You are on page 1of 8

SPTK

 SP 1 KELUARGA : Menjelaskan Perkembangan
Psikososial Kanak-Kanak yang normal dan
menyimpang serta cara menstimulasinya

1 SALAM TERAPEUTIK “Selamat pagi/siang/sore.3 Validasi Apakah yang sudah Bapak/Ibu lakukan untuk melatih perkembangan Anak A? 1. ORIENTASI 1.2 Evaluasi Bagaimana perasaan Bapak/Ibu hari ini? Bagaimana kondisi kesehatan si kecil? Usianya 2 tahun ya? Bagaimana Perkembangannya Anak A? 1. 1. Nama Bapak/Ibu siapa? Biasa dipanggil apa? Bapak di rumah tinggal dengan siapa saja? Nama anaknya siapa? 1.3 Kontrak Bagaimana kalau kita berbincang-bincang tentang perkembangan anak Bapak/Ibu? Berapa lama Bapak/Ibu punya waktu? 30 menit? Dimana kita akan bicara? Di ruangan tamu ini saja? Baiklah kita akan berbincang-bincang selama 30 menit . Saya perawat dari Puskesmas Meuraksa. Bapak/Ibu.

artinya mampu melakukan kegiatan sendiri. Anak akan tahu mana yang dapat dan boleh dilakukannya serta percaya diri bahwa ia mampu melakukannya sendiri.5-3 tahun adalah mandiri. Jika anak tidak mau diatur dan ingin mengerjakannya sendiri. Mari kita lihat perkembangan kanak-kanak yang normal dan menyimpang. 2. ini leaflet tentang perkembangan kanak-kanak. . Menjelaskan Perkembangan Psikososial Anak Yang Normal dan Menyimpang “Bapak/Ibu. KERJA 1. Saya akan jelaskan satu per satu. Kemampuan utama anak usia 1. itu hal yang normal.

Menjelaskan cara untuk membantu anak mencapai kemampuannya Tugas kita membantu anak mencapai kemampuan seperti yang tertulis di leaflet ini. nanti kalau naik. main pasir. memberikan kebebasan kepada anak untuk melakukan aktifitas yang diinginkannya dengan tetap memberikan sedikit batasan (misalnya anak diizinkan naik tangga tetapi dijelaskan agar hati-hati agar tidak jatuh dan dijaga). A bisa jatuh).LANJUTAN 2. kita dapat melakukan permainan yang bersifat menggali rasa ingin tahunya selama kegiatan tersebut aman bagi anak (misalnya. melarang dengan kata-kata yang bersifat positif (misalnya tangganya licin. main lilin). memberikan pilihan perilaku yang ingin dilakukan anak (misalnya beri tahu langkah-langkah memakai baju dan beri pujian jika anak berhasil . Selain itu.

Menyampaikan akibat jika anak tidak dapat mencapai kemampuan Apakah A sdh sama kemampuannya seperti yang tertulis di leaflet itu? Sebagian besar sudah? Bagus. .LANJUTAN 3. Anak yang tidak dapat mencapai kemampuan tersebut akan merasa selalu ragu-ragu atau malu sehingga ia akan bergantung terus pada orang lain dan setelah dewasa anak akan merasa minder. Bapak/Ibu tinggal membantu supaya kemampuan lain dapat tercapai.

kita sudah mendiskusikan tentang perkembangan kanak-kanak yang normal dan menyimpang.2 Evaluasi Objektif Apakah Bapak/Ibu masih ingat bagaimana cara merawat A agar supaya ia berkembang lebih baik lagi? Betul sekali. Bagaimana perasaan Bapak/Ibu sekarang? Adakah manfaatnya? 3. Bapak/Ibu. 3.1 Evaluasi Subjektif Nah. Bagus Bapak/Ibu sudah mengingat dengan baik . TERMINASI 3.

5 Salam Baiklah kalau begitu saya permisi dulu... hari apa Bpk/Ibu kita bisa bertemu lagi? 3.3 Rencana Tindak Lanjut Pasien Kalau begitu bapak/ibu dapat mencoba beberapa cara yang belum Bapak/Ibu lakukan selama ini dan pada pertemuan berikut ceritakan pada saya 3.Assalamu’alaikum . Pak/Bu. LANJUTAN 3. Sampai jumpa.4 Rencana Tindak Lanjut Perawat Minggu depan saya akan kesini lagi untuk mengajarkan cara-cara yang telah kita diskusikan tadi pada anak Bapak/Ibu.

CARING WITH LOVE SELAMAT MENCOBA .