You are on page 1of 16

FILTRASI

( D-6 )
by :

Cahya Mega Bramantya


Tujuan Percobaan
Mempelajari hubungan antara volume
filtrasi (V) dengan kecepatan filtrasi (dt/dv).
Mempelajari hubungan antara volume air
cucian (Vw) dengan konsentrasi air cucian
(Cw).
Mencari harga :
Konstanta filtrasi(Cv)
Volume ekuivalen(Ve)
Volume Optimum(V Opt)
Waktu Optimum(t Opt)
Landasan Teori

Filtrasi adalah proses dimana suatu


campuran heterogen antara padatan dan
cairan dari suatu larutan yang dipisahkan
oleh suatu filter medium, dimana cairannya
akan terus mengalir melewati medium
porous, tetapi padatannya tertahan.
Medium porous ini adalah cake yang
dibentuk oleh padatannya sendiri yang
terkumpul karena tertahan oleh filter
medium primer (kain penyaring).Fluidanya
mungkin berupa zat cair atau gas.
Dalam filtrasi dikenal ada dua macam filter yaitu :
Filter medium primer.
Filter medium primer berupa kain saring
dan kertas saring. Adapun fungsi dari filter
medium primer adalah sebagai penahan zat
padat pada permukaan filtrasi atau dapat juga
sebagai pembuat filter medium sekunder.
Filter medium sekunder.
Filter medium sekunder berupa cake yang
dibentuk oleh partikel padat yang tertahan filter
medium primer. Makin lama operasi filtrasi, cake
yang terbentuk makin tebal, sehingga
penekanan cake terhadap filtrat yang
melewatinya akan semakin besar.
Proses yang digunakan dalam percobaan
ini adalah filtrasi secara batch.

Dalam filtrasi yang bekerja secara batch


perlu diamati ketebalan cake yang
terbentuk, karena bila cake yang terbentuk
sudah terlalu banyak, filtrasi harus
dihentikan untuk membuang cakenya,
sehingga waktu yang digunakan dapat
lebih efisien.
Bahan Percobaan :

CaCO3
Air
Methyl Orange (MO)
Alat Percobaan
Bagan alir percobaan :
1. Proses Filtrasi
Membuat suspensi CaCO3 sebanyak 200 gram kedalam
6 liter air dan 0.6 gram Methyl Orange (MO)

Mengukur diameter dalam frame filter press

Memasang rangkaian alat filter plate, frame,


dan cloth dan mencatat waktunya

Melakukan uji kebocoran

Memulai filtrasi dengan membuka kran 4b


dan menghidupkan pompa

Menampung filtrat dan mencatat waktunya setiap kelipatan 500 ml.

Menghentikan filtrasi bila suspensi sudah habis


2. Proses Pencucian
Mengisi tangki 1 dengan air, menutup kran 4b dan membuka
kran 4a, sedangkan posisi kran yang lain tetap.

Menghidupkan pompa

Menampung air sampel cucian dan


mencatat waktu pencucian.

Mematikan pompa setelah air cucian habis.

Mengukur absorbansi dan transmitansi


sampel air cucian
Analisa Perhitungan :

Hubungan
Volume filtrat Vs kecepatan filtrasi :
dt 2.Cv 2.Cv
 2 .V  2 .Ve
dV A . Pc  A . Pc 

Menentukan Konstanta filtrasi (Cv) :

2.Cv
Slope  a  2
A . Pc 
Menentukan
Volume Ekuivalen (Ve) :
2.Cv
Intersep  b  2 .Ve
A . Pc 

Menentukan
Waktu pencucian (tw) :

2.Cv.Vw.Vf  Ve
tw 
A . Pc 
2
Menentukan waktu filtrasi (tf) :

tf 

Cv. Vf 2  2.Vf .Ve 
A 2 . Pc 

Menentukan harga Vopt :

tp Cv.2 K  1

Vw 2
A 2 . Pc 
Menentukan harga t opt :

topt
Cv

A 2 .  Pc 

. Vopt2  2.Vopt.Ve  2. Vopt.Vw Ve .Vw  
 tp
Daftar Pustaka

Brown, G.G., 1978, “Unit Operation”, 3rd


ed, p.p. 242-247, John Wiley and Sons
Inc, New York.
Mc Cabe, Smith, 1980, “Operasi Teknik
Kimia”, jilid 2, Erlangga, Jakarta.
Perry, R.H., 1973, “Chemical Engineering
Hand Book”, 6th ed, McGraw Hill Book
Company, Singapore.
Terima Kasih