You are on page 1of 22

Skenario

Seorang pria bernama bapak X, berusia 50 tahun datang dengan keluhan


nyeri perut kanan atas sejak 6 bulan yang lalu. Pasien memiliki kebiasaan
konsumsi alcohol dalam jumlah banyak. Pasien merasa mual, selera makan
berkurang, dan mengeluhkan berat badan yang turun hingga 10 kilogram.
Pasien terlihat ikterik dan demam. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
hepatomegali dengan batas berbenjol-benjol, konsistensi keras, nyeri tekan
(+), asites tidak ada. Dokter mencurigai bapak X mengidap sebuah kelainan
hepatoselular. Untuk itu bapak X diminta untuk melakukan patologi dengan
scoring clidh-pugh dan scoring ECOG, hasilnya pasien didagnosis mengalami
hepatocellular carcinoma dengan stadium B. selanjutnya dokter
menyarankan agar bapak X melakukan reseksi hati dan terapi tambahan
lainnya. Kemudian pasien bertanya pada dokternya bagaimana tingkat
kesembuhan pasien
Pertanyaan (foreground question)

Bagaimanakah prognosis pasien


HCC dengan stadium B?
PICO
◦Patient / Population / Problem : pasien
HCC stadium B
◦Intervention / Indicator : HCC stadium B
◦Comparison / Control : HCC dengan
stadium lain
◦Objective / Outcome : one year survival
rate
Pencarian Bukti Ilmiah
◦ Alamat website : http://web.a.ebscohost.com/
◦ Kata kunci : Hepatocellular Cancer AND Prognosis AND
One year survival rate
◦ Limitasi : 5 tahun (2013-2018)
◦ Hasil Pencarian : 6.220
◦ Dipilih artikel berjudul : Prognosis of hepatocellular carcinoma
patients with extrahepatic metastasis and the controllability of
intrahepatic lesions.
Apakah ada sampel pasien yang representatif
dan didefinisikan secara jelas pada titik yang
sama/ similar point dalam perjalanan penyakit /
course of the disease?

sampel pada jurnal didefinisikan secara jelas.


Apakah follow-up lengkap dan cukup
lama/ sufficiently long and complete?

◦Ya, follow up lengkap dan cukup lama yaitu dari


riwayat medis sekitar pertengahan bulan juni
2006 hingga september 2012, dan riwayat
pengobatan selama minimal 6 bulan atau
sampai pasien meninggal dunia.
Apakah digunakan kriteria outcome
yang obyektif dan tidak berbias?
◦Ya, kriteria outcome berupa tingkat survival rate
(tingkat krlangsungan hidup) dan death
(kematian) berdasarkan treament yang
diberikan sesuai stadium HCC.
Apakah ada penyesuaian/adjustment
terhadap faktor prognostik yang penting ?
◦Ada, kondisi pasien dibedakan berdasarkan umur,
jenis kelamin, etiologi, disertai dengan sirosis hepatis
atau tidak, lokasi metastasis, respons terapi lesi
hepatik, mode terapi, respons terapi lesi metastasis,
jumlah tumor intrahepatik, ukuran tumor
intahepatik, disertasi dengan invasi vena potal atau
tidak, disertai dengan invasi ke saluran empedu
atau tidak, AFP, Child-Pugh Score, dan ECOG
performance status.
Bagaimana gambaran outcome menurut
waktu ?
Kelangsungan hidup rata-rata pasien yang menjalani terapi
lokal adalah 5 bulan dibandingkan dengan 2 bulan pada
pasien yang menerima terapi sistemik atau yang gagal
menerima pengobatan apa pun. Lebih lanjut lagi, pasien
dengan pengobatan lokal terhadap lesi intrahepatik
memiliki tingkat kelangsungan hidup 1 tahun 22,1% ketika
mereka dengan pengobatan sistemik atau mereka yang
tidak memiliki pengobatan memiliki tingkat kelangsungan
hidup 1 tahun masing-masing 13,6 dan 7,6%.
kelangsungan hidup pasien HCC dengan kelangsungan hidup pasien HCC dengan metastasis
metastasis ekstrahepatik sesuai dengan ekstrahepatik sesuai dengan modalitas pengobatan
modalitas pengobatan terhadap lesi terhadap lesi intrahepatik. Kelangsungan hidup
secara keseluruhan dari 108 pasien yang menerima
intrahepatik. Kelangsungan hidup secara pengobatan lokal untuk lesi intrahepatik meningkat
keseluruhan dari 108 pasien yang menerima secara signifikan dibandingkan dengan 33 pasien
pengobatan lokal untuk lesi intrahepatik yang menerima terapi sistemik saja atau 136 pasien
meningkat secara signifikan dibandingkan yang gagal menerima pengobatan setelah deteksi
dengan 33 pasien yang menerima terapi metastasis ekstrahepatik (p <0,001) kelangsungan
sistemik saja atau 136 pasien yang gagal hidup pasien HCC dengan metastasis ekstrahepatik
menerima pengobatan setelah deteksi menurut modalitas pengobatan terhadap lesi
intrahepatik. Kelangsungan hidup secara
metastasis ekstrahepatik (p = 0,001). keseluruhan dari 108 pasien yang menerima
pengobatan lokal untuk lesi intrahepatik meningkat
secara signifikan dibandingkan dengan 33 pasien
yang menerima terapi sistemik saja atau 136 pasien
yang gagal menerima pengobatan setelah deteksi
metastasis ekstrahepatik (p = 0,001).
Seberapa tepat perkiraan prognosis ?

◦Variabel dengan p  0,1 dalam analisis uni-


variabel dimasukkan dalam model multivariabel.
Model-model ini dianggap menggunakan
prosedur pemilihan bersyarat. Hazard ratios (HRs)
disajikan dengan interval kepercayaan 95
persen. p  0,05 dianggap signifikan untuk
analisis multivariat.
Apakah pasien dalam penelitian ini
serupa dengan pasien saya ?
◦Ya, dalam penelitian ini serupa dengan pasien
saya karena kriteria pasien dalam penelitian
adalah pasien yang terkena HCC pada
berbagai stadium serta tingkat kelangsungan
hidupnya dalam satu tahun.
Apakah hasil penelitian membantu
dalam keputusan pemilihan terapi ?
◦Ya, karena didalam jurnal tertulis juga
persentase terapi yang paling banyak dilakukan
pada pasien HCC berdasarkan stadiumnya.
Apakah hasil penelitian berguna untuk
konseling pada penderita atau
keluarganya ?
◦Ya, penelitian ini berguna dalam konseling
terhadap penderita dan keluarganya terlebih
lagi mengenai kemungkinan yang akan terjadi
kedepannya (prognosis) akibat penyakit
Hepatocelullar Carcinoma.