke
puskesmas 2x dan ke poli kulit RSUD Syamsudi 1x.
D. Riwayat Keluarga Sebelumnya
Menurut kelurag tidak ada anggota keluarga yang mengalami penyakit ini
sebelumnya.
3. Data Lingkungan
a. Karakteristik Rumah
Rumah Tn. S terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, tiga kamar tidur, dapur, kamar
mandi. Cara pengaturan perabot kurang rapi, kebiasaan merawat rumah disapu sehari
sekali.
Ukuran rumah 12x 5 m tipe rumah permanen, atap terbuat dari seng, lantai berubin dan
terdapat fentilasi jendela berjumlah 3 tapi jarang dibuka dan kondisi ruangan sangat
pengap, sumber pencahayaan kurang bagus karena posisi rumah yang sangat
berdempetan dengan tetangga. dan keluarga kalau mandi pakai air sumur, minum
berasal dari air sumur.
U
b. Karakteristik tetangga dan komunitas RW
Lingkungan tetangga umumnya penduduk asli karamat, dan ada
yang dari pendatang, hubungan antar penduduk cukup baik. Budaya
di tempat ini selalu menengok/menjenguk orang yang sedang sakit
dengan mendoakannya agar cepat sembuh.

c. Mobilitas geografis keluarga


Keluarga Tn. D adalah penduduk asli di daerah karamat. Ny. T dan Tn. D adalah penduduk asli di
daerah karamat. Ketika Ny. Tdan Tn. D menikah sampai dengan sekarang yang sudah mempunyai 2
anak, mereka tetap tinggal di karamat dan tidak pernah pindah ke tempat lain. Kegiatan anggota
kelurga Tn. D bekerja sebagai buruh bangunan, Ny. T berjualan nasi uduk keliling. An. H dan A. G
sekolah.
d. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Menurut TN.D keluarga selalu kumpul lengkap itu pada saat makan malam. di dalam
masyarakat .
Ny. T selalu mengikuti pengajian dan perkumpulan bersama masyarakat. Tn. D juga
selalu mengikuti acara yang ada disekitar rumah, Ny. T dan Tn. D dan An. H dapat
bersosialisasi dengan orang lain secara baik. An. H merasa malu mempunyai penyakit
Skabies dan An.H tetap bersosialisasi dengan masyarakat yang lain. An. G juga dapat
bergaul dengan baik dengan teman-teman sebayanya di rumah. An.G dapat bersosialisasi
dengan masyarakat yang lain.
e. Sistem pendukung keluarga
Jarak rumah klien dengan puskesmas sekitar 4 km, biasaya
ditempuh dengan menggunakan sepeda motor milik sendiri.
Keluuarga mengatakan bahwa saat ini keluarga tidak mempunyai
jaminan kesehatan (BPJS,ASKES,JAMKESDA, dll) ataupun asuransi
kesehatan yang lainnya.

4. Struktur Keluarga
a. Pola Komunikasi Keluarga
Pola komunikasi dalam keluarga Tn. D pada komunikasi yang digunakan
setiap hari-harinya oleh keluarganya adalah komunikasi terbuka dengan
menggunakan bahasa sunda dan Indonesia. Keluarga Tn. D selalu membiasakan
setiap anggota keluarganya bebas menyampaikan pendapat, keluhan, masukan
meskipun berupa kritikan ataupun saran. Setiap anggota keluarga dapat
menyampaikan permasalahannya. Anggota keluarga bertemu setiap hari
sehingga dapat berkomunikasi setiap hari.
b. Struktur kekuatan keluarga
Keluarga Tn. D dalam mengambil suatu keputusan adalah dari hasil
musyawarah bersama. Akan tetapi pemegang keputusan tertinggi
ada di TN.D.

c. Struktur Peran
Selama An.H Sakit peran masing-masing anggota keluarga tidak terhambat
sedikitpun karena penyakit yang diderita An.H bukan penyakit berat seperti TBC,
Penyakit Jantung, dll. Jadi peran dikeluarga tetap berjalan sebagaimana biasanya
yaitu Tn.D sebagai seorang suami dan ayah yang bekerja sebagai buruh
bangunan, Ny.T sebagai Ibu dan seorang Istri yang bekerja sebagai penjual nasi
uduk keliling, An.H dan An. G sebagai anak dan pelajar
5) Nilai dan norma keluarga
Keluarga menyakini bahwa kesehatan sangat penting dan harus dijaga, sehingga
keluarga membiasakan cuci tangan sebelum makan, menjaga kebersihan dan
memperhatikan kecukupan gizi dalam kelaurga. Keluarga Tn. D juga memegang norma-
norma yang berlaku di masyarakat, jika ada anggota keluarga yang agak menyimpang
perilakunya, maka anggota keluarga yang lain akan mengingatkannya.
5. Fungsi Keluarga
a. Fungsi Afektif
Keluarga Tn. D saling menyayangi, menghormati, memberikan perhatian
dan kasih sayang antar anggota keluarga yang lain. Ny. T menyatakan sedih
sekali jika ada salah satu anggota keluarganya yang mempunyai masalah.
b. Fungsi Sosial
Tn. D dan Ny. T aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Salah satunya
adalah pengajian. Hubungan keluarga dengan masyarakat baik. Tn. D juga
selalu mengajarkan An.H dan An.G untuk aktif dikegaiatan sosial seperti
mengikuti kerja bakti dan gotong royong.

C FungsiPerawatan Kesehatan
Keluarga mengatakan sedikit sekali pengetahuannya tentang kesehatan karena
pendidikan sampai di SMP. Keluarga belum mampu mengidentifikasi masalah kesehatan
yang terjadi bila ada anggota keluarga yang sakit. Keluarga mampu mengambil keputusan
yang tepat bila ada anggota keluarga yang sakit yaitu membawa anggota keluarga yang
sakit ke fasilitas kesehatan. Keluarga belum mampu merawat anggota keluarga dengan
tepat bila ada anggota keluarga yang sakit. Keluarga mampu mamodifikasi lingkungan
yang tepat untuk menunjang kesehatan keluarga. Keluarga mampu memanfaatkan
layanan fasilitas kesehatan yang tepat untuk menunjang kesehatan keluarga.
d. Fungsi Reproduksi
Keluarga mengatakan tidak akan mempunyai anak lagi karena sudah
merasa anaknya cukup dengan 2 orang anak saja dan sekarang fokus
untuk membesarkan anaknya.

e. Fungsi Ekonomi.
Keluarga mengatakan penghasilannya dan usahanya sekarang masih cukup untuk
memenuhi kebutuhan anggota keluarga. Keluarga berencana ingin membuka toko
sembako di dekat rumahnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

6. Stresor dan Koping Keluarga


a. Stresor jangka pendek dan jangka panjang
Keluarga Tn.D mengatakan jarang mengalami stress yang sifatnya berkepanjangan,
kadang dibuat stres dengan perilaku anak-anaknya tetapi hal tersebut jarang terjadi.
b. Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi/stressor
Keluarga mengatakan kadang jengkel bila melihat tingkah anaknya yang tidak
menurut ketika dinasehati tetapi tetap sabar menanggapi itu semua.
c. Strategi koping yang digunakan
Keluarga mengatakan memberikan nasehat bila perilaku anak-
anaknya membuat jengkel keluarga, dan apabila ada masalah dalam
keluarga, keluarga biasanya membicarakan secara bersama-sama
dan diselesaikan secara bersama.
bila hal itu tidak mempan Ny.T dan Tn.D kadang membentaknya tapi
tidak sampai memukul atau melakukan tindakan fisik lainnya

d. Strategi adaptasi disfungsional


bila nasihat pada anaknya tidak mempan Ny.T dan Tn.D kadang membentaknya tapi
tidak sampai memukul atau melakukan tindakan fisik lainnya. Dan masalah keluarga yang
tak tertangani di diskusikan pada keluarga besar mereka.
7. Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan Tn. D Ny. T An. H An. G


TD 130/90 mmHg 110/80 mmHg 130/90 mmHg 100/80
mmHg
Nadi 90 x/mnt 84 x/mnt 90 x/mnt 96 x/mnt
RR 22 x/mnt 24 x/mnt 22 x/mnt 20 x/mnt
TB 158 cm 153 cm 146 cm 120 cm
BB 65 kg 55 kg 50 kg 45 kg
Kepala Bentuk meso Bentuk mesochepal Bentuk Bentuk
chepal, tidak ada mesochepal mesochepal
luka

Rambut Warna hitam ada Warna hitam Warna rambut Rambut hitam,
ubannya sedikit, kemerahan, pendek hitam ada pendek, lurus,
cukup bersih lurus bersih ubannya sedikit, rambut bersih
lurus cukup bersih
lurus
Mata Tidak ada gangguan Tidak ada gangguan Tidak ada Tidak ada gangguan
penglihatan, tdak penglihatan, tdak ada gangguan penglihatan,
ada ikterik ikterik, tdak anemis penglihatan, konjungtva tdak
konjungtva anemis, sklera tdak
tdak anemis, ikterik
tdak ada ikterik
Hidung Bersih, tidak ada Bersih, tidak ada sekret, Bersih, tidak ada Bersih, tidak ada
sekret, tidak ada polip tidak ada polip sekret, tidak ada sekret, tidak ada polip
polip
Telinga Bersih, tidak ada Bersih, tidak ada Bersih, tidak ada Bersih, tidak ada
serumen, tidak ada serumen, tidak ada luka serumen, tidak serumen, tidak ada
luka ada luka luka
Mulut dan Bibir cukup lembab, Bibir kering, tidak Bibir lembab, Bibir lembab, tidak
Tenggoroka tidak ada stomatitis stomatitis, tidak ada nyeri tidak ada ada stomatitis, tidak
n telan stomatitis, tidak ada nyeri telan
ada nyeri telan
Leher Tidak ada Tidak ada pembesaran Tidak ada Tidak ada
pembesaran kelenjar kelenjar tiroid pembesaran pembesaran kelenjar
tiroid kelenjar tiroid tiroid
Dada Simetris, vesikuler Simetris, tidak terdengar Simetris, tidak Simetris, tidak
bunyi gallop, terdengar terdengar bunyi terdengar bunyi
bunyi whezing gallop, vesikuler gallop, vesikuler
Abdomen Datar, tdak ada Datar, bising usus Datar, bising Datar, bising
luka terdengar normal, usus terdengar usus terdengar
tdak ada luka normal, tdak normal, tdak
ada luka ada luka

Ekstremitas Berfungsi dengan Berfungsi dengan Berfungsi dengan Berfungsi dengan


baik tidak ada baik tidak ada baik tidak ada baik tidak ada
kelainan kelainan kelainan kelainan

Kulit Sawo matang, Sawo matang, tidak Nampak terlihat Sawo matang,
tidak ada alergi, ada alergi, bersih bercak-bercak di tidak ada alergi,
bersih tubuh terutama bersih
di bagain
selangkangan,
kaki, tangan, dan
ketiak.

Genital
8. Harapan keluarga
Keluarga berharap perawat dapat memberikan informasi
tentang masalah Skabies sehingga An.H dan keluarga dapat
memelihara dan menjaga kesehatannya. Keluarga juga berharap
agar petugas kesehatan dapat berfungsi dengan baik, mampu
memberikan pelayanan yang baik dan tepat kepada siapa saja
yang membutuhkan..
B. Analisa Data
Tgl Data Fokus Mas Kesehatan Masalah Keperawatan Etologi
29-12- DS : Skabies Kerusakan integritas kulit -Ketidaktahuan
08 -Keluarga mengatakan pada An.H di keluarga Tn.D. Keluarga dalam
08.30 tidak tau penyakit dan mengenal
penyebab yang dialami masalah,
An.H.
-Keluarga mengatakan
membawa anaknya ke -Ketidakmampuan
psukesmas merupaka keluarga merawat
suatu keputusan yang anggota keluarga
tepat dengan Skabies

-Keluarga Tidak tahu cara


merawatt An.H dengan
baik
-Keluarga mengatakan
selalu menggunakan air
bersih untuk mandi agar
tidak terjadi hal yang
semakin buruk pada An.H
-Keluarga berobat ke
psukesmas dan ke poli
Rumah saki

DO : TTV Normal
Nampak terlihat bercak-
bercak di tubuh terutama
di bagain selangkangan,
kaki, tangan, dan ketiak.
C. Skoring dan prioritas masalah
Kerusakan integritas kulit pada An.H di keluarga Tn.D

Kriteria Skor Pembenaran


1. Sifat Masalah : 3/3 x 1 = 1 Masalah dapat diatasi apabila keluarga
Tidak/kurang sehat mengenal masalah Skabies

2. Kemungkinan Masalah 1/2 x 2 = 1/4 Masalah mungkin dicegah karena keluarga


dapat diubah : sebagian kooperatif terhadap penjelasan yang
disampaikan tenaga kesehatan

3. Potensi dicegah : cukup. 2/3 x 1 = 2/3 Potensi masalah masih bisa dicegah karena
keluarga memiliki kemauan dan
kemampuan untuk mencegah

4. Menonjolnya Masalah : 2/2 x 1 = 1 Masalah sudah aktual perlu segera


Segera ditangani ditangani, keluarga belum mempunyai
untuk menangani

Jumlah 2,91
E. Diagnosa Keperawatan berdasarkan prioritas masalah
Kerusakan integritas kulit pada An.H di keluarga Tn.D berhubungan dengan
Ketidaktahuan keluarga dalam mengenal masalah dan ketidakmampuan keluarga
merawat anggota keluarga yang mengalami Skabies
Rencana Keperawatan Keluarga
N Diagnose Tujuan umum Tujuan Evaluasi Intervensi
o khusus Kriteria Standar

1 Kerusakan Setelah Setelah Verbal Skabies adalah penyakit 1. Kaji keluarga


integritas
. kulit pada dilakukan dilakukan kulit akibat investasi dan tentang pengertian
An.H di tindkan kep tindakan sensitisasi oleh tungau tanda dan gejala serta
keluarga selama 5x keperawata Sarcoptes scabei. gejala penyebab Skabies
Tn.D
berhubunga kunjungan n selama utama yang mengganggu 2. Diskusikan
n dengan Masalah 45x menit aktivitas adalah adanya dengan keluarga
ketidaktahua Gangguan Keluarga rasa gatal pada malam pengertian Skabies,
n keluarga
dalam Integritas kulit mampu hari. Penyakit scabies tanda dan gejala serta
mengenal teratasi. menjelaska banyak berjangkit di penyebabnya
masalah dan n lingkungan yang padat 3. Motifasi keluarga
ketidakmam
puan
pengertian, penduduknya, untuk menjelaskan
keluarga tanda dan lingkungan kumuh, kembali
merawat gejala serta lingkungan dengan 4. Berikan pujian
anggota
keluarga
penyebab tingkat kebersihan pada keluarga atas
yang dari kurakg. Skabies keberhasilannya
mengalami penyakit cenderung tinggi pada
Skabies
Skabies anak-anak usia sekolah,
remaja bahkan orang
dewasa.
. Setelah Verbal Perawatan 1. Ajarkan dengan
dilakukan psikomotor pada keluarga
tndakan penderita perawatan pada
keperawatan dengan penderita Skabies
selama 45 Skabies dapat 2. Motfasi
menit dengan minum pada anggota
Keluarga obat secara keluarga untuk
mampu teratur, melakukan kembali
melakukan memakai air kembali hasil
perawatan bersih, perawatan yang
pada anggoa memakai diajarkan.
keluarga pakaian tdak 3. Berikan
dengan lebih dari dua pujian pada
Skabies hari., keluarga atas
melakukan keberhasilannya
perilaku hidup
bersih dan
sehat.
Implementasi

Tgl No. Dx Tujuan Khusus (TUK) Implementasi Evaluasi TTD


29 Des 1 TUK 1 1. Mengkaji keluarga tentang S :
2008 Setelah dilakukan pengertian tanda dan gejala serta
tindakan keperawatan penyebab Skabies - Keluarga mengatakan tahu
selama 45 menit 2. Mendiskusikan dengan mengenai penyakit Skabies,
Keluarga mampu keluarga pengertian Skabies, tanda -keluarga mengatakan belum
menjelaskan dan gejala serta penyebabnya
pengertian, tanda dan 3. Memotifasi keluarga untuk bisa cara merawat pada
gejala serta penyebab menjelaskan kembali anggota yang terkena Skabies
dari penyakit Skabies 4. Memberikan pujian pada
keluarga atas keberhasilannya dan tdak tahu cara
pencegahannya
O :
-Keluarga tampak
TUK 2 1. Mengajarkan keluarga
kebingungan saat diajarkan
Setelah dilakukan perawatan pada penderita Skabies perawatan pada skabies dan
tindakan keperawatan 2. Memotifasi pada anggota banyak bertanya.
selama 45 menit keluarga untuk melakukan kembali
Keluarga mampu kembali hasil perawatan yang A: TUK 1 teratasi, TUK 2
melakukan perawatan diajarkan. belum teratasi
pada anggoa keluarga 3. Memberikan pujian pada P: TUK dihentkan, TUK 2
dengan Skabies keluarga atas keberhasilannya
dilanjutkan.
TERIMAKSIHHH………..