You are on page 1of 10

Karbonisasi merupakan suatu proses untuk

mengkonversi bahan organik menjadi arang.


Pada proses karbonisasi akan melepaskan zat
yang mudah terbakar seperti CO, CH4, H2,
formaldehid, metana, formik dan acetil acid
serta zat yang tidak terbakar seperti seperti
CO2, H2O dan tar cair. Proses karbonisasi
dapat merupakan reaksi endoterm atau
eksoterm tergantung pada temperatur dan
proses reaksi yang sedang terjadi.
1. Karbon padat (solid residu)

2. Hasil cair

3. Hidrokarbon dan campuran lain


Tujuan dari proses karbonisasi adalah
menaikkan kadar karbon padat dan
menghilangkan zat terbang (volatile matter)
yang terkandung dalam batubara serendah
mungkin sehingga dihasilkan semi kokas atau
kokas dengan kandungan zat terbang yang
ideal 8-15% dengan nilai kalori yang cukup
tinggi di atas 6.000 kkal/kg.
1. Proses karbonisasi dengan pemanasan
secara langsung

2. Karbonisasi batubara dengan pemanasan


tidak langsung
1. Low temperature carbonization pada
suhu 500oC-700oC (1290oF)
2. Medium temperature carbonization
pada suhu 700oC-900oC
3. High temperature carbonization pada
suhu > 900oC (1650oF)
1. Free Swelling Index
2. Tes Karbonisasi Gray-King dan tipe coke
3. Proses karbonisasi fischer.
4. Plastometer Gieseler
5. Indeks Roga
6. Tes lain yang dilakukan
1.Free Swelling Index (FSI)
suatu parameter seberapa jauh batubara
akan memuai apabila dipanaskan.
2. Hardgrove Grindability Index (HGI)
indeks kemampugerusan atau indeks
kekerasan hardgrove, yakni ukuran/tingkat
mudah atau sukarnya batubara digerus
menjadi tepung batubara sebagai bahan
bakar (khususnya pada PLTU).
3. Specific Heat
indikasi kandungan nilai energi yang
terdapat pada batubara, dan
merepresentasikan kombinasi pembakaran
dari karbon, hidrogen, nitrogen, dan
sulfur.
4. Size Stability
Ukuran butir batubara dibatasi pada
rentang butir halus (pulverized coal atau
dust coal) dan butirkasar (lump coal).
5. Bulk Density
nilai massa suatu bahan padat yang dibagi
dengan total volume mereka tempati. Total
volume meliputi volume partikel, volume
void (kosong) antar-partikel dan Volume
internal pori-pori bahan.
TERIMA KASIH