You are on page 1of 15

FAKTOR FISIK DAN ERGONOMI

Kelompok 1
FAKTOR FISIK
 Identitas perusahaan
Nama perusahaan :BMB (borneo melintang buana)
Jenis perusahaan : mebel
Alamat perusahaan :ds. Medari Catur harjo-sleman
Jumlah tenaga kerja :300 orang
PROSES PRODUKSI
1. bahan yang diperlukan
 bahan baku
Kayu bekas (kayu keras/jati)
 Bahan tambahan
Logam,lem,cat,kardus,kayu alternatif,mesin cat,isektisida.
2. mesin/peralatan kerja yang digunakan
 Pemotong kayu,metal deteptor,mesin amplas,mesin cat,open
pengering
3. Proses produksi
Pembahanan ->asembling -> finishing ->fitting
4. Barang yang dihasilkan
 Produk utama
furniture
 produk sampingan
Tidak ada
IDENTIFIKASI PONTENSI BAHAYA
Bagian Potensi bahaya Pengendalian
Pemotongan Resiko bagian tubuh Peringatan bahaya
terpotong kerja

Kebisingan
Menggunakan earplug
Debu
Menggunakan masker
 Kesimpulan
Tenaga kerja berpotensi terhadap bahaya fisik
berkaitan dengan tidak adanya peringatan
bahaya kerja dan pekerja belum memenuhi
syarat perlindungan kerja
 Saran

Diharapkan perusahaan memberikan peringatan


bahaya kerja untuk meminimalis kejadian
kecelakaan kerja dan tenaga kerja menggunakan
APD
Hasil pengujian pencahayaan

No Lokasi TK. Pencahayaan (lux) Jenis TK. Keter


kerja Penca anga
umum lokal hayaa n
Range Rata 2 Range Rata 2 n
diperl
akuk
an
1. area 42-80 61 - - Pemot 50 lux Norm
pembah ongan al
anan
2. Assembl 43-132 87.5 - - Peraki 50 lux Norm
ing tan al
3. Fitting 100- 115 - - Packin 50 lux Norm
130 g al
4. Finising 100- 115 - - Penge 50 lux Norm
130 catan al
 Kesimpulan
Tingkat pencahayaan di pabrik menunjukan angka
di atas normal
 Saran

Diharapan perusahaan dapat lebih


memaksimalkan pencahayaan agar karyawan
dapat lebih bekerja dengan nyaman
HASIL PENGUJIAN KEBISINGAN…..
No. lokasi Hasil pengujian Sumber bising NAB ket

L eq L max
1. Area 89,88 - Hand 85 Diatas
pembahanan serker,jointer,table normal
show, pengeringan

2. Asembling 87,5 - Ketam listrik tatah 85 Diatas


normal

3. fitting 78 - lingkungan 85 diatas


normal

4 finishing 85 - Kipas blower mesin 85 Diatas


amplas normal
KESIMPULAN
 Tingkatkebisingan dipabrik tersebut
menunjukkan angka diatas normal, untuk
dibagian bahan dan assembling.
Saran
 Diharapkanagar pekerja dibagian area
pembahanan dan assembling menggunakan alat
kedap suara pada saat bekerja
PENGUJIAN IKLIM KERJA
No lokasi Hasil pengujian Jenis Sumber panas NA ket
kerja B
IS
BB
tnwb Rh Isbb

1. Bahan/ mi 39,42 25 27,9 Sedang Cahaya lampu, 28, Melebihi


Lling paparan iklim 0 NAB
luar

2. Assembling 39,1 65 27,7 Sedang Cahaya lampu, Melebihi


paparan iklim 28, NAB
sekitar 0

3. Finissing 38,8 60 27,5 Sedang Cahaya lampu, 28, Melebihi


paparan iklim 0 NAB
luar

4. fitting 36,7 64 26,6 sedang Cahaya lampu, 28, Melebihi


paparan iklim 0 NAB
luar
5
-
KESIMPULAN DAN SARAN
 Semua lingkungan kerja /divisi iklim kerja
melebihi nilai ambang batas 28,5 TNWB : 38,5
 Saran

 Aklitimasi pekerja terutama pekerja baru

 Disediakan cukup air minum yang bersih

 Pakaian kerja yang memadai dan pemberian gizi


yang cukup
ERGONOMI

materi keterangan

1. Sikap kerja
Sebagian karyawan berdiri dengan
beban

2. Cara kerja
Sebagian besar karyawan bekerja
dengan 2 tangan-lengan

3. Kesesuaain mesin/peralatan kerja


dengan tenaga kerja
sebagian besar peralatan kerja
masih belum ergonomi dengan
karyawan
DATA ANTROPOMETRI
No Ukuran Kisaran Rerata keteranga
n
POSISI BERDIRI
1. Tinggi badan 160 160
2. Tinggi mata 150 156
3. Tinggi bahu 120 125
4. Tinggi siku 95 95
5. Tinggi peganggan 90 90
6. tangan 60 60
Panjang pegangan
7. tangan bahu 30 30
Panjang pegangan
8. tangan siku 25 30
9. Panjang telapak kaki 45 48
10. Lebar bahu 8 8
11 Lebar siku 45 45
Lebar pinggang
 Kesimpulan
Dari hasilpengkajian tampak kondisi perusahaan belum
ergonomis
 Saran

Diharapkan perusahaan lebih memperhatikan ergonomi


kerja karyawan dan memiliki SOP
TERIMA KASIH...