You are on page 1of 66

SEJARAH BEDAH SARAF

• Periode Primitif :
- zaman batu ( 3000 – 2000 SM )
orang tidak sadar karena kemasukan roh
halus di kepala, harus dikeluarkan.
membuat lubang diameter 5 – 13 cm
• Zaman Hippocrates ( 400 – 300 SM ):
kraniotomi pada kasus trauma kapitis.

. Di China Hua Tao ( 207 – 110 SM ) :


melakukan kraniotomi pada trauma kepala
karena peperangan.

. Di India Jiraka ( 600 – 500 SM ) :


kraniotomi.
Periode Pra Modern
• Oppenheim ( 1697 ) cara pembuatan foto polos
kepala.

• Dandy ( 1918 ) menemukan teknik pneu


moventri- ensefalografi.

• S.A Sicard ( 1922 ) pertamakali menemukan


teknik mielografi.

• E Moniz ( 1927 ) mengembangkan cerebral


angiografi.
Periode Modern
• H.W Cushing – Bapak Bedah Saraf
Modern.

• Speigel C Wycis ( 1947 ) Bedah Saraf


Stereo taktik.

• Dandy ( 1946 ) Teknik Operasi Skull Base.


Periode Penyempurnaan
• G.N Hounsfield ( 1969 ) menemukan CT Scan --
- Revolusi yang besar di bidang Bedah Saraf.

• MRI ditemukan tahun 1980.

• Era Bedah Saraf Mikro 1970/1980.

• Era Bedah Saraf Minimal Invasif --- 1990.


Bedah Saraf di Indonedia
• Dilayani oleh Dokter dari Belanda.
• Klinik Bedah Saraf pertama di Jl. Raden
Saleh 49.
• Dokter Indonesia belajar Bedah Saraf di
Eropa, lulus kembali ke tanah air 1958.
• Pertama kali melayani di RSCM,
kemudian Unair dan Unpad ( 1972 ).
• Pendidikan Bedah Saraf pertama di
RSCM / FKUI 1964.
Prof. Dr. Soewadji Sp PD,Sp BS
Pelopor Bedah Saraf FKUI
Prof. Dr. Basoeki Sp B S
Pelopor Bedah Saraf FK Unair
Prof. Dr. Iskarno, Sp B, Sp S, Sp BS
Pelopor Bedah Saraf di FK Unpad
Kelainan Kongenital
• Hydrocephalus :
- riwayat kehamilan
- riwayat persalinan
- lingkar kepala > 2 persen
( normal bayi lahir lingkar kepala 32 -
36 cm )
- UUB cembung, pelebaran vena
kepala, sun set eye.
Kelainan Kongenital

• Meningoencephalocele :
- tonjolan dari otak di garis tengah
- gangguan penutupan neural tube
- bisa disertai hydrocephalus
- bayi pada ibu dengan riwayat defisiensi B12
- bisa disertai kelainan kongenital yang lain
- sosial ekonomi rendah
Kelainan Kongenital
• Meningomyelocele :
- gangguan penutupan neural tube
pada daerah tulang belakang
- 85% disertai dengan hydrocephalus
- biasanya disertai gangguan motorik
ekstremitas bawah dan vegetatif
- dijumpai pada ibu dengan riwayat defi
siensi vit B12
Kelainan Vascular
• Stroke : perdarahan intracerebral

- faktor predisposisi hipertensi


- usia > 40 th
- biasanya di daerah basal ganglia
- gambaran hiperintens pd CT Scan
- indikasi operasi >25 cc, shift > 5 mm
Kelainan Vascular
• Stroke : perdarahan intra ventrikuler

- faktor predisposisi hipertensi


- mengakibatkan hidrosefalus obstruktif
- kesadaran cepat menurun
- indikasi operasi untuk mengalirkan
likuor dan menurunkan TIK
Kelainan Vascular
• Stroke :perdarahan sub arachnoidal

- biasanya akibat aneurysma ruptur


- gejalanya sakit kepala hebat
- pada pemeriksaan ditemukan kaku
kuduk
- bila hebat dapat juga mengakibatkan
hidrosefalus obstruktif
Kelainan Vascular
• Aneurysma Ruptur :

- mengakibatkan perdarahan
subarachnoidal
- sakit kepala hebat
- kaku kuduk
- bila berat kesadaran turun
- kematian akibat vasospasme
Kelainan Vascular
• Perdarahan Sub Dural Spontan ( SDH
Kronis ) :

- biasanya pada orang tua > 60 th


- didahului dengan trauma kapitis
ringan
- bila faktor predisposisinya karena kela
inan liver / ginjal/ jantung
prognosisnya jelek / rekurens
Kelainan Vascular
• Arteri Venous Malformasi ( AVM ) :

- bila ruptur mengakibatkan gejala


seperti perdarahan intraserebral
- paling sering mengakibatkan kejang
- biasanya pada usia dewasa muda
- diagnosenya dengan pemeriksaan
Digital Substraction Angiografi DSA
Tumor
• Astrositoma – Glioma :

- Tumor otak yang paling sering


- Mengakibatkan kejang – kesadaran turun
- Pada pemeriksaan CT Scan tanpa kontras bisa
tidak kelihatan
- Bila lokasinya di serebelum mengakibatkan
hidrosefalus obstruktif
- Glioma termasuk tumor ganas dan prognosisnya
sangat jelek
Tumor
• Meningioma :
- tumor intrakranial kedua paling sering
- wanita > laki, karena faktor hormonal
- bila di daerah motorik mengakibatkan
hemiparese dan kejang
- bila di daerah frontal mengakibatkan
frontal lobe syndrome / psikiatris
Tumor
• Medulloblastoma :

- termasuk tumor ganas pada anak


- lokasinya di ventrikel IV dan menga
kibatkan hidrosefalus obstruktif
- sensitif dengan radiasi
- mudah residif dan ekspansi ke medul
la spinalis
Tumor
• Acustic Neurinoma :

- tumor jinak di fossa posterior dan


berasal dari N VIII
- gejalanya diawali penurunan
pendengaran
- bisa mengakibatkan hidrosefalus
Saraf Tulang Belakang
• HNP cervical :

- iritasi radiks sesuai dengan


dermatomnya
- bisa mengakibatkan gejala myelopati
- bisa mengakibatkan kelemahan moto
rik
Tulang Belakang
• HNP Lumbal :
- gangguan sensorik sesuai dermatom
- HNP sentral pada daerah sakral da
pat mengakibatkan gangguan vegeta
tif akut
- bisa disertai dengan lysthesis
vertebrae
Tulang Belakang
• Infeksi Spesifik :
- disebabkan infeksi TB
- paling sering di daerah thoraco-
lumbal
- bisa disertai fraktur patologis
- penanganan dengan debridement dan
stabilisasi interna
Tulang Belakang
• Trauma / Fractur :
- sering pada usia dewasa muda
akibat kec. lalu-lintas
- pada orang tua akibat osteoporosis
- defisit neurologis berat
- termasuk kedaruratan di Bedah Saraf
terutama bila mengenai cervicale
Tulang Belakang
• Spondylolysthesis :

- merupakan penyakit degenerativ


- bisa disertai dengan HNP
- sering terjadi di lumbal > cervical
Tulang Belakang
• Tumor Medulla Spinalis :

- tumor ekstra medulla prognosenya


lebih baik dibandingkan intramedulla
- gejala sesuai dengan level dermatom
nya
Tulang Belakang
• Neurinoma :

- merupakan tumor jinak intradura eks


trameduller
- bila letaknya di cervicale dapat menga
kibatkan gejala tetraparese
- prognosenya baik
Tulang Belakang
• Ossifikasi Ligamentum Longitudinale Post
( OPLL ) :

- merupakan penyakit degenerativ


- sering terjadi di cervical
- gejalanya tetraparese
Infeksi
• Ventrikulitis :

- sering terjadi akibat komplikasi dari


pemasangan VP Shunt
- prognosisnya jelek
- diberikan AB intratechal
- pus harus dikeluarkan
Infeksi
• Abses serebri :
- sering terjadi akibat kondisi sosial
ekonomi yang jelek
- kasusnya meningkat akibat penurun
an daya pertahanan tubuh / HIV
- bisa akibat penjalaran infeksi di
telinga tengah, infekfi gigi, sinusitis
- pada anak akibat peny. jantung konge
nital ( ASD, VSD, Tetralogi Fallot )
Trauma Kapitis
• Fractur Depressed :

- terjadi akibat impact kepala dengan


benda yang permukaannya kecil
- biasanya kesadaran tidak terganggu
- bisa mengakibatkan prolaps serebri
- gejalanya sisanya bisa kejang
Trauma Kapitis
• Perdarahan Epidural :
- perdarahan antara tulang kepala dan
duramater, lesi berbentuk elips
- bila di basal fossa media kesadaran
cepat turun, pupil anisokor dan hemi
parese
- bila di fossa posterior mengakibatkan
gejala hidrosefalus obstruktif
Trauma Kapitis
• Perdarahan Subdural :
- lesi mengikuti kontur tulang
- mengakibatkan midline shift yang he
bat
- prognosisnya lebih jelek dibandingkan
perdarahan epidural
- angka kematian meningkat bila diope
rasi lebih dari 4 jam
Trauma Kapitis
• Perdarahan Sub arachnoidal :

- memberi gejala kaku kuduk


- biasanya disertai kontusio serebri
- dibedakan dengan spontan SAH
karena adanya riwayat trauma kapitis
Trauma Kapitis
• Perdarahan Intraserebral :

- biasanya terjadi akibat lesi contracoup


- biasanya terjadi di kortikal / permuka
an otak
- kadang disertai dengan perdarahan
subdural
Trauma Kapitis
• Perdarahan Intraventrikuler :

- pada trauma sangat jarang


- biasanya terjadi akibat impact yang
sangat berat
- bisa mengakibatkan hidrosefalus
- perlu dilakukan eksternal drainage