You are on page 1of 20

ASUHAN KEPERAWATAN

KELUARGA BERDASARKAN
TUMBUH KEMBANG

Case Study
Kelompok 2
ANGGOTA KELOMPOK 1
Meylina Eka Santi Shovi nurfitriani
I1B115005 I1B115246
Munica Surtiono Siti Sa’adah
I1B115006 I1B115247
Mustika Rahmadanti Siti Sofiah
I1B115007 I1B115248
Nelly Lutfieta Sari St Aisyah Fitriah
I1B115008
I1B115249
Nopita Putri
I1B115009
Pengkajian Keluarga Model Friedman
1. Data Umum
Nama Kepala Keluarga : Tn. J
Alamat : Kelurahan Suka Maju
Komposisi Keluarga
Genogram
Tipe Keluarga : Keluarga Besar / Extended Family
Suku :-
Agama :-
Status kelas social
Rekreasi keluarga :-
Pengkajian Keluarga Model Friedman

2. Tahap Perkembangan dan Sejarah


Keluarga
a. Tahap perkembangan keluarga saat ini
b. Tahap perkembangan yang belum terpenuhi
c. Riwayat kesehatan keluarga inti
d. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya
Pengkajian Keluarga Model Friedman

3. Lingkungan
a. Denah rumah
b. Tipe rumah, ruangan, status kepemilikan
c. Kondisi rumah
d. Dapur
e. Kamar mandi
f. Area tidur sesuai dengan usia, kebutuhan khusus individu,
privacy, dsb
g. Observasi secara umum kebersihan dan sanitasi rumah
h. Kaji kepuasan masing-masing anggota keluarga terhadap
pengaturan rumah
Pengkajian Keluarga Model Friedman

4. Karakteristik Tetangga dan Komunitas RW


a. Karakteristik fisik tetangga dan komunitas, tipe penduduk
b. Tipe dan kondisi huni
c. Sumber-sumber polusi udara, suara, dan air
d. Karakteristik demografi tetangga dan komunitas, kelas social,
etnis, pekerjaan, kekuatan populasi
e. Fasilitas yang ada di komunitas
f. Mobilitas Geografis Keluarga
g. Perkumpulan Keluarga dan Interaksi dengan Masyarakat
Pengkajian Keluarga Model Friedman

5. Struktur Keluarga 6. Fungsi Keluarga


a. Pola komunikasi a. Fungsi afektif Struktur
b. Struktur kekuatan kekuatan keluarga
keluarga b. Fungsi sosialisasi
c. Struktur peran c. Fungsi perawatan
kesehatan, keyakinan-
d. Nilai-nilai keluarga keyakinan, nilai-nilai
dan perilaku keluarga
Pengkajian Keluarga Model Friedman

7. Stress, Koping dan Adaptasi Keluarga


a. Stressor-stressor, yang dialami oleh
keluarga yang berkaitan dengan social
ekonomi
b. Apakah keluarga mampu bertindak
berdasarkan penilaian yang objektif dan
realistis terhadap situasi yang
mengandung stress
c. Bagaimana keluarga bereaksi terhadap
Pengkajian Keluarga Model
Friedman
Pengkajian Keluarga
Model Friedman
9. Harapan Keluarga
Tn. J berharap anak pertama pulang karena sangat
jarang pulang ke rumah akibat tinggal di luar kota. Tn. J
berharap kondisi Ny. M membaik meskipun sudah
diamputasi. Tn. J ingin memberikan yang terbaik bagi
keluarganya, tapi karena factor ekonomi yang terbatas, Tn.
J hanya bisa pasrah. Tn. J mengatakan ia selalu berdoa
agar anak dan cucunya selalu sehat dan mempunyai masa
depan yang lebih baik darinya.
DIAGNOSA KEPERAWATAN
Data Masalah
DS :
Ny. M merasa sedih karena tidak dapat
Gangguan proses
menyekolahkan anak – anaknya, dari anak ke keluarga
1 sampai ke 5 selesai SMP dan sekarang
kesulitan membayar sekolah anak yang ke 6.
Selama ini yang merawat Ny. M adalah anak –
anaknya.
Tn. J mengatakan sejak istrinya menderita
amputasi, beban hidup menjadi bertambah,
karena harus merawat istrinya.
Ny. M merasa sungkan karena kondisinya
yang sekarang akan membebani suami dan
anak – anaknya, dan lebih memilih waktu yang
tepat untuk menceritakan perasaannya.
Tn. J berharap kondisi Ny. M membaik
meskipun sudah diamputasi.
Analisa Data
Data Masalah

DS :
- Tn. J ingin memberikan yang
terbaik bagi keluarganya, tapi karena
faktor ekonomi yang terbatas Tn. J
hanya bisa pasrah. Tn. J mengatakan
ia selalu berdoa agar anak dan
cucunya selalu sehat dan
mempunyai masa depan yang lebih
baik darinya.

DO : -
Analisa Data
Data Masalah
DS :
Ny. M menderita diabetes mellitus sejak tahun Ketidakefektifan
2013. Ny. M mengatakan tidak tau pasti
apakah ada keluarga lainnya yang menderita
manajemen
diabetes mellitus.
Ny. M pernah menjalani amputasi tungkai
kesehatan
bawah sebelah kiri bulan November 2014.
Kejadiannya diawali pada saat Ny. M berjalan
keluarga
di pekarangan rumah, kakinya menginjak
paku, dan menimbulkan luka. Luka tersebut
tidak pernah di bawa ke pelayanan kesehatan
karena Ny. M menganggap luka itu kecil
sehingga dapat sembuh sendiri. Namun luka
tersebut tak kunjung sembuh, justru
bertambah parah, melebar ke bagian atas
tungkai, berbau tak sedap dan berwarna
kehitaman. Akhirnya Ny. M membawa ke
rumah sakit dan akhirnya harus menjalani
amputasi tungkai bawah.
Analisa Data
DS :
- Ny. M tidak pernah ke fasilitas
kesehatan setelah kakinya diamputasi
karena tidak ada keluarga yang
membawanya. Tidak ada kendaraan
bermotor yang dapat digunakan ke
fasilitas kesehatan. Selain itu,
keluarga Ny. M tidak membawa ke
fasilitas kesehatan terdekat karena
asuransi kesehatan ( BPJS ) Ny. M
belum diaktifkan sejak bulan mei
2015.
- Tn. J mengatakan lebih senang
pergi ke tukang pijat daripada ke
puskesmas yang hanya diberi obat.
DO : -
Analisa Data
DS :
- Keluarga Tn. J tinggal di rumah sewa Hambatan
permanen berukuran 4 x 4 m. Rumah
Tn. J tidak memiliki kamar hanya
pemeliharaan
ruangan yang diberi sekat antar ruang. rumah
Terdapat satu sekat ruang tidur. Ruang
keluarga dan dapur menyatu.
- Penerangan di rumah Tn. J cukup
dengan menggunakan penerangan
lampu listrik di malam hari. Ventilasi
ruangan kurang karena di dalam rumah
hanya terdapat jendela di ruangan
depan, bagian yang lain tertutup
tembok. Kebersihan ruangan kurang,
barang – barang berserakan di lantai
dan tidak tertata rapi. Lantai terbuat dari
bahan semen tidak dilapisi keramik.
Analisa Data

DS :
- Sumber air berasal dari air sumur. Keluarga
mempunyai tempat pembuangan tinja berupa
WC angsa dengan septi tank di belakang
rumah. - Sampah dan limbah keluarga
dibuang dengan cara di bakar di belakang
rumah.
DO : -
Analisa Data

DS :
Ny. M mengeluhkan batuk produktif dan Ketidakefektifan
kadang batuk berdarah sejak 1 bulan yang
lalu, sulit untuk mengeluarkan dahak,
bersihan jalan
sering berkeringat dan jika batuk dan sulit napas pada Ny. M
untuk beristirahat.
DO : -
Analisa Data

DS :
Ny. M menderita diabetes mellitus sejak Harga diri rendah
tahun 2013
Ny. M mengatakan dirinya merasa sakit
situasional
hati dengan keadaannya sekarang yang
sakit, tidak normal dan semakin kurus.
Sejak kaki kiri Ny. M diamputasi karena
ulkus diabetikum Ny. M tidak pernah
keluar rumah dan hanya melihat ke luar
jendela rumah.
Tn. J merasa bahwa istrinya menjadi lebih
pemarah setelah di amputasi.
Hubungan dengan tetangga jarang
dilakukan oleh Ny. M, ia hanya berada di
dalam rumah dan anggota keluarga lain
sibuk bekerja. Tetangga juga jarang
berkunjung ke rumah Tn. J.
C. Diagnosa keperawatan prioritas
1. Gangguan proses keluarga
2. Ketidakefektifan manajemen kesehatan
keluarga
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
DIAGNOSIS NOC NIC
KEPERAWATAN

Gangguan Proses 1. Normalisasi 1. Peningkatan koping


Keluarga keluarga
2. Pemeliharaan proses keluarga
2. Koping
Keluarga 3. Dukungan keluarga

4. Bantuan Pemeliharaan Rumah


BURUNG IRIAN
BURUNG CENDRAWASIH
CUKUP SEKIAN
DAN TERIMAKASIH