You are on page 1of 39

Laporan Jaga

(04/03/2018)

NAMA KOAS JAGA

Cindy Augusta Bina Lauringga
Maria Monica Fitria Hendrico
Budi Haryadi Linna Asni
Rizky Amalia Marlin Feriani
Ayu Welly Susi Susanti
Putri Arum Melati

Identitas Umum Jenazah

Identitas Khusus Jenazah

Pakaian .

Perhiasan Tidak ada Lain-lain Tidak ada .

TEMUAN YANG BERKAITAN DENGAN WAKTU TERJADINYA KEMATIAN .

Kaku mayat : terdapat kaku mayat pada rahang dan ujung jari. Pembusukan : tidak ada . hilang dengan penekanan 2. Lebam mayat : pada tengkuk dan punggung. mudah dilawan 3. warna merah pucat.1.

TEMUAN DARI PEMERIKSAAN TUBUH BAGIAN LUAR .

lebar 6 cm .Permukaan kulit tubuh – Kepala (daerah berambut) Terdapat sebuah luka memar pada bagian kepala sisi kanan panjang 8 cm.

Dagu : tidak ada kelainan Leher : tidak ada kelainan Bahu : tidak ada kelainan Dada : tidak ada kelainan . Permukaan kulit tubuh Wajah : a. Dahi : tidak ada kelainan b. Pipi : tidak ada kelainan c.

Permukaan kulit. L: 3 cm .5 cm. L: 5 cm • Memar terkecil : ukuran P: 4.Perut Terdapat beberapa buah luka memar • Memar terbesar : ukuran P: 8 cm.

Perut Terdapat sebuah luka lecet ukuran P: 15 cm.Permukaan kulit. L: 9 cm .

Permukaan kulit • Punggung : tidak ada kelainan • Pinggang : tidak ada kelainan .

Permukaan kulit.Panggul Terdapat sebuah luka terbuka ukuran P: 13 cm. L: 7cm .

Bokong Terdapat sebuah luka memar ukuran P: 16 cm.Permukaan kulit. L: 11 cm .

Bokong Terdapat sebuah luka lecet ukuran P: 11 cm.Permukaan kulit. L: 4 cm .

Permukaan kulit • Anggota gerak : 1. Anggota gerak atas : kanan : jaringan dibawah kuku tampak kebiruan kiri : jaringan dibawah kuku tampak kebiruan .

Anggota Gerak • Anggota Gerak Bawah Kanan : Terdapat sebuah luka terbuka pada lipat lutut kanan dengan ukuran P: 12 cm. L: 2 cm.5cm Terdapat sebuah luka terbuka pada sisi dalam tungkai bawah dengan ukuran P: 36 cm. Permukaan kulit. D: 1. L: 14cm. D: 1cm .

Permukaan kulit. L: 11 cm .Anggota Gerak • Anggota Gerak Bawah Kiri : Terdapat sebuah luka memar pada hampir seluruh permukaan tungkai atas sisi luar dengan ukuran P: 22 cm.

tidak ada kelainan – Bulu mata : warna hitam.Bagian Tubuh Tertentu Mata: – Alis mata : warna hitam. tidak ada kelainan – Kelopak mata : – Selapit kelopak mata : tampak pucat – Selaput bening mata : tidak ada kelainan – Selaput biji mata: terdapat pelebaran pembuluh darah .

Bagian Tubuh Tertentu • Hidung: tidak ada kelainan • Telinga: tidak ada kelainan .

dengan ukuran P: 3 cm. bentuk tidak teratur.2 cm. L: 0. Bagian Tubuh Tertentu Mulut : terdapat busa berwarna putih kemerahan bertambah banyak saat dada ditekan 1) Bibir atas : a) terdapat sebuah luka memar tepat pada bibir atas. batas tidak tegas. warna kemerahan b) tampak pucat 2) Bibir bawah : tampak pucat 3) Selaput lendir mulut : tampak pucat 4) Lidah : tidak ada kelainan .

gigi geraham belakang ketiga sudah tumbuh b) Gigi rahang bawah • Kanan : lengkap. gigi taring tidak ada. jumlah enam buah. gigi geraham belakang ketiga sudah tumbuh • Kiri : tidak lengkap. Bagian Tubuh Tertentu 5) Rongga mulut: tidak ada kelainan 6) Gigi-geligi a) Gigi rahang atas : • Kanan : tidak lengkap. jumlah delapan buah . jumlah tujuh buah. gigi taring dan geraham belakang kedua tidak ada. jumlah delapan buah • Kiri : lengkap.

Bagian Tubuh Tertentu • Alat Kelamin : tidak dapat dinilai .

Tulang tengkorak • Tidak ada kelainan Tulang belakang • Tidak ada kelainan Tulang-tulang • Teraba derik tulang dada. teraba derik tulang dada iga ke satu hingga iga pada permukaan dada kiri Tulang-tulang • Tidak ada kelainan punggung Tulang-tulang • Teraba derik tulang panggul kiri panggul Tulang anggota • Teraba derik tulang tungkai atas kiri gerak .

luka lecet pada perut dan bokong. Kesimpulan Berdasarkan temuan-temuan yang didapatkan dari pemeriksaan atas jenazah tersebut maka saya simpulkan bahwa jenazah adalah seorang perempuan. dan anggota gerak bawah. Pada pemeriksaan luar didapatkan luka akibat kekerasan tumpul berupa luka memar pada kepala. umur kurang lebih dua puluh lima tahun. panggul. perut. Didapatkan tanda mati lemas. bokong dan anggota gerak bawah. warna kulit sawo matang. Sebab kematian tidak dapat ditentukan dari pemeriksaan yang dilakukan sesuai permintaan penyidik. kesan gizi lebih. luka robek pada panggul dan anggota gerak bawah. Waktu kematian diperkirakan dua sampai enam jam sebelum pemeriksaan dilakukan. . bibir. didapatkan tanda-tanda patah tulang pada dada. iga.

TINJAUAN PUSTAKA .

Sofwan. 2007 . Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Pedoman Bagi Dokter dan Penegak Hukum. Ilmu Kedokteran Forensik. DEFINISI TRAUMATOLOGI • Trauma : kekerasan atas jaringan tubuh yang masih hidup • Logos : Ilmu Ilmu yang mempelajari semua aspek yang berkaitan dengan kekerasan terhadap jaringan tubuh manusia yang masih hidup Dahlan.

Pedoman Bagi Dokter dan Penegak Hukum. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Sofwan. Ilmu Kedokteran Forensik. 2007 . Traumatologi Trauma Mekanik Fisik Campuran Kimiawi Tajam Listrik Senjata Api Asam Tumpul Petir Basa Suhu Tinggi Suhu Dingin Dahlan.

Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. batas tidak tegas • Tepi luka tidak rata • pembengkakan. • Bentuk tidak teratur. Pedoman Bagi Dokter dan Penegak Hukum. LUKA MEMAR • Luka yang disebabkan oleh pecahnya kapiler sehingga darah keluar dan meresap ke jaringan di sekitarnya ditandai dengan kerusakan jaringan DEFINISI tanpa disertai diskontinuitas permukaan kulit. Sofwan. 2007 . Ilmu Kcedokteran Forensik. berwarna merah kebiruan  4 sampai 5 hari berubah menjadi SIFAT LUKA kuning kehijauan  lebih dari seminggu menjadi kekuningan Dahlan.

Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Ilmu Kcedokteran Forensik. 2007 . LUKA LECET • Luka yang disebabkan oleh rusaknya atau DEFINISI lepasnya lapisan luar dari kulit • Bentuk dan batas luka tidak teratur • Tepi luka tidak rata SIFAT LUKA • Permukaan tertutup oleh krusta. Pedoman Bagi Dokter dan Penegak Hukum. Sofwan. warna merah kecoklatan Dahlan.

Dahlan. LUKA ROBEK • Luka robek adalah jenis kekerasan benda tumpul yang merusak atau merobek kulit (epidermis dan dermis) dan jaringan DEFINISI dibawahnya (lemak. Ilmu Kcedokteran Forensik. Sofwan. • Bentuk tidak teratur. Pedoman Bagi Dokter dan Penegak Hukum. 2007 . folikel rambut). batas tidak tegas • Tepi luka tidak rata • Tebing luka tidak rata • Terdapat jembatan jaringan SIFAT LUKA • Disekitar garis luka didapatkan memar • Lokasi luka lebih mudah terjadi pada daerah yang dekat dengan tulang. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

baik yang bersifat intensional (sengaja). luka  kelainan yang dapat disebabkan oleh suatu tindak pidana. Aspek Yuridis Luka • Dari sudut hukum. . recklessness (ceroboh) atau neglicence (kurang hati-hati) • Untuk menentukan berat ringannya hukuman perlu ditentukan lebih dahulu berat-ringannya luka.

Derajat Luka Luka ringan • Luka yang tidak menimbukan penyakit atau halangan dalam menjalakan pekerjaan jabatan atau mata pencahariannya. Luka sedang • Luka yang mengakibatkan penyakit atau halangan dalam menjalankan pekerjaan jabatan atau mata pencaharian untuk sementara waktu Luka berat • Luka yang sebagaimana diuraikan didalam pasal 90 KUHP .

manusia. dan/ atau kerugian harta benda .Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan BAB I Ketentuan Umum Pasal I Kecelakaan lalu lintas adalah suatu peristiwa di jalan yang tidak di duga dan tidak disengaja melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban.

Ilmu Kedokteran Forensik. 2007 . Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Pedoman Bagi Dokter dan Penegak Hukum. kaku terjadi pada seluruh tubuh – Berlangsung selama 36-48 jam setelah itu kembali relaksasi. • Relaksasi yang terjadi setelah mayat mengalami kekakuan  relaksasi sekunder Dahlan. Sofwan. KAKU MAYAT • < 6 jam kaku mayat mulai terlihat • > 6 jam.

2007 . punggung. kapiler mengalami kerusakan dan sel darah merah akan rusak sehingga pigmennya akan keluar dan mewarnai jaringan di sekitarnya  warna lebam mayat menetap (tidak hilang jika ditekan dengan ujung jari. dan bagian fleksor anggota gerak bawah. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Sofwan.) Dahlan. Kadang juga ditemukan lebam paradoksal pada leher bagian depan. lebam terjadi lebih lama • Lokalisasi pada bagian-bagian terendah dari tubuh mayat – Pada posisi terlentang lebam mayat ditemukan pada: leher bagian belakang. bokong. LEBAM MAYAT • Timbul 1-2 jam setelah mati – Pada anemia dan perdarahan. • > 4 jam. Ilmu Kedokteran Forensik. bahu dan dada sebelah atas. Pedoman Bagi Dokter dan Penegak Hukum.

bokong dan anggota gerak bawah. Tanda kekerasan bibir. perut. panggul. Identitas korban kesan gizi lebih luka akibat kekerasan tumpul berupa luka memar pada kepala. luka robek pada panggul dan anggota gerak tajam bawah. ANALISIS KASUS Seorang perempuan umur kurang lebih dua puluh lima tahun. dan anggota gerak bawah Kecelakaan lalu lintas adalah suatu peristiwa di jalan yang UU Pasal 1 no. iga. luka lecet pada tumpul dan perut dan bokong. didapatkan tanda-tanda patah tulang pada dada. tidak diduga dan tidak disengaja melibatkan kendaraan 22/2009 dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban manusia dan atau kerugian harta benda .